Contoh Jurnal Yang Mempengaruhi Kinerja Motivasi Dan Lingkungan Kerja

Contoh Jurnal Yang Mempengaruhi Kinerja Motivasi Dan Lingkungan Kerja

Bagaimana kinerja karyawan mempengaruhi motivasi pegawai

Daftar Isi

1. Bagaimana kinerja karyawan mempengaruhi motivasi pegawai


dengan cara memberi waktu istirahat. gaji yang sesuai dngan jam kerja dan memberi bonus bonus ketika berhasil melakukan suatu misi 

2. contoh penelitian terdahulu tentang pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan


menimbulkan semangat pantang menyerah terhadap yang dimotivasi dan membuat karyawannya ingin selalu bekerja keras

jadikan jawaban terbaik

3. contoh penelitian terdahulu tentang pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan


mrmbangun diri seseorang untuk berusaha lebih keras lagi dan menimbulkan semangat pantang menyerah bagi yang dimotivasi

jadikan jawaban terbaik

4. Stamina tidak prima atau bekerja terlalu berat apakah mempengaruhi kinerja yang tercapai


Jawaban:

dapat mempengaruhi

Penjelasan:

Bila kita melaksanakan sesuatu secara paksa/diluar kemampuan maka dapat menurunkan hasil yg didapat

CMIIW


5. mengapa anda memilih judul pengaruh pelatihan dan motivasi terhadap kinerja kerja


itu tergantung jawaban sendiri, karna anda yang memilih judlny jadi pasti ada alasan nya kalau anda memilih judul tsbitu tergantung jawaban sendiri , karna manfaatnya berbeda beda

6. Etos kerja yang dipengaruhi oleh motivasi seseorang yang bukan bersumber dari dalam diri sendiri disebut motivasi


Jawaban:

motivasi dari olang lain bisa disebut dia seorang motivator diri kita.


7. “tingginya motivasi kerja belum tentu memberikan kinerja yang optimal baik dari individu maupun grup” mengapa hal itu bisa terjadi?


Karena tingginya angka pengangguran, inginnya gajih yang tinggi, orang sekarang banyak yang ingin berusaha untuk mendapatkan kehidupan yang serba mewah, kurang pengalaman, dan kadang juga bos sering memarahi kita jadi kiranya stres


8. apa alasan anda mengambil judul pengaruh motivasi kerja,disiplin dan komitmen organisasi terhadap kinerja pns​


Jawaban:

karena seorang pns adalah orang orang yang penting untuk memajukan sistem pemerintahan


9. Untuk lebih memahami masalah penilaian kinerja, coba anda jawab, bagaimana hubungan antara penilaian kinerja dengan motivasi pekerja ??


Penilaian kinerja dapat mempengaruhi motivasi pekerja melalui feedback, pengakuan, penghargaan, pengembangan, peluang karir, transparansi, dan keadilan.


10. sebutkan contoh motivasi dari lingkungan!


bersih bebas penyakit tidak kotor maaf kalo salah ya

11. mengapa motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan?


Jawaban:

karena, ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah terdapat pengaruh Motivasi (X1) dan Kepuasan Kerja (X2) terhadap Kinerja Kerja karyawan (Y) PT. DEW Indonesia. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 47 orang karyawan. Sampel penelitian ini menggunakan metode sampel jenuh, maka ditetapkan sampel penelitian sebanyak 47 orang karyawan yang meliputi seluruh karyawan PT. DEW Indonesia.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, data untuk penelitian ini diperoleh melalui angket penelitian dengan 30 poin pertanyaan yang telah diisi oleh responden yang sudah ditentukan. Teknik observasi digunakan untuk mengumpulkan data dengan melakukan pengamatan langsung dilapangan. Wawancara digunakan untuk mendapatkan data mengenai permasalahan yang sedang diteliti dan sejarah pengembangan perusahaan.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Motivasi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Kerja Karyawan (Y), ini terbukti dari hasil yang diperpleh bahwa nilai t- hitung untuk variabel X1 ( Motivasi ) adalah sebesar 5,539 sedangkan t- tabel 1,679. Jadi 5,539 > 1,679, karena t-hitung lebih besar dari t-tabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima dan dapat disimpulkan bahwa Motivasi (X1) mempunyai pengaruh terhadap Kinerja Karyawan. Kepuasan Kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Kerja Karyawan (Y), ini terbukti dari hasil yang diperpleh bahwa nilai t- hitung untuk variabel X2 ( Kepuasan Kerja ) adalah sebesar 4,88 sedangkan t- tabel 2,011. Jadi 4,88 > 2,011, karena t-hitung lebih besar dari t-tabel, maka H0 ditolak dan H2 diterima dan dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja (X2) mempunyai pengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y). Sementara itu variabel Motivasi (X1) dan Kepuasan Kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan bersama-sama terhadap Kinerja Kerja Karyawan (Y) ini terbukti nila F-hitung > F-tabel yaitu sebesar 19,06 > 3,21, dengan demikian H0 ditolak dan H3 diterima. Dapat ditarik kesimpulan bahwa antar motivasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama (simultan) memang berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dan nilai R square sebesar 0,464, Artinya data tersebut mengindikasikan bahwa motivasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama mempunyai kontribusi sebesar 46,4% terhadap kinerja dan selebihnya sebesar 53,6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Kata Kunci : Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Kinerja Kerja Karyawan.

