1.apa yang di maksud bidang pribadi dalam bimbingan konseling?2.apa yang di maksud bidang sosial dalam bimbingan konseling?3.apa yang di maksud bidang belajar dalam bimbingan konseling?4.apa yang di maksud bidang karir dalam bimbingan konseling?
1. 1.apa yang di maksud bidang pribadi dalam bimbingan konseling?2.apa yang di maksud bidang sosial dalam bimbingan konseling?3.apa yang di maksud bidang belajar dalam bimbingan konseling?4.apa yang di maksud bidang karir dalam bimbingan konseling?
1)bidang pribadi adalah hal yang bisa di nilai oleh pribadi seseorang itu sendiri
2)bidang sosial adalah bidang yg di nilai oleh orang banyak
3)bidang belajar dapat di tentukan saat kita berada di sekolah saat belajar
4)bidang karir hanya dapat di tentukan saat kita menempuh karir atau bekerja
2. 1. Apa yang dimaksud dengan bimbingan konseling? 2. Apa tujuan dari Bimbingan Konseling? 3. Bidang layanan apa saja yang diberikan dalam layanan bimbingan konseling?
Jawaban:
1.Bimbingan dan Konseling adalah proses interaksi antara konselor dengan konseli baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu konseli agar dapat mengembangkan potensi dirinya ataupun memecahkan permasalahan yang dialaminya.
2.Secara khusus bimbingan dan konseling bertujuan membantu peserta didik agar dapat mencapai tujuan-tujuan perkembangannya yang meliputi aspek pribadi, sosial, belajar (akademik), dan karir.
3.Terdapat empat bidang bimbingan dan konseling yang menjadi ruang lingkup pelayanan. Keempat bidang bimbingan dan konseling tersebut adalah:
A. Bidang Bimbingan Pribadi
Bidang bimbingan pribadi yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami, menilai, mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat, serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistik.
B. Bidang Bimbingan Sosial
Bidang bimbingan sosial yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya, anggota keluarga dan warga lingkungan sosial.
C. Bidang Bimbingan Belajar
Bidang bimbingan belajar yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri, serta membantu peserta didik untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik dalam menguasai pengetahuan dan ketrampilan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian
D. Bidang Bimbingan Karir
Bimbingan karir adalah layanan bimbingan yang diberikan kepada individu untuk dapat merencanakan dan mengembangkan masa depannya, berkaitan dengan dunia pendidikan maupun dunia karir.
3. Bagaimana pendekatan ilmiah dan teknologi dalam bimbingan konseling terhadap masalah ² yang ada ?
Jawaban:
Dalam bimbingan konseling, pendekatan ilmiah dan teknologi memiliki peran penting dalam menangani berbagai masalah yang dihadapi oleh individu. Pendekatan ilmiah melibatkan penggunaan metode penelitian dan analisis data untuk memahami akar masalah secara mendalam. Konselor menggunakan prinsip ilmiah untuk mengidentifikasi pola perilaku dan faktor penyebab masalah, sehingga mereka dapat merancang intervensi yang efektif dan berbasis bukti.
Di sisi lain, teknologi juga memainkan peran vital dalam bimbingan konseling modern. Konselor menggunakan alat-alat teknologi, seperti aplikasi kesehatan mental, platform daring, dan telekonseling, untuk menyediakan layanan konseling yang mudah diakses dan fleksibel. Teknologi memungkinkan konselor untuk memberikan dukungan secara daring, memfasilitasi sesi konseling jarak jauh, dan memberikan materi pendidikan melalui berbagai media, termasuk video dan teks interaktif.
Dengan menggabungkan pendekatan ilmiah dan teknologi, konselor dapat mengidentifikasi solusi yang efektif berdasarkan bukti empiris dan menyediakan layanan yang responsif terhadap kebutuhan individu. Pendekatan ini memungkinkan bimbingan konseling menjadi lebih efisien, efektif, dan terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam mengatasi berbagai masalah kehidupan.
