Contoh Jurnal Penelitian Pengukuran Performansi Kualitas

Contoh Jurnal Penelitian Pengukuran Performansi Kualitas

Coba analisis hubungan antara teknologi dan performansi organisasi! Jika perlu menggunakan contoh.

Daftar Isi

1. Coba analisis hubungan antara teknologi dan performansi organisasi! Jika perlu menggunakan contoh.


Teknologi dan performansi organisasi memiliki hubungan yang sangat erat. Penerapan teknologi yang tepat dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi sehingga dapat meningkatkan performansi organisasi secara keseluruhan. Berikut adalah contoh hubungan antara teknologi dan performansi organisasi:

Sistem Manajemen Informasi (SMI)

SMI adalah teknologi yang digunakan untuk mengelola dan memproses informasi dalam sebuah organisasi. Dengan adanya SMI, informasi dapat diakses dengan mudah dan cepat. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi dalam mengambil keputusan. Sebagai contoh, sebuah perusahaan yang menggunakan SMI dapat mengelola data keuangan dengan lebih efisien sehingga dapat membuat keputusan keuangan yang lebih tepat.

Software Manajemen Proyek

Software manajemen proyek adalah teknologi yang digunakan untuk mengelola proyek dalam sebuah organisasi. Dengan adanya software ini, manajer proyek dapat mengelola proyek dengan lebih efisien dan efektif. Sebagai contoh, sebuah perusahaan konstruksi yang menggunakan software manajemen proyek dapat mengelola proyek konstruksi dengan lebih efisien sehingga dapat menyelesaikan proyek tepat waktu dan sesuai dengan anggaran.

Internet of Things (IoT)

IoT adalah teknologi yang memungkinkan perangkat elektronik untuk saling terhubung dan berkomunikasi. Dalam sebuah organisasi, IoT dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam produksi dan pengiriman produk. Sebagai contoh, sebuah perusahaan logistik dapat menggunakan IoT untuk memonitor pengiriman produk secara real-time sehingga dapat memberikan informasi yang akurat kepada pelanggan tentang status pengiriman.

Dari contoh-contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa teknologi dapat meningkatkan performansi organisasi dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam berbagai aspek organisasi. Oleh karena itu, penting bagi organisasi untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan memilih teknologi yang tepat untuk meningkatkan performansi organisasi


2. Apa itu Performansi thread


sebuah alur kontrol dari sebuah proses.

3. 1. Sebutkan contoh masing-masing bentuk tes, skala dan angket! 2. Apa yang dimaksud dengan kognitif potensial umum, kognitif potensial khusus dan kognitif aktual? 3. Sebutkan minimal 5 contoh tes yang mengungkap performansi maksimal dan 5 contoh tes yang mengungkap performansi tipikal!


Jawaban:

hah pelajaran kelas berapa kok kaya gitu bingung deh ah


4. 1 Coba Anda analisis dengan contoh pengambilan keputusanan yang bisa menjadi sentralistik! 2 Coba analisis hubungan antara teknologi dan performansi organisasi! Jika perlu menggunakan contoh. 3. Coba Anda analisis dengan contoh hubungan vertikal dalam struktur organisasi dari segi ukuran dan tingkat ketidakpastian!


Sistem pemerintahan daerah yang bersifat sentralistik bermakna pengambilan keputusan didominasi pelaksanaannya oleh pemerintah daerah yang lebih tinggi. Sementara pemerintahan daerah yang lebih rendah cenderung diberikan tugas untuk melaksanakan keputusan tersebut.

Penerapan teknologi dalam organisasi dapat memberikan dampak yang siginifikan pada efektifitas dan efisiensi serta meningkatkan daya saing karena teknologi informasi memberikan sejumlah data mengenai jalannya organisasi tersebut.

Kaitan dan contoh hubungan vertikal dari segi ukuran dengan tingkat ketidakpastian adalah apabila ukuran vertikal dalam suatu organisasi dan tingkat ketidakpastiannya semakin besar maka alat untuk mengadakan hubungan tersebut harus lebih bermutu. Contohnya dengan diperkuatnya peraturan dan prosedur dalam pengambilan keputusan..

Pembahasan:

Struktur organisasi terdiri dari empat komponen, yaitu pembagian tugas, hubungan pelaporan resmi, pengelompokan individu, dan sistem hubungan. Hubungan vertikal dalam struktur organisasi termasuk ke dalam komponen sistem hubungan di mana sistem hubungan tersebut bersifat dinamis dan tidak tampak.