PENGERTIAN KINERJA PERUSAHAAN

Kinerja perusahaan adalah suatu tampilan keadaan secara utuh atas perusahaan selama periode waktu tertentu, merupakan hasil atau prestasi yang dipengaruhi oleh kegiatan operasional perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya-sumber daya yang dimiliki.

Jawaban:karena abstrak ini untuk dilakukan untuk memotivasi para kinerja

Penjelasan:maaf kalo salah


12. jelaskan tentang hubungan motivasi kerja dan lingkungan kerja dalam jurnal beriku? https://media.neliti.com/media/publications/83778-ID-pengaruh-motivasi-kerja-dan-lingkungan-k.pdf​


Jawaban:

hxfizuraitdotxupchlckxotdufhlxlgxyldupducjclhxldhlxjcjcjfdyoetwiiqwtioydoydhl


13. Bila saudara bekerja bagaimana lingkungan organisasi Anda mempengaruhi semangat kerja atau pun mampu memberikan nilai tambah bagi kinerja Anda


yah menurut saya malah menambah semangat saya . ketika saya bekerja di lingkungan organisasi ,kegiatan lebih terorganisir , bisa memenej kerjaan dengan baik . kalo sudah kerja dapat kita rasakan . kalo masih sekolah ikut organisasi belum terlalu terasa ,tapi kalo masih sekolah ikut organisasi bagu menambah semangat dalam belajar

14. Mengapa emosi dan suasana hati mempengaruhi tingkat motivasi dan kinerja karyawan?


Jawaban:

karena emosi dan suasana hati sangat lah berpengaruh pada kreativitas dan kinerja para karyawan.

Emosi dan suasana hati adalah dua hal yang berbeda, namun keduanya selalu berjalan seiringan. Suasana hati memengaruhi perasaan kita. Perasaan yang dirasakan akan menentukan apakah kita dapat menghadapi tantangan dan risiko atau menjadi kehilangan keyakinan dan optimisme. Sementara itu, emosi lebih kepada sikap dan perilaku dalam menghadapi suatu keadaan di luar kehendak kita. Ekspresi orang disaat senang atau bahagia akan berbeda sekali ketika antara keadaan bosan dan berduka.

Menurut sejumlah peneliti, orang-orang yang berada dalam suasana hati dan emosi yang baik lebih kreatif dibandingkan orang-orang yang berada dalam suasana hati suntuk. Mereka menghasilkan lebih banyak ide, dan cenderung dapat mengidentifikasi lebih banyak pilihan kreatif terhadap masalah. Tinggal kita memilih, efek positif atau efek negatif untuk menjalankan aktifitas sehari-hari.


15. 1. Suatu penelitian dilakukan untuk melihat apakah ada hubungannya antara motivasi untuk bekerja dengan kinerja seseorang. Penelitian ini dilakukan terhadap 250 orang. Dari 250 orang itu diketahui ada 150 yang memiliki motivasi yang tinggi. Responden yang memiliki kinerja tinggi, 10 diantaranya memiliki motivasi yang rendah, sedangkan responden yang memiliki kinerja rendah, 30 diantaranya memiliki motivasi yang tinggi, Jumlah responden yang memiliki kinerja sedang sebanyak 100 orang, demikian pula repsonden yang memiliki kinerja tinggi sebanyak 100 orang Isilah tabel berikut motivasi kinerja total rendah sedang tinggi Tinggi rendah total 2. Suatu penelitian dilakukan untuk melihat apakah ada hubungannya antara motivasi untuk bekerja dengan kinerja seseorang. Penelitian ini dilakukan terhadap 250 orang. Dari 250 orang itu diketahui ada 150 yang memiliki motivasi yang tinggi. Responden yang memiliki kinerja tinggi, 10 diantaranya memiliki motivasi yang rendah, sedangkan responden yang memiliki kinerja rendah, 30 diantaranya memiliki motivasi yang tinggi, Jumlah responden yang memiliki kinerja sedang sebanyak 100 orang, demikian pula repsonden yang memiliki kinerja tinggi sebanyak 100 orang Hitunglah probabilita : 1. Orang yang memiliki motivasi tinggi 2. Orang yang memiliki kinerja sedang 3. Orang yang memiliki kinerja sedang dan memiliki motivasi rendah 4. Orang yang memiliki motivasi rendah dan kinerja yang rendah 5. Orang yang memiliki motivasi rendah dan ia memiliki kinerja tinggi 6. Orang yang memiliki kinerja sedang jika ia memiliki motivasi yang tinggi 7. Orang yang memiliki motivasi tinggi jika ia memiliki kinerja tinggi 8. Orang yang memiliki motivasi rendah jika ia memiliki kinerja sedang