4. Cermati kalimat berikut!Ketika berlibur ke kota bandung, ayahku membelikan aku buku berjudul BimbinganDan Konseling Dalam Berbagai Latar Kehidupan.Perbaikan ejaan yang tepat pada kalimat tersebut adalah....A. Ketika berlibur ke kota Bandung, ayahku membelikan aku buku berjudulBimbingan dan Konseling Dalam Berbagai Latar Kehidupan.B. Ketika berlibur ke kota Bandung, ayahku membelikan aku buku berjudulBimbingan dan Konseling dalam Berbagai Latar Kehidupan.C. Ketika berlibur ke Kota Bandung, ayahku membelikan aku bukuberjudul Bimbingan Dan Konseling Dalam Berbagai Latar Kehidupan.D. Ketika berlibur ke Kota Bandung, ayahku membelikan aku bukuberjudul Bimbingan dan Konseling dalam berbagai latar kehidupan.
Jawaban:
D.ketika berlibur ke Kota Bandung,ayahku membelikan aku buku berjudul Bimbingan dan Konseling dalam berbagai latar kehidupan
5. contoh gambar slogan tentang pelajaran bimbingan konseling
contoh slogan Bimbingan Konseling
Sikap Merubah Segalanya!
6. sebutkan 3 prinsip bidang layanan bimbingan dan konseling!
Jawaban:
1. dapat menyelesaikan masalah yang di hadapi
2. bimbingan harus fokus pada individu yang di bimbing
3. bimbingan harus luwes dengan indentifikasi kebutuhan yang di sarasakan oleh individu yang di bimbing.
Jawaban:
.Layanan bimbingan dan konseling merupakan proses pemberian bantuan yang diberikan kepada siswa secara terus menerus agar tercapai kemandirian dalam pemahaman diri, sehingga siswa sanggup mengarahkan dirinya sesuaidengan tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
2. fungsi bimbingan konseling - LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING. Pelayanan Bimbingan dan konseling mengemban beberapa fungsi, yaitu : (1) fungsi pencegahan (preventif), (2) pemahaman, (3) pengentasan, (4) pemeliharaan, (5) penyaluran, (6) penyesuaian, (7) pengembangan, (8) perbaikan, dan (9) advokasi.
3.Prinsip-prinsip Bimbingan Konseling, yaitu:
°Bimbingan adalah suatu proses yang membantu individu agar mereka dapat menyelesaikan masalah yang dihadapinya.
•Bimbingan hendaknya berfokus pada individu yang di bimbing.
•Bimbingan harus luwes dengan identifikasi kebutuhan yang dirasakan oleh individu yang dibimbingnya.
•Bimbingan dan Konseling diperuntukkan bagi semua konseler yang berarti bahwa bimbingan ini baik yang bermasalah maupun yang tidak bermasalah dalam hal ini menggunakan pendekatan yang di dalam bimbingan lebih bersifat preventif dan pengembangan dari pada penyembuhan.
•Bimbingan bukan hanya tugas atau tanggung jawab konselor, tetapi juga guru-guru dan kepala sekolah/madrasah sesuai dengan tugas dan peran masing-masing.
4.1) Asas Kerahasiaan
2) Asas Kesukarelaan
3) Asas Keterbukaan
4) Asas Kekinian
5) Asas Kemandirian
6) Asas Kegiatan
5. a. Bidang Bimbingan Pribadi
b. Bidang Bimbingan Sosial
c. Bidang Bimbingan Belajar
d. Bidang Bimbingan Karier
7. contoh tema bimbingan konseling untuk mading
Jawaban:
tentang larangan pergaulan bebas,larangan menggunakan obat-obatan terlarang
8. contoh masalah bimbingan konseling dalam belajar
Jawaban:
1. Suka lupa tugas dan tanggung jawab karena over enjoy dan guru lalai.
2. Sulit dinasehati, kebal-bebal karena efek stres yang bertubi-tubi baik dari sekolah, keluarga dan lingkungan bermain.
3. Bandel/tak patuh/suka melawan karena salah didik-asuh baik dari keluarga atau sekolah.
4. Tak peduli kesulitan guru karena mereka dicuekin, tidak dipedulikan keluarga dan sekolah.
5. Mudah bete-stres karena bekal akal mental yang lemah/lelah.
maaf kalo salah & semoga membantu
9. buatlah artikel berjudul bk (bimbingan konseling) it's ok
Bimbingan Konseling : Kenakalan Remaja Atau Kenakalan Orang Tua ?
Akhir-akhir ini fenomena kenakalan remaja makin meluas. Bahkan hal ini sudah terjadi sejak dulu. Para pakar psikolog selalu mengupas masalah yang tak pernah habis-habisnya ini. Kenakalan Remaja, seperti sebuah lingkaran hitam yang tak pernah putus. Sambung menyambung dari waktu ke waktu, dari masa ke masa, dari tahun ke tahun dan bahkan dari hari ke hari semakin rumit. Masalah kenalan remaja merupakan masalah yang kompleks terjadi di berbagai kota di Indonesia. Sejalan dengan arus modernisasi dan teknologi yang semakin berkembang, maka arus hubungan antar kota-kota besar dan daerah semkain lancar, cepat dan mudah. Dunia teknologi yang semakin canggih, disamping memudahkan dalam mengetahui berbagai informasi di berbagai media, disisi lain juga membawa suatu dampak negatif yang cukup meluas diberbagai lapisan masyarakat.
Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanak-kanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya, maupun trauma terhadap kondisi lingkungannya, seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri.
Mengatasi kenakalan remaja, berarti menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena merasa ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman, maupun lingkungannya sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut. Trauma-trauma dalam hidupnya harus diselesaikan, konflik-konflik psikologis yang menggantung harus diselesaikan, dan mereka harus diberi lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. Pertanyaannya : tugas siapa itu semua ? Orang tua-kah ? Sedangkan orang tua sudah terlalu pusing memikirkan masalah pekerjaan dan beban hidup lainnya. Saudaranya-kah ? Mereka juga punya masalah sendiri, bahkan mungkin mereka juga memiliki masalah yang sama. Pemerintah-kah ? Atau siapa ? Tidak gampang untuk menjawabnya. Tetapi, memberikan lingkungan yang baik sejak dini, disertai pemahaman akan perkembangan anak-anak kita dengan baik, akan banyak membantu mengurangi kenakalan remaja. Minimal tidak menambah jumlah kasus yang ada.
Kenakalan remaja, merupakan salah si anak? atau orang tua? Karena ternyata banyak orang tua yang tidak dapat berperan sebagai orang tua yang seharusnya. Mereka hanya menyediakan materi dan sarana serta fasilitas bagi si anak tanpa memikirkan kebutuhan batinnya. Orang tua juga sering menuntut banyak hal tetapi lupa untuk memberikan contoh yang baik bagi si anak. Sebenarnya kita melupakan sesuatu ketika berbicara masalah kenakalan remaja, yaitu hukum kausalitas. Sebab, dari kenakalan seorang remaja selalu dikristalkan menuju faktor eksternal lingkungan yang jarang memerhatikan faktor terdekat dari lingkungan remaja tersebut dalam hal ini orangtua. Kita selalu menilai bahwa banyak kasus kenakalan remaja terjadi karena lingkungan pergaulan yang kurang baik, seperti pengaruh teman yang tidak benar, pengaruh media massa, sampai pada lemahnya iman seseorang.
Ketika kita berbicara mengenai iman, kita mempersoalkan nilai dan biasanya melupakan sesuatu, yaitu pengaruh orangtua. Didikan orangtua yang salah bisa saja menjadi faktor sosiopsikologis utama dari timbulnya kenakalan pada diri seorang remaja. Apalagi jika kasus negatif menyerang orangtua si remaja, seperti perselingkuhan, perceraian, dan pembagian harta gono-gini. Mungkin kita perlu mengambil istilah baru, kenakalan orangtua.