Sentralisasi adalah pengaturan kewenangan dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat untuk mengurusi urusan rumah tangganya sendiri berdasarkan prakarsa dan aspirasi dari rakyatnya dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia. Desentralisasi sebenarnya adalah istilah dalam keorganisasian yang secara sederhana di definisikan sebagai pengaturan kewenangan. Di Indonesia sistem sentralisasi pernah diterapkan pada zaman kemerdekaan hingga orde baru.

Pelajari Lebih lanjut

Pelajari lebih lanjut materi tentang struktur organisasi pada /brainly.co.id/tugas/2317843

#BelajarBersamaBrainly#SPJ1


5. Mesin pendingin carnot bekerja pada 2 suhu,yaitu di tinggi 27°C dan suhu rendah 0°C,maka koefisien performansi adalah


Tt = 27+273 = 300K
Tr = 0+273 = 273 K

Cp = Tr / (Tt - Tr)
Cp = 273 / (300-273)
Cp = 273 / 27
Cp = 10,11

6. siklus mesin pendingin carnot di bawah ini! berdasarkan siklus tersebut, koefisiensi performansi mesin sebesar


Diketahui :

Qt = 6.500 j

Qr = 1.300 j

Ditanya : Kd?

Dijawab :

n : (Qt-Qr)/Qr = (6.500-1.300)/6.500 = 0.8

Kd = 1/n - 1 = 1/0.8 -1 = 1,25-1 = 0.25

Jawaban : B


7. Jelaskan peran dan performansi standar dalam suatu sistem evaluasi kinerja​


Jawaban:

Jadikan Jawabannya Terivikasi

Penjelasan:

Penilaian kinerja merupakan evaluasi sistematis yang dilakukan oleh HR terhadap kinerja karyawan untuk memahami kemampuan karyawan tersebut sehingga dapat merencanakan pengembangan karir lebih lanjut bagi karyawan yang bersangkutan. Dengan kata lain, penilaian ini dilakukan untuk menilai dan mengevaluasi keterampilan, kemampuan, pencapaian serta pertumbuhan seorang karyawan. Perusahaan sering menggunakan performance appraisal sebagai dasar dari kenaikan gaji, promosi, bonus, atau bisa juga sebagai dasar untuk melakukan penurunan jabatan dan pemutusan hubungan kerja. Di sisi lain, performance appraisal yang dilakukan dengan baik dan profesional dapat meningkatkan loyalitas dan motivasi karyawan sehingga tujuan perusahaan juga dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan dari performance appraisal adalah sebagai berikut ini:

1. Sebagai acuan untuk menentukan kompensasi, struktur upah, kenaikan gaji, promosi dan lain sebagainya.

2. Untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan karyawan, sehingga manajemen dapat menentukan karyawan yang tepat pada posisi pekerjaan yang tepat.

3. Untuk menilai potensi yang ada di dalam diri karyawan sehingga dapat merencanakan perkembangan karir secara lebih lanjut bagi karyawan yang bersangkutan.

4. Agar dapat memberikan feedback atau umpan balik kepada karyawan tentang kinerjanya.

5. Sebagai suatu dasar untuk mempengaruhi kebiasaan karyawan.

6. Untuk meninjau dan menyelenggarakan program pelatihan, promosi atau program-program pelatihan lainnya.


8. koefisien performansi sebuah kulkas adalah 4,5 besar energi listrik yang digunakan untuk memindahkan 3600 jual kalor dari makanan yang terdapat dalam kulkas adalah


K = Q 2 / W

Dik
K =4,5
Q = 3600 joule

w..?

K = Q2 / W
W = Q2 / K
W = 3600 / 4,5
W= 800 joule



9. Indikator apa saja yang diperlukan untuk menentukan evaluasi/penilaian non kebahasaan dalam menentukan baik tidaknya performansi siswa dalam praktik berbicara,


Jawaban:

Indikator yang diperlukan: (a) pengetahuan tata bahasa, kosakata, (b) pemahaman, (c) pengucapan, (d) kefasihan, (e) pengetahuan aturan berbicara, (f) pengetahuan menanggapi pembicaraan, dan (g) mengetahui penggunaan bahasa secara pantas.