Suatu penelitian dilakukan untuk melihat apakah ada hubungannya antara motivasi untuk bekerja dengan kinerja seseorang. Penelitian ini dilakukan terhadap 250 orang. Dari 250 orang itu diketahui ada 150 yang memiliki motivasi yang tinggi. Responden yang memiliki kinerja tinggi, 10 diantaranya memiliki motivasi yang rendah. Sedangkan responden yang memiliki kinerja rendah, 30 diantaranya memiliki motivasi yang tinggi. Jumlah responden yang memiliki kinerja sedang sebanyak 100 orang. Demikian pula repsonden yang memiliki kinerja tinggi sebanyak 100 orang.

Probabilitas:

1. Orang yang memiliki motivasi tinggi adalah 0,6

2. Orang yang memiliki kinerja sedang adalah 0,4

3. Orang yang memiliki kinerja sedang dan memiliki motivasi rendah 0,5

4. Orang yang memiliki motivasi rendah dan kinerja yang rendah 0,2

5. Orang yang memiliki motivasi rendah dan ia memiliki kinerja tinggi 0,1

6. Orang yang memiliki kinerja sedang jika ia memiliki motivasi yang tinggi adalah 0,66

7. Orang yang memiliki motivasi tinggi jika ia memiliki kinerja tinggi 0,66

8. Orang yang memiliki motivasi rendah jika ia memiliki kinerja sedang 0,1

Pembahasan:

Rumus Mencari Probabilitas

Rumusnya : P(E)=X/N

p= probabilitas

e= event/kejadian

x=jumlah kejadian yang diinginkan

n=keseluruhan kejadian yang mungkin terjadi

Pelajari lebih lanjut

Pelajari lebih lanjut materi Probabilitas pada link berikut ini

brainly.co.id/tugas/18473392

#BelajarBersamaBrainly #SPJ1


16. Motivasi itu kan bagus buat kinerja guru,kalo misalnya kinerja guru itu tergantung karena motivasi,apakah guru itu bisa disebut guru profesional?​


Bisa saja.

Profesional adalah ketika seseorang dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan job desc nya.

Tidak masalah apa yang menjadi latar belakang dia melakukan pekerjaan tersebut.


17. apa saja yang mempengaruhi kinerja dari CPU dan contohnya ?


•RAM : mempengaruhi lancar atai tidaknya jika main game
•Cooler : agar cpu tidak panas dan lancar saat bermain
•Processor : harus besar jika ingin lancar bermain game1.Kebersihan, sprti debu yang banyak dapat membuat CPU cepat panas.
2. Ruangan yang panas, akan membuat CPU cepat panas.
3. CPU fan tidak berputar dengan baik, ini juga akan membuat CPU mudah panas.
4. Penggunaan komputer yang terlalu ekstrim, seperti merender animasi 3d terlalu lama, contoh 10 jam, akan mempengaruhi kinerja dari CPU.
5. Overclocking, Hal ini memang membuat kinerja CPU kencang, akan tetapi, pada CPU biasa, akan berefek di masa mendatang.