Orang tua, sering lupa bahwa prilakunya berakibat pada anak-anaknya. Karena kehidupan ini tidak lepas dari contek-menyontek prilaku yang pernah ada. Bisa juga karena ada pembiaran terhadap perilaku yang mengarah pada kesalahan, sehingga yang salah menjadi kebiasaan. Para orang tua jangan berharap anaknya menjadi baik, jika orang tuanya sendiri belum menjadi baik. Sebenarnya nurani generasai ingin menghimbau “Jangan ajari kami selingkuh, jangan ajari kami ngomong jorok, tidak jujur, malas belajar, malas beribadah, terlalu mencintai harta belebihan dan lupa kepada Sang Pencipta, yaitu Allah.
Tulisan ini mencoba mengajak merenung bagi kita para orangtua, bahwa kenakalan tak selalu identik dengan remaja, tapi justru banyak kenakalan yang dilakukan oleh para orangtua (di rumah, di masyarakat, dan di pemerintahan) yang akhirnya juga menjadi inspirasi remaja untuk berbuat nakal. Menyedihkan memang!
10. Tuliskan kesimpulan dari materi bimbingan konseling disiplin diri
Jawaban:
kesimpulan dari materi bimbingan konseling disiplin diri adalah membuat diri lebih taat dan tertib akan aturan yang berlaku di lingkungan sekolah mau pun di lingkungan masyarakat dan membuat kita menjadi lebih tegas dan disiplin
disiplin yang mengacu pada sebuah sikap kesadaran dan kepatuhan seseorang dalam menaati peraturan dan norma yang berlaku tanpa adanya paksaan dari luar. Sikap disiplin memiliki beberapa tujuan, yang semuanya dimaksudkan untuk memperbaiki diri dan menciptakan sebuah keteraturan hidup.
11. sebutkan dan jelaskan bidang layanan bimbingan dan konseling
Jawaban:
Bidang Pengembangan Pribadi.
Bidang Pengembangan Sosial.
Bidang Pengembangan Belajar.
Bidang Pegembangan Karier.
Bidang Pengembangn Kehidupan Beragama.
Bidang pengembangan Kehidupan Berkeluarga.
Penjelasan:
1. BIDANG PENGEMBANGAN PRIBADI
Dalam Bidang Bimbingan Pribadi, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami, menilai, dan mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat, serta kondisi yang sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya. Bidang bimbingan pribadi bertujuan untuk membantu peserta didik dalam mengenal diri sendiri agar dapat menjadi pribadi yang baik dan dapat mengambil keputusan tentang dirinya sendiri.
2. BIDANG PENGEMBANGAN SOSIAL
Dalam Bidang Bimbingan Sosial, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya, anggota keluarga, dan warga lingkungan sosial yang lebih luas. Bidang ini bertujuan membantu peserta didik memahami diri kaitannya dengan interaksi dirinya dengan lingkungan dan etika yang didasari dengan budi pekerti luhur dan tanggung jawab sosial.
3. BIDANG PENGEMBANGAN BELAJAR
Bimbingan Belajar, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri. Bidang ini bertujuan membantu peserta didik dalam mengenal, menumbuhkan dan mengembangkan diri, sikap dan kebiasaan belajar yang baik untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan program belajar di sekolah.
jawabannya lanjut di komenter yh
12. Apa pandangan untuk membuat judul skripsi brogram studi bimbingan dan konseling ?
pandangan saya adalah seberapa efektifnya bimbingan dan konseling serta seberapa besar bimbingan konseling berefek bagi kehidupan pelajarpandangan saya adalah bagaimana cara menerapkan metode yang tepat pada saat bimbingan dengan cara pendekatan dan mengetahui tiap-tiap hal yang terkait agar menjadi lebih baik.