10. sebuah kulkas mempertahankan makanan di dalamnya pada suhu 40derjat F ketika suhu ruang adalah 80derjat F. koefisien performansi kulkas tersebut adalah...


suhu dalam kulkas yaitu 40/9 derajat C
suhu diluar adalah 240/9 derajat C
jika diubah ke kelvin
suhu dalam = 277.44
suhu luar = 299,67

pada mesin pendingin koefisien performansinya adalah
Kp = Tr/W (menggunakan T pada suhu rendah, bukan suhu tinggi)
Kp = 277,44/(299,67 - 277,44)
Kp = 12,48
Kp ≈ 12,5


11. Java dirancang untuk menghasilkan aplikasi-aplikasi dengan performansi yang terbaik sepertiaplikasi:​


Jawaban:

database Oracle 8i/9i yang core-nya dibangun menggunakan bahasa pemrograman Java.

~TikaSans


12. koefisien performansi ac d ruangan kantor sebesar 30.jika temperatur pada reservoir tinggi 37 derajat celcius.temperatur pada reservoir rendar adalah


Cp = T₂ / (T₁ - T₂)
T₂ = Cp T₁ - Cp T₂
Cp T₁ = (1 + Cp) T₂
T₂ = Cp T₁ / (1 + Cp)
     = 30 (310 K) / (1 + 30) = 300 K = 27°C

13. Sebuah kulkas memiliki koefisien performansi 4,0 . Jika suhu ruang di luar kulkas adalah 29°c, maka suhu paling rendah di dalam kulkas yang dapat di peroleh adalah


Kp=t2/t1-t2
4 = x/(29+273)-x
x = 241.6 K = -31.4°C

14. Indikator apa saja yang diperlukan untuk menentukan evaluasi non kebahasaan dalam menentukan baik tidaknya performansi dalam praktik berbicara


Indikator yang diperlukan: (a) pengetahuan tata bahasa, kosakata, (b) pemahaman, (c) pengucapan, (d) kefasihan, (e) pengetahuan aturan berbicara, (f) pengetahuan menanggapi pembicaraan, dan (g) mengetahui penggunaan bahasa secara pantas.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

SEMOGA MEMBANTU

Jan lupa like dan follow ya :')


15. Sebuah ac bekerja antara suhu 17c dan 27c hitunglah koefisien performansi ac tersebut! Tolong yang tau


jawabannya adalah 27c-17c =10c

16. fungsi performansi tata udara​


Fungsi dati sistem tata udara/ air conditioning adalah mengatur suhu udara mengatur kelembaban (humidity) udara

maaf kalau salah

Fungsi dari sistem tata udara / air conditioning adalah:

• Mengatur suhu udara

• Mengatur sirkulasi udara

• Mengatur kelembaban (humidity) udara

• Mengatur kebersihan udara

Dengan demikian, secara umum sistem tata udara berfungsi mempertahankan kondisi udara baik suhu maupun kelembaban agar udara terasa lebih nyaman. Dalam mengatur sistem tata udara ini umumnya digunakan alat bantu yang berupa AC (Air Condition). Di iklim tropis seperti di Indonesia maka pentaan udara lebih besar kearah pendingin ruangan. Bila di iklim sun tropism aka penataan ruangan perlu pendingin ruangan di musim panas, dan penghangat ruangan di musim dingin.


17. Indikator apa saja yang diperlukan untuk menentukan evaluasi/penilaian non kebahasaan dalam menentukan baik tidaknya performansi siswa dalam praktik berbicara


Jawaban:

Indikator yang diperlukan: (a) pengetahuan tata bahasa, kosakata, (b) pemahaman, (c) pengucapan, (d) kefasihan, (e) pengetahuan aturan berbicara, (f) pengetahuan menanggapi pembicaraan, dan (g) mengetahui penggunaan bahasa secara pantas.

Penjelasan:

G BAKAL SALAH


18. bagaimana cara agar sistem solar cell dapat bertahan lama serta tetap stabil performansinya (efisiennya)


Kategori soal : seni
Kelas : 5 SD
Pembahasan :
Cara agar sistem solar cell dapat bertahan lama serta tetap stabil performasinya yaitu dengan melakukan pemasangan yang sesuai dan perawatan teratur. Jika pemasangan tidak sesuai dan perawatan tidak teratur, sistem solar cell akan rusak, tidak akan bertahan lama dan performasinya tidak stabil/  atau error.