18. SEBERAPA PENTING PENGHARGAAN DALAM LINGKUNGAN KERJA DAN APAKAH PENGHARGAAN ITU MAMPU MENAIKAN MOTIVASI SEORANG DALAM BEKERJA  DAN APAKAH MOTIVASI ITU TETAP BISA NAIK MESKI TANPA PENGHARGAAN?​


Jawaban:

-Cukup penting,

karena dgn mendapatkan penghargaan seseorang akan merasa hasil dari kerja kerasnya tidak sia-sia

-iyh, dgn mendapatkan penghargaan tsb seseorang akan lebih berusaha semaksimal mungkin agar mendapatkan hasil yg lebih baik dari sebelumnya

-tentu masih bisa, seseorang akan lebih berusaha & bekerja keras agar mendapatkan hasil yg lebih baik lagi walaupun tanpa mendapatkan penghargaan

Penjelasan:

#Maaf klo salah & semoga membantu ya :)


19. manajemen sumber daya manusia pengaruh disiplin kerja motivasi kerja dan keterkaitan kerja terhadap kinerja karyawan?​


Manajemen sumber daya manusia (SDM) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan dalam sebuah organisasi. Disiplin kerja, motivasi kerja, dan keterkaitan kerja (job satisfaction) merupakan tiga faktor utama yang mempengaruhi kinerja karyawan.

Pertama, disiplin kerja adalah kemampuan untuk mematuhi aturan dan prosedur yang telah ditentukan oleh perusahaan. Karyawan yang disiplin cenderung memiliki kinerja yang lebih baik daripada karyawan yang tidak disiplin. Dalam manajemen SDM, perusahaan perlu menegakkan aturan dan prosedur secara konsisten untuk memastikan karyawan tetap disiplin dan berkualitas.

Kedua, motivasi kerja sangat penting untuk meningkatkan kinerja karyawan. Motivasi dapat datang dari dalam diri karyawan (internal) atau dari lingkungan kerja (eksternal). Karyawan yang termotivasi memiliki semangat dan tekad yang kuat untuk mencapai tujuan dan bekerja dengan produktif. Perusahaan harus merancang sistem insentif dan reward yang cocok untuk memotivasi karyawan dan meningkatkan kinerjanya.

Terakhir, keterkaitan kerja (job satisfaction) juga berperan penting dalam kinerja karyawan. Karyawan yang merasa puas dengan pekerjaan dan lingkungan kerjanya akan cenderung memiliki kinerja yang lebih baik. Untuk memastikan karyawan merasa puas, perusahaan perlu menyediakan fasilitas dan lingkungan kerja yang nyaman serta memberikan kesempatan untuk mengembangkan diri.

Dalam manajemen SDM, perusahaan harus mengelola disiplin kerja, motivasi kerja, dan keterkaitan kerja secara efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan. Hal ini dapat dilakukan dengan merancang program pelatihan dan pengembangan karyawan, memberikan insentif dan reward yang cocok, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan memotivasi. Dengan begitu, perusahaan akan mampu mencapai tujuan bisnisnya melalui kinerja karyawan yang optimal.



Adapun tujuan pemberian motivasi menurut Hasibuan, antara lain :  

- Mendorong gairah dan semangat kerja bawahan,  

- Meningkatkan moral dan kepuasan kerja karyawan;  

- Meningkatkan produktivitas kerja karyawan;  

- Mempertahankan loyalitas dan kestabilan karyawan perusahaan;  

- Meningkatkan disiplin dan menurunkan tingkatan abseni karyawan;

- Menciptakan suasana dan hubungan kerja yang baik;  

- Meningkatkan kreativitas dan partisipasi karyawan;  

- Meningkatkan kesejahteraan karyawan;  

- Mempertinggi rasa tanggung jawab karyawan terhadap tugas-tugasnya.

http://simahmudahh.blogspot.com/2017/02/pengaruh-motivasi-kerja-terhadap.html


21. Contoh wujud motivasi di lingkungan sekitar


pemberian penghargaan pada orang yang berperan penting dalam kebersihan dan penataan lingkungan.

Pengadaan program lomba kebersihan kampung

dll


22. bagaimana faktor lingkungan dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa​


Jawaban:

karna faktor lingkungan termasuk salah satu fungsi dlm pembelajaran siswa,jika lingkungan itu kotor,pastinya pembelajaran tidak akan terasa nyaman

23. Faktor yg mempengaruhi motivasi berprestasi Faktor individu= contohnya Faktor lingkungan=contohnya Lingkungan keluarga=contohnya Lingkungan sosial=contohnya Lingkungan akademik=contohnya Mohon mau dikumpulin besok nih!!!


Faktor internal

a. Inteligensi

Taraf inteligensi seseorang dapat tercermin dalam prestasi sekolahnya di semua mata pelajaran (Winkel, 1997). Jadi, ada korelasi antara inteligensi dengan kesuksesan di sekolah (Gage & Berliner, 1992).