13. No.Date:1. Apa itu bimbingan dan konseling?2. Sebutkan dan jelaskan bidang layanan bimbingan dan konseling!3. Sebutkan jenis layanan bimbingan dan konseling!4.Tugas Perkembangan Peserta didik5.Sebutkan dan jelaskan fungsi bimbingan dan konseling!u
Penjelasan:
1. Bimbingan dan Konseling (BK) Bimbingan dan Konseling adalah proses interaksi antara konselor dengan konseli baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu konseli agar dapat mengembangkan potensi dirinya ataupun memecahkan permasalahan yang dialaminya.
14. contoh penerapan asas bimbingan konseling
Jawaban:Asas Kegiatan,Asas Keterbukaan,Asas Kesukarelaan
Jawaban:
Berikut asas-asas yang terdapat dalam bimbingan konseling beserta contohnya :
1.Asas Kerahasiaan::
Contoh :
Ada seorang konseli yang menceritakan kepada konselor bahwa seorang konseli itu memiliki penyakit HIV yang dididapnya sejak lama.maka seorang konselor harus bias menjaga kerahasiaan tersebut agar penyakit konseli itu tidak diketahui oleh banyak orang.
2.Asas Kesukarelaan
Contoh :
Ada seorang peserta didik yang yang selalu tidak masuk dikarenakan tidak suka pada salah satu mata pelajaran disekolahnya. Sebagai guru konselor seharusnya kita harus mengubah sikap/perilaku konseli tersebut agar dapat suka pada mata pelajaran tersebut dengan selalu membina dan mengembangkannya.
3.Asas Keterbukaan
Contoh :
Ada seorang konseli yang memiliki sifat tertutup,sebagai konselor kita harus dapat mengubah konseling untuk berbicara secara terbuka dan tidak berpura-pura dalam menceritakan masalah pribadinya sendiri.sehingga konseli dapat berbicara jujur dan merasa nyaman dalam menyampaikan masalhnya.
4.Asas Kegiatan
Contoh :
Seorang konselor harus harus bias membuat suatu program kegiatan.seperti ospek (maba) maupun MOS (siswa baru), agar konseli / peserta didik dapat mengenalai lingkungan yang baru serta mampu untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan yang baru.
SEMOGA MEMBANTU
15. Sebutkan perbedaan bimbingan dan konseling beserta contoh
Kelas : IX
Pelajaran : Bimbingan Konseling
Kategori : -
Kata Kunci : Perbedaan Bimbingan dan Konseling
Kode :-
Pembahasaan :
Bimbingan ialah pertolongan atau bantuan yang diberikan kepada individu atau sekumpulan individu dalam mengatasi atau menghindarkan kesulitan dan keresahan hidupnya, agar individu yang bersangkutan dapat mencapai kesejahteraan dalam kehidupan yang di alaminya. Dan bimbingan lebih cenderung dilakukan untuk mencegah pelanggaran sosial atau sebelum pelanggaran sosial itu terjadi. Salah satu contoh bimbingan adalah Seminar Anti Narkoba, Seminar Anti HIV/AIDS dan lain lain.
Konseling atau penyuluhan ialah suatu proses pemberian pertolongan atau bantuan yang dikerjakan oleh seorang ahli (disebut konselor/pembimbing) kepada individu yang mengalami sesuatu macam masalah (disebut konseli) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi oleh klien. Dan konseling lebih cenderung dilakukan sesudah masalah ataupun pelanggaran sosial terjadi yang dilakukan dengan pertemuan tatap muka antara dua orang manusia yaitu antara konselor dan klien. Salah satu contoh Konseling adalah Rehabilitasi Pengguna Narkotika, Rehabilitasi Pengidap HIV AIDS dan lain lain.
- Hubungan antara bimbingan dan konseling
Menurut Mohamad Surya (1988), ada tiga pandangan mengenai hubungan antara bimbingan dan konseling.