19. Berapa koefisien performansi sebuah mesin pendingin ideal yang bekerja diantara suhu 2°C dan +35°C....


TERMODINAMIKA
▷Koefisien Performansi

T₁ = 35°C = 308 K
T₂ = 2 °C = 275 K

K = T₂ / (T₁ - T₂)
K = 275 / (308 - 275)
K = 275 / 35
K ≈ 7,86

20. mengapa untuk uji performansi lebih baik menggunakan prototipe analitik dari pada prototipe fisik​


Jawaban:

Uji performansi menggunakan prototipe analitik lebih baik dibandingkan dengan prototipe fisik dalam beberapa situasi berikut:

Penjelasan:

Biaya: Pembuatan prototipe fisik biasanya melibatkan biaya yang signifikan untuk pembelian bahan, produksi, dan pengujian. Prototipe analitik menggunakan perangkat lunak dan simulasi yang lebih terjangkau, sehingga dapat menghemat biaya pengembangan produk.Waktu: Pembuatan prototipe fisik membutuhkan waktu yang cukup lama, terutama jika melibatkan proses produksi yang kompleks atau pengujian yang memerlukan waktu yang lama. Prototipe analitik dapat dibuat dengan cepat menggunakan perangkat lunak dan algoritma simulasi yang efisien.Fleksibilitas: Prototipe analitik memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengubah parameter dan kondisi dalam simulasi untuk memeriksa berbagai skenario. Hal ini memungkinkan evaluasi performa produk dalam berbagai situasi tanpa perlu membuat prototipe fisik baru setiap kali ada perubahan yang perlu diuji.Akurasi: Dalam beberapa kasus, prototipe analitik dapat memberikan hasil yang lebih akurat dibandingkan dengan prototipe fisik. Dengan menggunakan data input yang akurat dan algoritma simulasi yang valid, prototipe analitik dapat memberikan prediksi performa yang lebih tepat daripada prototipe fisik yang rentan terhadap faktor-faktor luar seperti kesalahan pengukuran atau variasi material.

Namun, perlu diingat bahwa prototipe analitik tidak dapat sepenuhnya menggantikan penggunaan prototipe fisik. Terdapat situasi di mana pengujian fisik diperlukan untuk menguji karakteristik yang tidak dapat direplikasi dengan akurat dalam simulasi, seperti interaksi antara manusia dan produk, pengujian fisik pada lingkungan yang sebenarnya, atau pengujian keamanan yang melibatkan aspek fisik produk. Oleh karena itu, penggunaan kombinasi prototipe analitik dan prototipe fisik seringkali diperlukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang performa produk.


21. . Koefisien performansi sebuah mesin pendingin adalah 7. Jika reservoir suhu tinggi 30°C maka besar suhu pada reservoir rendah adalah


Kalor merupakan energi panas yang dapat ditranfer melalui konduksi, konveksi dan radiasi. Pada materi ini ada beberapa poin yang perlu dipelajari diantaranya Asas Black, Pemuaian dan Laju Kalor  

Asas black berbunyi “Jumlah kalor yang dilepas oleh materi yang bersuhu lebih tinggi akan sama dengan jumlah kalor yang diterima oleh materi yang suhunya lebih rendah” atau dapat disederhanakan bahwa kalor serap akan sama dengan kalor lepas suatu campuran. Asas ini memenuhi persamaan  

[tex]Q_{lepas} = Q_{terima}\\(mc\Delta T)_{lepas} = (mc\Delta T)_{terima}[/tex]

Pemuaian merupakan pertambahan dimensi panjang, luas maupun volume akibat adanya perubahan suhu. Setiap benda memiliki konstanta pemuaian yang berbeda sehingga pada benda yang berbeda meskipun perubahan suhunya sama akan mengalami perubahan dimensi yang berbeda beda

Sedangkan Laju kalor ada yang bersifat konduksi pada zat padat, konveksi pada zat cair atau gas dan radiasi tanpa perantara. Laju aliran kalor pada suatu benda juga akan berbeda beda, selain ditentukan dari perbedaan suhu juga ditentukan oleh karakteristik suatu bahan yang disebut koefisien konduksi, koefisien konveksi dan emisivitas pada radiasi

Pembahasan  

Perhatikan gambar, maka besar suhu pada reservoir rendah adalah

[tex]K=\frac{T_2}{T_1-T_2}\\ 7=\frac{T_2}{303-T_2}\\ 2121-7T_2=T_2\\T_2=2121/8=265,125 K\\T_2=-7,875\: C[/tex]

Pelajari lebih lanjut  

1.Materi tentang Pemuaian https://brainly.co.id/tugas/20730381

2.Materi tentang Laju kalor https://brainly.co.id/tugas/13315146

3.Materi tentang pemuaian https://brainly.co.id/tugas/19908574

Detil jawaban  

Kelas: 11

Mapel: Fisika

Bab: Bab 5 - Suhu dan Kalor

Kode: 11.6.5

Kata Kunci: Kalor, asas black, laju kalor

22. Koefisien performansi sebuah AC diruangan kantor sebesar 30. jika temperatur pada reservoir tinggi 37°C. temperatur pada reservoir rendah. . .°C?