Peserta didik dengan taraf inteligensi yang tinggi diharapkan dapat mencapai prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan peserta didik yang memiliki taraf inteligensi yang lebih rendah. Namun inteligensi bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan prestasi akademik karena masih ada faktor lainnya seperti motivasi dan kepribadian serta faktor eksternal.

b. Motivasi

Winkel (1997) mengatakan bahwa motivasi merupakan daya penggerak yang menjadi aktif pada saat-saat tertentu di mana ada kebutuhan untuk mencapai tujuan. Sedangkan Gage dan Berliner (1992) menjelaskan bahwa motivasi adalah sesuatu yang menggerakkan individu dari perasaan bosan menjadi berminat untuk melakukan sesuatu. Tercakup di sini adalah motivasi untuk mencapai kelulusan dan motivasi untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi Sukadji (2000). Motivasi merupakan tenaga dorong selama tahapan proses belajar yang berfungsi untuk (Sukadji, 2000):

1.Mencari dan menemukan informasi mengenai hal-hal yang dipelajari

2.Menyerap informasi dan mengolahnya

3.Mengubah informasi yang didapat ini menjadi suatu hasil (pengetahuan, perilaku, keterampilan, sikap, dan kreativitas.

Secara umum, motivasi terbagi menjadi motivasi internal dan eksternal.

Motivasi internal mengacu pada diri sendiri, misalnya kegiatan belajar dihayati dan merupakan kebutuhan untuk memuaskan rasa ingin tahu. Motivasi eksternal mengacu pada faktor di luar dirinya. Siswa dengan motivasi eksternal akan membutuhkan adanya pemberian pujian atau pemberian nilai sebagai hadiah atas prestasi yang diraihnya (Djiwandono, 2002). Kedua komponen ini bersifat kontekstual, artinya ada pada seseorang sehubungan dengan suatu kegiatan yang dilakukan. Oleh karena itu motivasi dapat berubah sesuai dengan waktu.

Menurut McLelland dan Atkinson (dalam Djiwandono, 2002), motivasi yang paling penting dalam psikologi pendidikan adalah motivasi berprestasi, di mana seseorang cenderung berjuang untuk mencapai sukses atau memilih suatu kegiatan yang berorientasi untuk tujuan sukses.

c. Kepribadian

Kepribadian merupakan suatu organisasi yang dinamis dari sistem psikofisik seseorang yang menentukan bagaimana individu dapat menyesuaikan diri secara unik dengan lingkungannya (Allport dalam Hurlock, 1978). Kepribadian dapat berubah dan dimunculkan dalam bentuk tingkah laku. Organisasi adalah hubungan antar traits yang selalu berubah dan diwujudkan dalam bentuk traits-traits yang dominan. Sedangkan sistam psikofisik adalah kebiasaan-kebiasaan, sikap-sikap, nilai-nilai, kepercayaan-kepercayaan, keadaan emosi dan dorongan-dorongan. Sistem inilah yang akan mendorong seseorang untuk menentukan penyesuaian dirinya sebagai hasil belajar atau pengalaman


24. Bagaimana lingkungan ekonomi dapat mempengaruhi kinerja perusahaan?​


Lingkungan ekonomi dalam kaitannya dengan kinerja perusahaan:

Lingkungan ekonomi adalah kondisi ekonomi di Negara tempat organisasi/ perusahaan beroperasi. Kondisi ekonomi memiliki dampak yang kuat terhadap kinerja dari setiap bisnis/ perusahaan karena dapat mempengaruhi pendapatan atau beban dari bisnis/perusahaan tersebut


25. jelaskan hubungan teori motivasi dengan kinerja karyawan? berikan contohnya!


Jawaban:

Motivasi berpengaruh pada kinerja karyawan. Apakah sebenarnya motivasi itu?Bagaimana motivasi dalam pengaruhnya pada kinerja karyawan? Secara umum kita ketahui dan kita rasakan, bahwa segala bentuk kegiatan yang dilakukan individu atau kelompok untuk mencapai suatu tujuan diperlukan suatu tenaga yang mampu mendorong individu atau pun kelompok tersebut sehingga dapat melakukan kegiatan itu. Setiap kegiatan yang dilakukan pasti mengacu pada suatu tujuan tertentu.

Demikian pula dalam suatu organisasi atau perusahaan pasti memiliki suatu tujuan yang hendak dicapai. Cepat lambatlah suatu capaian tujuan perusahaan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti faktor sumber daya manusia perusahaan yang dapat dinilai dari tingkat kinerja para karyawannya.

McGregar dalam Sutrisno (2009:124).