Pandangan pertama berpendapat bahwa bimbingan sama dengan konseling. Kedua istilah tidak mempunyai perbedaan yang mendasar.
Pandangan kedua berpendapat bahwa bimbingan berbeda dengan konseling, baik dasar maupun cara kerja. Menurut pandangan kedua, bimbingan merupakan pendidikan sedangkan konseling merupakan psikoterapi yaitu usaha untuk menolong individu yang mengalami masalah serius.
Pandangan ketiga berpendapat bahwa bimbingan dan konseling merupakan kegiatan yang terpadu, keduanya tidak saling terpisah.Berkaitan dengan pandangan ketiga ini, Downing (1998); Hansen, Stefic, dan Warner (1977) dalam Prayitno (1978), menyatakan bahwa bimbingan adalah suatu pelayanan khusus yang terorganisasi dan terintegrasi ke dalam program sekolah untuk menunjang kegiatan perkembangan siswa secara optimal, sedangkan konseling adalah usaha pemberian bantuan kepada murid secara perorangan dalam mempelajari cara-cara baru guna penyesuaian diri.
16. 1.APA ITU KLIEN DALAM BIMBINGAN KONSELING? 2.APA ITU"KASUS" DALAM BIMBINGAN KONSELING?
Jawaban:
1.Klien adalah individu yabg diberi bantuan profesional oleh seorang konselor atas permintaan sendiri atau atas pemintaan orang lain.
2.
Program bimbingan dan konseling telah di selenggarakan oleh beberapa sekolah/madrasah di indonesia, program dan layanan yang bervariasi, tetapi dasarnya sama. Perubahan didasarkan atas kepercayaan bahwa program bimbingan konseling itu perlu dan akan bermanfaat dalam pembinaan siswa.
Bimbingan dan Konseling adalah dua pengertian yang berhubungan dengan profesi pemberian pertolongan, berupa bimbingan dan bantuan kepada individu atau kelompok siswa yang mengalami kesulitan dalam pendidikan, memilih jurusan, jabatan maupun dalam kesulitan pribadi dan penyesuaian diri dengan masyarakat dan lingkungannya.
*Pengertian Bimbingan
-Menurut Arifin H. M. (1982)
Bimbingan menurut agama islam adalah usaha pemberian bantuan kepada seseorang yang mengalami kesulitan baik lahiriah maupun batiniah yang menyangkut kehidupannya di masa kini dan di masa mendatang.
-Menurut Miller
Bimbingan adalah proses bantuan terhadap individu untuk mencapai pemahaman dan pengarahan individu dalam penyesuaian diri terhadap keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
-Menurut Jones, Staffire & Stewart (1970)
Bimbingan adlah bantuan yang diberikan kepada individu dalam membuat pilihan-pilihan dan penyesuaian-penyesuaian yang bijaksana
-Menurut Crow dan Crow (1950)
Bimbingan adalah bantuan yang disediakan oleh konselor/guru bimbingan konseling kompeten untuk individu-individu agar mereka dapat mengarahkan hidupnya sendiri, mengembangkan pandangannya sendiri, mengambil keputusan sendiri dan menaggung konsekuennya sendiri.
-Menurut Shertzer Stone (1981)
Bimbingan adalah suatu proses membantu para individu memahami diri mereka dan dunia mereka.
-Menurut Mortensen & Schmuller (1976)
Bimbingan dapat diartikan sebagai bagian dari keseluruhan pendidikan yang membantu menyediakan kesempitan-kesempitan pribadi dan layanan staf dengan cara mana setiap individu dapat mengembangkan kemampuan-kemampuan dan kesanggupan sepenuh-penuhnya sesuai dengan ide-ide demokrasi.
-Menurut Prayitno (1994)
Bimbingan adalah proses bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa, agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada agar dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang ada.