30C° kalau menurut sya tpi sya tak tau benar atau slah

23. koefisien performansi sebuah kulkas adalah 4,5 Berapa besar energi listrik yang digunakan untuk memindahkan 3600 J kalor dari makanan di dalam kulkas


Diketahui :
Cp = 4,5
Q = 3.600 J
Ditanyakan : W ?

Dijawab :
Cp = Q/W
W  = Q/Cp
     = 3600/4,5
     = 800 J

24. kulkas memiliki koefisien performansi 6. jika suhu ruang di lingkungan 28°C, maka berapa besarnya suhu paling rendah kulkas tersebut?​


Jawaban:

Diketahui:

Koefisien performansi k = 6

T1 = 27°C = 300 K

Gunakan persamaan koefisian performasi pada mesin pendingin.

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell k space end cell equals cell space fraction numerator T subscript 2 over denominator left parenthesis T subscript 1 minus T subscript 2 right parenthesis end fraction end cell row 6 equals cell fraction numerator T subscript 2 over denominator left parenthesis 300 minus T subscript 2 right parenthesis end fraction end cell row cell 1800 minus 6 T subscript 2 end cell equals cell T subscript 2 end cell row cell 7 T subscript 2 end cell equals 1800 row cell T subscript 2 end cell equals cell 257 space K end cell end table end style

Sehingga diperoleh suhu yang paling rendah sebesar 257 K atau -15°C

Penjelasan:

kasih jawaban tercedas ya


25. buatlah sebuah penjelasan terkait perbandingan antara performansi bahan bakar pertalite dan Pertamax jika dilihat dari massa jenis dan viskositasnya?​


Jawaban:

Perbandingan antara performansi bahan bakar pertalite dan Pertamax dari segi massa jenis dan viskositasnya dapat memberikan gambaran tentang karakteristik bahan bakar tersebut. Meskipun massa jenis dan viskositas bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi performansi bahan bakar, namun kedua parameter ini dapat memberikan informasi penting.

Penjelasan:

Massa Jenis:

Massa jenis adalah ukuran dari kepadatan bahan bakar, yaitu berapa banyak massa yang terkandung dalam suatu volume tertentu. Bahan bakar dengan massa jenis yang lebih tinggi cenderung memiliki lebih banyak energi yang dikandung dalam volume yang sama. Dalam hal ini, Pertamax memiliki massa jenis yang lebih tinggi daripada pertalite. Karena Pertamax memiliki massa jenis yang lebih tinggi, itu berarti Pertamax memiliki kandungan energi yang lebih tinggi dalam volume yang sama. Dengan kata lain, Pertamax dapat memberikan efisiensi energi yang lebih baik dibandingkan dengan pertalite. Hal ini berarti kendaraan yang menggunakan Pertamax mungkin memiliki jarak tempuh yang lebih jauh dengan jumlah bahan bakar yang sama.

Viskositas:

Viskositas adalah ukuran dari kekentalan bahan bakar, yaitu sejauh mana bahan bakar mengalir dengan mudah atau sulit. Semakin rendah viskositas bahan bakar, semakin mudah bahan bakar mengalir, yang pada gilirannya memungkinkan pembakaran yang lebih efisien di dalam mesin. Pertalite umumnya memiliki viskositas yang lebih rendah daripada Pertamax. Dengan viskositas yang lebih rendah, Pertalite mungkin memberikan aliran bahan bakar yang lebih lancar dan lebih baik dalam sistem bahan bakar mesin. Ini dapat menghasilkan pembakaran yang lebih efisien dan potensial meningkatkan performa mesin.

Jawaban:

Terkait perbandingan performansi bahan bakar Pertalite dan Pertamax jika dilihat dari massa jenis dan viskositasnya.

Massa jenis adalah ukuran seberapa banyak massa yang dimiliki suatu zat pada suatu volume tertentu. Massa jenis Pertalite lebih ringan daripada Pertamax karena Pertalite memiliki komponen-komponen yang lebih sedikit dibandingkan dengan Pertamax, sehingga Pertalite memiliki massa jenis sekitar 740-760 kg/m3, sedangkan Pertamax memiliki massa jenis sekitar 770-790 kg/m3. Karena massa jenis yang lebih rendah, Pertalite cenderung lebih mudah terbakar dan menghasilkan sedikit residu atau sisa-sisa.