1) Taylor dengan Teori Motivasi Konvensional

Teori motivasi konvensional ini termasuk content theory, karena Taylor memfokuskan teorinya pada anggapan bahwa keinginan untuk pemenuhan kebutuhannya yang menyebabkan orang mau bekerja keras. Teori ini menyebutkan bahwa seseorang akan berbuat atau tidak berbuat didorong oleh ada atau tidak adanya imbalan yang akan diperoleh yang bersangkutan, oleh karena itu, seorang pemimpin haruslah berusaha memberikan imbalan yang berbentuk materi, agar bawahannya bersedia diperintah melakukan pekerjaan yang telah ditentukan. Jika imbalan ini bertambah, maka intensitas pekerjaan pun akan dapat dipacu, sehingga dalam teori ini pemberian imbalanlah yang memotivasi seseorang untuk melakukan pekerjaan (Sutrisno, 2009:131).


26. apart saja macam macam faktor lingkungan yang mempengaruhi motivasi berprestasi​


Jawaban:

Motivasi berasal dari bahasa latin “Movere” artinya menggerakkan. Motivasi adalah suatu energi penggerak,  pengarah dan memperkuat tingkah laku. Motivasi belajar dapat dilihat dari karakter tingkah laku siswa yang menyangkut minat, ketajaman perhatian, konsentrasi dan tekun mencapai tujuan

Penjelasan:

Lingkungan siswa dapat berubah keadaan alam, lingkungan tempat tinggal, pergaulan sebaya dan kehidupan masyarakat.  Sebagai anggota masyarakat, maka siswa dapat terpengaruh oleh lingkungan sekitar, bencana alam, tempat tinggal yang kumuh, ancaman teman yang nakal akan mengganggu kesungguhan belajar, sebaliknya kampus, sekolah yang indah, pergaulan siswa yang rukun akan memperkuat motivasi belajar.  Dengan lingkungan yang aman, tenteram, tertib dan indah maka semangat belajar akan mudah diperkuat.


27. Jelaskan Kenapa lingkungan internal, eksternal dan umum mempengaruhi kinerja organisasi dan berikan contohnya


Jawaban:

1. Adanya wilayah yang saling melengkapi (Regional Complementary)

Adanya dua wilayah yang memiliki potensi atau ketersediaan sumber daya yang berbeda akan melakukan interaksi. Di satu pihak ada wilayah yang surplus sumber daya tertentu, seperti produksi pertanian dan bahan galian, dan di lain pihak ada wilayah yang minus sumber daya alam tersebut, tapi memiliki surplus sumber daya lainnya.

2. Adanya Kesempatan untuk Berintervensi (Intervening Opportunity)

Kesempatan berintervensi artinya adanya kemungkinan perantara yang bisa menghambat timbulnya interaksi antarwilayah. Atau dengan kata lain, intervening opportunity dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang menyebabkan lemahnya jalinan interaksi antarwilayah karena terdapat alternatif pengganti kebutuhan.

3. Adanya Kemudahan Pemindahan dalam Ruang (Spatial Transfer Ability)

Faktor kemudahan pemindahan manusia, barang, jasa, gagasan, dan informasi antara satu wilayah dan wilayah lainnya juga berpengaruh terhadap interaksi yang terjadi diantara keduanya. Kemudahan pergerakan antar wilayah tersebut berkaitan dengan:


28. bagaimanakah cara kerja memori ram mempengaruhi kinerja hardware


RAM (RANDOM AKSES MEMORY)
Memori yang digunakan utk membuka/menjalankan aplikasi sangat mempengaruhi kerja hardware khususnya cpu
Jadi semakin banyak aplikasi yg terbuka maka semakin membuat cpu bekerja keras serta proses yg kanan
jadi setelah menggunakan aplikasi harapnya segera menghapus atau membersihkan memory menggunakan aplikasi khusus
thanks
pilih sebagai jawaban terbaik ya

29. Alasan yang baik ketika pertanyaan dosen penguji "mengapa anda mengambil judul Pengaruh Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai" ini? Dan "mengapa anda harus menjadikan Dinas Kesehatan sebagai obyek penelitian kamu"? mohon jawabannya


Jawaban:

Jawaban sebenarnya tentang masalah ini adalah orang² yg bersangkutan dlm hal ini. Misalnya kamu. Jdi jawanannya bukan dri sini tpi dri diri kamu sendiri


30. Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Tentukan variabel


Penjelasan:

Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan

Variabel Terikat (Y) = kinerja karyawan

Variabel Bebas (X) = motivasi kerja

Dalam penelitian ini yang bisa diukur menggunakan metode penelitian baik angket maupun wawancara adalah kinerjanya. Berdasarkan kinerja itu kita bisa melihat motivasi kerja karyawan.