*Pengertian Konseling
-Menurut Jones, A. J. (1963)
Konseling adalah membicarakan suatu masalah dengan orang lain dimana orang yang diajak bicara mempunyai pengalaman ataupun kemampuan yang tidak dimiliki oleh orang yang dihadapinya.
-Menurut Rogers. C
Dalam konseling, sumber kekuatan yang ada pada setiap manusia dibuka sehingga dapat mendorong individu kearah kedewasaan.
-Menurut McDaniel (1956)
Konseling adalah suatu rangkaian pertemuan langsung dengan individu yang ditujukan pada pemberian bantuan kepadanya untuk dapat menyesuaikan dirinya secara lebih efektif dengan dirinya sendiri dan dengan lingkungannya.
-Menurut Tolbert (1959)
Konseling adalah hubungan pribadi yang dilakukan secara tatap muka antara dua orang, dalam mana konselor melalui hubungan itu dan kemampuan-kemampuan khusus yang dimilikinya, menyediakan situasi belajar dalam mana konseli dibantu untuk memahami diri sendiri, keadaannya sekarang, dan keadaan masa depan yang dapat ia ciptakan dengan menggunakan potensi-potensi yang dimilikinya.
-Menurut Bernard dan Fullmer (1969)
Konseling meliputi pemahan dan hubungan individu untuk mengungkapkan kebutuhan-kebutuhan, motivasi, dan potensi-potensi yang unik dari individu dan membantu individu yang bersangkutan untuk mempresiasi ketiga hal tersebut.
-Menurut A. C. English dalam Shertzer Stone (1981)
Konseling adalah proses dalam mana konselor membantu konseli membuat interpretasi-interpretasi tentang fakta-fakta yang berhubungan dengan pilihan, rencana, atau penyesuaian yang perlu dibuatnya.
Penjelasan:
semoga membantu
17. ceritakan atau contoh proses bimbingan konseling di rumah!
Jawaban:
belajar mandiri saat pandemi
Penjelasan:
maaf kalo salah
18. Mengapa bimbingan konseling harus dilaksanakan seorang yang ahli di bidangnya (profesional)
Jawaban:
karena jika dilakukan oleh sembarang orang bukannya memberikan bimbingan yang tepat malah jadi memberikan bimbingan yang kurang tepat
Jawaban:
karna jika bukan ahlinya malah berakibat tidak baik bagi murid2
Penjelasan:
maaf jika salah
19. Tuliskan kesimpulan tentang bimbingan konseling
Jawaban:
pendampingan pribadi baik moral akademik ataupun lainnya untuk menjadi pribadi yang baik
20. judul proposal penelitian tentang bimbingan konseling[
Jawaban:
bimbingan 0001
Penjelasan:
menampilkan hasil untuk penjelasan judulnya
21. Contoh layanan dasar bimbingan konseling
Berikut adalah beberapa contoh layanan dasar bimbingan konseling, yakni:
Membantu siswa mengembangkan kemampuan belajarnya.Membantu menentukan minat dan bakat siswa.Membantu peserta didik memecahkan masalanya.PembahasanLayanan dasar bimbingan konseling adalah kegiatan membantu seseorang untuk meningkatkan atau mengembangkan kemampuan dirinya agar menjadi lebih maksimal. Dalam dunia pendidikan, bimbingan konseling bertugas memantau meningkatkan perkembangan peserta didik. Tujuan adanya layanan bimbingan konseling di sekolah adalah untuk meningkatkan kemampuan para siswa dalam berbagai hal, sepeti kepribadian, hubungan sosial, akademik, dan menentukan minat bakat untuk karir kedepannya.