Sementara itu, viskositas adalah ukuran seberapa kental atau encer suatu cairan. Secara umum, semakin tinggi viskositas, semakin lambat bahan bakar mengalir, yang dapat menurunkan kinerja mesin. Pertamax memiliki viskositas yang lebih tinggi daripada Pertalite, sehingga Pertamax cenderung lebih lambat mengalir dan membutuhkan waktu lebih lama untuk membakar bahan bakarnya. Namun, karena Pertamax memiliki komponen-komponen yang lebih banyak, Pertamax juga bisa menghasilkan tenaga yang lebih besar daripada Pertalite.

Dalam hal performansi, Pertamax biasanya memberikan tenaga yang lebih besar daripada Pertalite karena kandungan octane number yang lebih tinggi, yang membuatnya cocok untuk digunakan pada kendaraan yang membutuhkan tenaga lebih besar. Namun, untuk kendaraan yang membutuhkan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dan efisien, Pertalite mungkin menjadi pilihan yang lebih tepat karena massa jenisnya yang lebih ringan dan dapat menghasilkan sedikit residu atau sisa-sisa pada mesin.

Mohon maaf, kurang lebih seperti itu..


26. Sebuah kulkas mempertahankan makanan di dalamnya pada suhu 40°F ketika suhu ruangan adalah 80°F. Koefisien performansi kulkas tersebut adalah


Kalor merupakan energi panas yang dapat ditranfer melalui konduksi, konveksi dan radiasi. Pada materi ini ada beberapa poin yang perlu dipelajari diantaranya Asas Black, Pemuaian dan Laju Kalor  

Asas black berbunyi “Jumlah kalor yang dilepas oleh materi yang bersuhu lebih tinggi akan sama dengan jumlah kalor yang diterima oleh materi yang suhunya lebih rendah” atau dapat disederhanakan bahwa kalor serap akan sama dengan kalor lepas suatu campuran. Asas ini memenuhi persamaan  

[tex]Q_{lepas} = Q_{terima}\\(mc\Delta T)_{lepas} = (mc\Delta T)_{terima}[/tex]

Pemuaian merupakan pertambahan dimensi panjang, luas maupun volume akibat adanya perubahan suhu. Setiap benda memiliki konstanta pemuaian yang berbeda sehingga pada benda yang berbeda meskipun perubahan suhunya sama akan mengalami perubahan dimensi yang berbeda beda

Sedangkan Laju kalor ada yang bersifat konduksi pada zat padat, konveksi pada zat cair atau gas dan radiasi tanpa perantara. Laju aliran kalor pada suatu benda juga akan berbeda beda, selain ditentukan dari perbedaan suhu juga ditentukan oleh karakteristik suatu bahan yang disebut koefisien konduksi, koefisien konveksi dan emisivitas pada radiasi

Pembahasan  

kita ubah dulu suhunya dari F ke K, maka koefisien performansinya

[tex]C_p=\frac{T_2}{T_1-T_2} \\C_p=\frac{278}{300-278} \\C_p=12,6[/tex]

Pelajari lebih lanjut  

1.Materi tentang Pemuaian https://brainly.co.id/tugas/20730381

2.Materi tentang Laju kalor https://brainly.co.id/tugas/13315146

3.Materi tentang pemuaian https://brainly.co.id/tugas/19908574

Detil jawaban  

Kelas: 11

Mapel: Fisika

Bab: Bab 5 - Suhu dan Kalor

Kode: 11.6.5

Kata Kunci: Kalor, asas black, laju kalor

27. koefisien performansi sebuah kulkas adalah 4,5. berapa banyak energi listrik yang di gunakan untuk memindahkan 3600 J kalor dari makanan yang terdapat dalam kulkas ?


Diketahui :
Cp = 4,5
Q = 3.600 J
Ditanyakan : W ?

Dijawab :
Cp = Q/W
W  = Q/Cp
     = 3600/4,5
     = 800 J

28. Tulislah rumus dari rumus koefisien performansi mesin atau pesawat pendingin


[tex]C_{p} = \frac{T_{r}}{T_{t} - T_{r}} [/tex]
Keterangan
Cp = koefisien performansi
Tt = suhu tinggi (Kelvin)
Tr = suhu rendah (Kelvin)

29. koefisien performansi AC di ruangan kantor sebesar 30. jika tempratur pada reservoir tinggi 37°C,tempreratur pada reservoir rwndah adalah


Semoga membantu yaa ....