Penelitian semacam ini banyak dilakukan mahasiswa Psikologi Industri dan Organisasi


31. Contoh motivasi di lingkungan sekitar


Jawaban:

1. dapat membaur dengan tetangga

2. selalu mengikuti acara yang terdapat di rumah

3. mengikuti gotong-royong di lingkungan ruma


32. Sebagai seorang manjer bagaimana memberikan motivasi kepada team yang dipimpinya agar kinerja tetap baik, berikan contohnya?


dengan memberi sedikit masukan , apabila ada pekerjaan team yang salah dia memberitahu dan mencari solusi penyelesaian yang baik . dan memberi kata kata semangat kepada mereka agar mereka merasa dihargai dan dibutuhlan dalam team.

33. mengapa gaya kepempinan bisa mempengaruhi motivasi dalam bekerja


iya memang dpt mempengaruhu karena
pemimpin lah yg harus di contoh oleh orang yg mengikutinya
jika kepemimpinannya jelek maka hal ini akan menimbulkan pemikiran yg buruk
dan tentunya akan memotivasi dirinya sendiri mungkin

34. contoh hubungan social yang dipengaruhi motivasi adalah


hubungan sosial antara guru dan murid. Guru bermotivasi untuk membuat muridnya pandai. Murid bermotivasi agar mendapat nilai yang baik

35. mengapa lingkungan mempengaruhi kinerja suatu organisasi


Jawaban:

karena jika lingkungan tidak nyaman, maka anggota dari organisasinya pun menjadi tidak nyaman sehingga kinerjanya tidak maksimal.


36. contoh motivasi intrinsik dan motivasi ekatrinsik berdasarkan lingkungan masing-masing​


Jawaban:

semoga bermanfaat

Penjelasan:

intrinsik = tema, tokoh, alur, latar, watak, gaya bahasa, dll

ekatrinsik = latar belakang, pergaulan, dl


37. Jelaskan dengan contoh motivasi dapat mempengaruhi suatu organisasi


dalam mencapai organisasi yang baik dan maju, kita harus mempunyai motivasi yang baik dan kita terapkan dengan sabaik-baiknya agar organisasi tersebut bisa berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan.

38. Bagaimana Sistem Akuntansi Menjadi Pengaruh Kinerja,Motivasi, Produktivitas,pengambilan keputusan,kepuasan kinerja dan kerja sama ?​


Jawaban:

Berpengaruh

Penjelasan:

merupakan sistem management public dimana akutansi berperan penting dalam sistematis lingkup lini proses kerja , dalam kinerja mencatat setiap perkerjaan team menilai ( condite ) hal tersebut menyajikan data , mengindentifikasi secara kuantatif informasi . kemudian dapat mengelompokan kelompok kerja secara efektif sesuai dengan data yang kita kumpulkan , kemudian dari data tersebut mengklasifikasikan cocok pada bagian mana sample dan menilai data tersebut .

contoh

- mr x memiliki absensi ketepatan dalam 1 bulan ( 30 hari ) hampir 99% tepat waktu absen

- mr B memiliki absensi ketepatan dalam 1 bulan ( 30 hari ) 70% tepat waktu karena kan lokasi kerja yang jauh

maka mr x dapat dikategorikan pegawai teladan dan dapat dipromosikan + insensitif dinaikan maka kinerja , motivasi , produktifitas mr x naik

mr b dikategorikan seseorang perlu dibantu maka mr x dapat membantu mencari solusi hal tersebut ( maka ia diberi pinjaman motor oleh perusahaan ) untuk sampai tepat waktu


39. Apakah lingkungan organisasi dapat mempengaruhi kinerja karyawan jika ya Berikan contohnya?


Jawaban:

Ya, dapat mempengaruhi kinerja karyawan, karyawan akan cenderung lebih semangat bekerja jika berada di lingkungan yang nyaman terutama dalam hal berkomunikasi, misalnya ketika seorang karyawan berkomunikasi dengan atasan yang ramah namun tegas, karyawan akan merasa segan dan berpikiran untuk melakukan yang terbaik pada organisasi, tapi sebaliknya jika lingkungan tidak mendukung maka karyawan akan merasa bekerja di bawah tekanan.


40. sebutkan 3 faktor lingkungan yang mempengaruhi dalam motivasi berprestasi !​


Jawaban:

tidak mendapat dukungan,banyak urusan,malas belajar

Penjelasan:

Factor-faktor tersebut akan saya uraikan dibawah ini yaitu :

1. Faktor internal (factor dalam diri)

2. Faktor eksternal (factor diluar diri)

3. Faktor pendekatan belajar

Faktor internal

Factor internal yang mempengaruhi prestasi belaj yang pertama adalah Aspek fisiologis. Untu memperoleh hasil prestasi belajar Kebugaran tubu dan kondisi panca indera perlu dijaga dengan cara makanan/minuman bergizi, istirahat, olah raga. Tentunya banyak kasus anak yang prestasinya turu karena mereka tidak sehat secara fisik. Contoh kec terserang pileg di waktu ujian. Bisa gaswat kan. Mak dari itu, perhatikan kesehatan tubuh untu mendukung prestasi belajar.

