Contoh Jurnal Laba Ditahan

Contoh Jurnal Laba Ditahan

1. Transaksi April 2014 atas usaha bengkel Pak Anggi bernama BENGKEL MAJU adalah sebagai berikut: 1 April Tn.Anggi mendirikan BENGKEL MAJU dengan menyetor uang pribadinya ke kas perusahaan sebesar 30.000.000 5 April Untuk menambah kas perusahaan, Tn. Anggi meminjam uang ke Bank sebesar 10.000.000 8 April Perusahaan Tn. Anggi membeli perlengkapan bengkel sebesar 13.000.000 secara tunai. 9 April Tn. Anggi mengambil uang kas prusahaan untuk keperluan pribadi sebesar 1.500.000 15 April Tn. Anggi membli perlengkapan bengkel dari toko ERLANGGA sebesar 2.000.000 secara kredit. 19 April Tn. Anggi membayar sebagian hutangnya pada toko ERLANGGA sebesar 5.000.000 21 April Tn. Anggi menerima pendapatan jasa bengkel 5.000.000 22 April Tn. Anggi memayar gaji pegawai 1.500.000 25 April Tn. Anggi melakukan jasa perbaikan mobil sebesar 1.000.000 dan pembayarannya akan diterima 1 bulan kemudian 27 April Perlengkapan bengkel yang sudah terpakai sebesar 800.000 30 April Tn. Anggi membayar uang sewa ruko sebesar 700.000 untuk 2 bulan Diminta: Buatlah Jurnal Umum, Buku Besar, Neraca, Buatlah Laporan Keuangan dari transaksi di atas! JAWABAN 1. Pelaporan yang dimaksud adalah menyusun laporan keuangan yang terdiri atas laporan laba rugi, laporan laba yang ditahan (PT), dan neraca. 2. Jasa Pemeriksaan (auditing), Jasa Perpajakan (tax service), Jasa Akuntansi (accounting service), Jasa Konsultasi Manajemen (manajement advisory service). 3. Perusahaan dagang adalah badan usaha yang kegiatannya membeli barang, menyimpan sementara, tidak mengubah bentuk dan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen dengan harapan memperoleh laba sebesar selisih antara harga jual dengan harga pokok. Perusahaan ini juga menjual produk ke pelanggan, tetapi perusahaan ini tidak memproduksi sendiri barang yang akan dijual. Perusahaan membeli dari perusahaan lain barang yang akan dijualnya. Contoh perusahaan dagang adalah pedagang eceran, supermarket, alfamart, dan sebagainya. Persekutuan Komanditer (CV) adalah perseroan yang didirikan untuk menjalankan suatu usaha yang dibentuk oleh satu orang atau lebih sebagai pihak yang bertanggung jawab renteng (solider) dan satu orang atau lebih sebagai pihak lain yang mempercayakan uangnya (Lupiyoadi dan Wacik, 1998).

Daftar Isi

1. 1. Transaksi April 2014 atas usaha bengkel Pak Anggi bernama BENGKEL MAJU adalah sebagai berikut: 1 April Tn.Anggi mendirikan BENGKEL MAJU dengan menyetor uang pribadinya ke kas perusahaan sebesar 30.000.000 5 April Untuk menambah kas perusahaan, Tn. Anggi meminjam uang ke Bank sebesar 10.000.000 8 April Perusahaan Tn. Anggi membeli perlengkapan bengkel sebesar 13.000.000 secara tunai. 9 April Tn. Anggi mengambil uang kas prusahaan untuk keperluan pribadi sebesar 1.500.000 15 April Tn. Anggi membli perlengkapan bengkel dari toko ERLANGGA sebesar 2.000.000 secara kredit. 19 April Tn. Anggi membayar sebagian hutangnya pada toko ERLANGGA sebesar 5.000.000 21 April Tn. Anggi menerima pendapatan jasa bengkel 5.000.000 22 April Tn. Anggi memayar gaji pegawai 1.500.000 25 April Tn. Anggi melakukan jasa perbaikan mobil sebesar 1.000.000 dan pembayarannya akan diterima 1 bulan kemudian 27 April Perlengkapan bengkel yang sudah terpakai sebesar 800.000 30 April Tn. Anggi membayar uang sewa ruko sebesar 700.000 untuk 2 bulan Diminta: Buatlah Jurnal Umum, Buku Besar, Neraca, Buatlah Laporan Keuangan dari transaksi di atas! JAWABAN 1. Pelaporan yang dimaksud adalah menyusun laporan keuangan yang terdiri atas laporan laba rugi, laporan laba yang ditahan (PT), dan neraca. 2. Jasa Pemeriksaan (auditing), Jasa Perpajakan (tax service), Jasa Akuntansi (accounting service), Jasa Konsultasi Manajemen (manajement advisory service). 3. Perusahaan dagang adalah badan usaha yang kegiatannya membeli barang, menyimpan sementara, tidak mengubah bentuk dan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen dengan harapan memperoleh laba sebesar selisih antara harga jual dengan harga pokok. Perusahaan ini juga menjual produk ke pelanggan, tetapi perusahaan ini tidak memproduksi sendiri barang yang akan dijual. Perusahaan membeli dari perusahaan lain barang yang akan dijualnya. Contoh perusahaan dagang adalah pedagang eceran, supermarket, alfamart, dan sebagainya. Persekutuan Komanditer (CV) adalah perseroan yang didirikan untuk menjalankan suatu usaha yang dibentuk oleh satu orang atau lebih sebagai pihak yang bertanggung jawab renteng (solider) dan satu orang atau lebih sebagai pihak lain yang mempercayakan uangnya (Lupiyoadi dan Wacik, 1998).


1. Kas(D) Rp 30.000.000
Modal(K) Rp 30.000.000
8. Beban Perlengkapan (D) Rp 13.000.000
Kas (K) Rp 13.000.000
9. Prive (D) Rp 1.500.000
Kas (K) Rp 1.500.000
15. Beban Perlengkapan Rp 3.000.000
Utang usaha Rp 3.000.000
19. Utang usaha Rp 5.000.000
Kas Rp 5.000.000
21. Kas Rp 5.000.000
Pendapatan jasa Rp 5.000.000
22. Beban gaji Rp 1.500.000
Kas Rp 1.500.000

Video Terkait

Kategori akuntansi