30. sebuah kulkas memiliki koefisien performansi 5,0. Jika suhu ruang di luar kulkas adalah 28°c , berapa suhu paling rendah di dalam kulkas yang dapat diperoleh


69c
maaf kalo salah
semoga membantu yaaa

31. Berapa kofisien performansi sebuah mesin pendingin ideal yang bekerja di antara suhu -2°C dan +35°C?


di pict gan jawabannya

32. hitunglah koefisien performansi sebuah mesin pendingin ideal yang bekerja diantara suhu 3 derajat Celcius dan +27 derajat Celcius​


Diketahui :

T2 = 3 ⁰C

T1 = 27 ⁰C

Ditanyakan : koefisien perfomansi

Jawab :

Koefisien mesin pendingin ideal dirumuskan dengan :

Koef = T2 / T1 - T2

dimana suhu dalam kelvin

T1 = 27 ⁰c = 27 + 273 =300 K

T2 = 3 ⁰C = 3 + 273 = 276 K

Koef = 276 / ( 300 - 276 )

= 276 / 4

= 69

Mata Pelajaran : Fisika

Materi :

Kelas : XI SMA


33. sebutkan Perbedaan PHP vs ASP.NET : Biaya, Skalabilitas, Performansi


Biaya : PHP gratis karena open source, sedangkan ASP.NET berbayar
Skalabilitas : Penggunaan PHP maupun ASP.NET cukup berimbang. Keduanya memiliki porsi yang berbeda. PHP banyak digunakan untuk website blog dan ASP.NET banyak digunakan oleh perusahaan yang menerapkan website di kalangan internal.
Performa/Kinerja : PHP lebih cepat karena menggunakan ekstensi EXT4 sedangkan ASP.NET menggunakan NTFS

34. tuliskan parameter parameter performansi dari jaringan IP​


Jawaban:

premeter adalah orang yg sangat sukses


35. Sebuah lemari es memiliki koefisien performansi 5 jika suhu minimum dalam lemari es -10°C,Suhu di luar lemari sebesar


Penjelasan:

[tex]cp \: = \frac{tr}{tt - tr} [/tex]

cp = koefisien performansi

tr = suhu rendah (Kelvin)

tt = suhu tinggi (Kelvin)

maka

cp = 5

tr = -10 + 273 = 263°K

tt = ...?

[tex]5 = \frac{263}{tt - 263} [/tex]


36. sebuah motor mengoperasikan sebuah mesin pendingin dalam pembuatan es. kalor Q2 diambil dari sebuah ruang pendingin yang mengandung sejumlah air pada 0° C dan kalor Q1 dibuang ke udara sekitarnya pada 15° C. anggap mesin pendingin tersebut mempunyai koefisien performansi 20% dari koefisien performansi mesin pendingin ideal. ​


Jawaban:

a. 1,7 x 10^6 J/kg

b. 9 jam dan 46 menit

Penjelasan:

a. Usaha yang dilakukan motor dapat ditemukan dengan menggunakan rumus efisiensi (η):

η = Q2/Q1

Sebagai mesin pendingin bukan ideal, maka η harus dikalikan dengan koefisien performansi mesin (0,2):

η = 0,2 * Q2/Q1

Q1 dapat ditemukan dengan menggunakan rumus :

Q1 = Q2 + W

Karena es dibuat dari air pada 0°C, maka kalor Q2 yang diambil adalah kalor laten es (3,4 x 10^5 J/kg).

Q2 = 3,4 x 10^5 J/kg

Usaha W dapat ditemukan dengan menggunakan rumus :

W = Q1 - Q2

Menggabungkan semua rumus di atas:

W = (1/η) * Q2 - Q2

W = (1/0,2) * 3,4 x 10^5 J/kg - 3,4 x 10^5 J/kg

W = 1,7 x 10^6 J/kg

Jadi, usaha yang dilakukan motor untuk membuat 1 kg es adalah 1,7 x 10^6 J/kg.

b. Waktu yang dibutuhkan untuk membuat 1 kg es dapat ditemukan dengan menggunakan rumus :

t = W/P

Daya motor adalah 50 W, jadi:

t = 1,7 x 10^6 J/kg / 50 W

t = 34000 s

t = 9 jam dan 46 menit.

Jadi, waktu yang dibutuhkan untuk membuat 1 kg es adalah 9 jam dan 46 menit.