Yang kedua dari factor eksternal adalah Aspe psikologis. Aspek psikologis ini Meliputi : inteligens sikap, bakat, minat, motivasi dan kepribadian. Fact psikologis ini juga merupakan factor kuat da prestasi belajar, intelegensi memang bis dikembangkang, tapi sikap, minat, motivasi da kepribadian sangat dipengaruhi oleh factor psikolo diri kita sendiri. Oleh karena itu, berjuanglah untu terus mendapat suplai motivasi dari lingkunga sekitar, kuatkan tekad dan mantapkan sikap de masa depan yang lebih cerah. Berprestasilah.

Faktor eksternal

Selain faktor internal, prestasi belajar ju dipengaruhi oleh faktor eksternal. Faktor ekstern meliputi beberapa hal, yaitu:

1. Lingkungan sosial, meliputi : teman, guru, keluar dan masyarakat.

Lingkungan sosial, adalah lingkungan diman seseorang bersosialisasi, bertemu dan berinterak dengan manusia disekitarnyaHal pertama yan menjadi penting dari lingkungan sosial adala pertemanan, dimana teman adalah sumber motivasi sekaligus bisa menjadi sumber menurunnya presta Posisi teman sangat penting, mereka ada begit dekat dengan kita, dan tingkah laku yang merek lakukan akan berpengaruh terhadap diri kita. Kala kalian sudah terlanjur memiliki lingkungan pertemana yang lemah akan motivasi belajar, sebisa mungki arahkan teman-teman kalian untuk belaja Setidaknya dengan cara itu kaluan bisa memposisika diri sebagai seorang pelajar.

Guru, adalah seorang yang sangat berhubunga dengan prestasi belajar. Kualitas guru di kelas, bis mempengaruhi bagaimana kita balajar dan bagaiman minat kita terbangun di dalam kelas. Memang pad kenyataanya banyak siswa yang merasa guru merek tidak memberi motivasi belajar, atau mungki suasana pembelajaran yang monoton. Hal ini berpengaruh terhadap proses pembelajaran. saran saya, hormatilah guru kalian, seberapapun tida menariknya proses belajar kalian, hehe… op hubungane?

Keluarga, juga menjadi faktor yang mempengaru prestasi belajar seseorang. Biasanya seseorang yan memiliki keadaan keluarga yang berantakan (broke home) memiliki motivasi terhadap prestasi yan rendah, kehidupannya terlalu difokuskan pad pemecahan konflik kekeluargaan yang ta berkesudahan. Maka dari itu, bagi orang tu jadikanlah rumah keluarga kalian surga, karena jik tidak, anak kalian yang baru lahir beberapa tahu lamanya, belum memiliki konsep pemecahan konfli batin yang kuat, mereka bisa stress melihat tingka kalian wahai para orang tua yang suka bertengka dan stress itu dibawa ke dalam kelas.

Yang terkahir adalah masyarakat, gampangny seorang yang hidup dimasyarakat akademik merek akan mempertahankan gengsinya dalam hal akademi di hadapan masyarakatnya (ini menurut saya). Ja lingkungan masyarakat mempengaruhi pola pik seorang untuk berprestasi. Masyarakat juga, denga segala aktifitas kemasyarakatannya mepengaru tidakan seseorang, begitupun juga berpengaru terhadap siswa dan mahasiswa.

2. Lingkungan non-sosial, meliputi : kondisi ruma sekolah, peralatan, alam (cuaca). Non-sosial seper hal nya kondiri rumah (secara fisik), apakah ra bersih, aman, terkendali dari gangguan yan menurunkan prestasi belajar. Sekolah ju mempengaruhi prestasi belajar, dari pengalama saya, ketika anak pintar masuk sekolah biasa-bias saja, prestasi mereka bisa mengungguli teman-tema yang lainnya. Tapi, bila disandingkan dengan presta temannya yang memiliki kualitas yang sama sa lulus, dan dia masuk sekolah favorit dan berkualita prestasinya biasa saja. Artinya lingkungan sekola berpengaruh. Cuala alam, berpengaruh terhada mood.


Video Terkait

Kategori ekonomi