37. mengapa untuk uji performansi lebih baik menggunakan prototipe analitik dari pada prototipe fisik​


Penjelasan:

Penggunaan prototipe analitik sebagai alat uji performansi memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan prototipe fisik, antara lain:

1. Biaya dan waktu yang lebih efisien: Pembuatan prototipe fisik seringkali membutuhkan biaya dan waktu yang signifikan, terutama jika produk yang akan dibuat kompleks atau memiliki skala yang besar. Prototipe analitik, di sisi lain, dapat dibuat dengan menggunakan perangkat lunak atau model matematika yang membutuhkan biaya dan waktu yang lebih sedikit.

2. Pengulangan yang lebih mudah: Jika ada perubahan yang perlu dilakukan pada desain atau fitur produk, prototipe analitik memungkinkan perubahan tersebut dilakukan dengan cepat dan mudah. Hal ini berbeda dengan prototipe fisik, di mana perubahan desain seringkali memerlukan pembuatan ulang prototipe yang memakan waktu dan biaya tambahan.

3. Analisis yang lebih mendalam: Dengan menggunakan prototipe analitik, pengujian performansi dapat dilakukan dengan menggunakan model matematika yang rumit dan detail. Hal ini memungkinkan para insinyur dan perancang untuk melakukan analisis yang lebih mendalam terhadap berbagai parameter dan variabel yang mempengaruhi performansi produk.

4. Keamanan dan risiko yang lebih rendah: Dalam beberapa kasus, pengujian performansi dengan prototipe fisik dapat melibatkan risiko keamanan atau bahaya bagi pengujinya. Dengan menggunakan prototipe analitik, pengujian dapat dilakukan secara virtual atau simulasi, menghindari risiko fisik yang mungkin terjadi.

Namun, penting untuk diingat bahwa prototipe analitik juga memiliki keterbatasan. Beberapa faktor seperti kompleksitas sistem, interaksi dengan lingkungan fisik, atau validasi akurat terhadap perilaku nyata mungkin memerlukan penggunaan prototipe fisik sebagai pendekatan yang lebih tepat. Oleh karena itu, pemilihan metode prototipe yang sesuai harus dilakukan berdasarkan tujuan pengujian dan kebutuhan spesifik dari proyek yang sedang dikerjakan.


38. Coba Anda analisis dengan contoh pengambilan keputusanan yang bisa menjadi sentralistik! Coba analisis hubungan antara teknologi dan performansi organisasi! Jika perlu menggunakan contoh. Jelaskan bagaimana karakteristik organisasi dapat dipengaruhi oleh lingkungannya


Jawaban:

Penjelasan:

Teknologi dapat mempengaruhi performansi organisasi yaitu dengan cara meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitasnya. memilih untuk menggunakan teknologi yang tepat, organisasi dapat mempercepat proses bisnis, mengurangi biaya produksi, meningkatkan akurasi dan ketepatan waktu, serta meningkatkan kepuasan pelanggan.

Contohnya  perusahaan e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee yang dapat menyediakan platform online untuk berbelanja dan menjual produk secara mudah dan cepat.


39. suatu mesin pendingin memiliki suhu ruang pendingin -10°c dan suhu diluar 27°c. hitunglah koefisien performansi main tersebut


Diketahui
T₁=27°C=300 K
T₂=-10°C= 263 K

Ditanya:
Cₚ=?

Jawab:
Cₚ=T₂/(T₁-T₂)
Cₚ=263/(300-263)
Cₚ=263/37
Cₚ=7,1

Jadi, koefisien performansi tersebut adalah 7,1.

-SkyeDz-

40. Suatu pesawat pendingin memiliki koefisien performansi 6,0 jika temperatur ruang reservoir bersuhu tinggi 27°c. Berapa suhu yang bertemperatur rendah


◾ Materi : Termodinamika
◾ Sub materi : Mesin Pendingin
◾ Mapel : Fisika
◾ Keyword : Mesin Pendingin

Diketahui :
Kp = 6
T1 = 27°c = 300 K

Ditanya :
T2 = ?

Penyelesaian :
Kp = T2 / (T1 - T2)
6 = T2 / (300-T2)
6(300 - T2) = T2
1800 - 6T2 = T2
7T2 = 1800
T2 = 1800/7
T2 = 257 K
T2 = -16°c

Jadi, suhu pada reservoir rendah yaitu -16°c atau yg mendekati
semoga membantu
# sharing is caring #
-vin

Video Terkait

Kategori ujian_nasional