Dalam dunia pendidikan, pemberian layanan dasar bimbingan konseling terdiri dari beberapa cara, yakni:
Bimbingan kelompok. Cara ini dilakukan dengan membentuk kelompok-kelompok kecil, kemudian pembimbing memberikan bantuan layanan bimbingan konseling.Kolaborasi dengan guru kelas. Pada cara ini, guru kelas berperan mencari informasi tentang para siswa, kemudian membantu menentukan aspek-aspek yang harus dibimbing dan membantu memecahkan masalah yang ada pada siswa.Kolaborasi dengan orang tua. Cara ini dilakukan dengan peran orang tua yang aktif memantau perkembangan anaknya di lingkungan rumah. Kemudian berdiskusi dengan pembimbing sekolah untuk dapat membantu mengembangkan kemampuan anak tersebut.Pelajari lebih lanjut
1. Materi tentang beberapa jenis bimbingan pada bimbingan konseling https://brainly.co.id/tugas/6908912
2. Materi tentang tugas dari bimbingan konseling https://brainly.co.id/tugas/43751379
3. Materi tentang pendapat para ahli tentang bimbingan konseling https://brainly.co.id/tugas/12823629
----------------------------------------------------------
Detail jawaban
Kelas: 2 SD
Mapel: Penjaskes
Bab: Bab 10 - Kegiatan di Lingkungan Sekolah
Kode: 2.22.10
#AyoBelajar
22. 1. Jelaskan pengertian Bimbingan dan koseling !2. Ada berapa bidang bimbingan dalam BK ? jelaskan?3. Apa saja fungsi Bimbingan dan konseling ?4. Sebutkan asas-asas Bimbingan dan konseling !5. Apa tujuan dari Bimbingan dan Konseling ?
Jawaban:
1. Jelaskan pengertian Bimbingan dan Konseling!
jawab :
Bimbingan dan Konseling adalah proses interaksi antara konselor dengan konseli baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu konseli agar dapat mengembangkan potensi dirinya ataupun memecahkan permasalahan yang dialaminya.
2. Ada berapa bidang bimbingan dalam BK? Jelaskan!
jawab :
1. BIMBINGAN PRIBADI
Merupakan bantuan yang diberikan kepada individu dalam hal memecahkan masalah-masalah yang sangat kompleks dan bersifat rahasia/pribadi sekali misalnya, masalah keluarga, persahabatan, cita-cita, dan sebagainya.
2. BIMBINGAN SOSIAL
Bimbingan pribadi-sosial merupakan suatu bimbingan yang diberikan oleh seorang ahli kepada individu atau kelompok, dalam membantu individu menghadapi dan memecahkan masalah-masalah pribadi-sosial, seperti penyesuaian diri, menghadapi konflik dan pergaulan.
3. BIMBINGAN BELAJAR
Bimbingan belajar adalah layanan bimbingan yang diberikan pada siswa untuk membentuk kebiasaan belajar yang baik, mengembangkan rasa ingin tahu dan menumbuhkan motivasi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan.
4. BIMBINGAN KARIER
Bimbingan karier adalah suatu usaha yang dilakukan untuk membantu individu(peserta didik) dalam memilih dan mempersiapkan suatu pekerjaan, termasuk didalamnya berupaya mempersiapkan kemampuan yang diperlukan untuk memasuki suatu pekerjaan.
Bimbingan karier tidak hanya sekedar memberikan respon kepada masalah-masalah yang muncul, akan tetapi juga membantu individu memperoleh pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan dalam pekerjaan.
3. Apa saja fungsi Bimbingan dan Konseling?
jawab :
1. Fungsi Pemahaman
2. Fungsi Preventif
3. Fungsi Pengembangan
4. Fungsi Penyembuhan
5. Fungsi Penyaluran
6. Fungsi Adaptasi
7. Fungsi Penyesuaian
8. Fungsi Perbaikan
9. Fungsi Fasilitasi
10. Fungsi Pemeliharaan
4. Sebutkan asas-asas Bimbingan dan Konseling!
jawab :
1. Asas Kerahasiaan
2. Asas Kesukarelaan
3. Asas Keterbukaan
4. Asas Kegiatan
5. Asas Kemandirian
6. Asas Kekinian
7. Asas Kedinamisan
8. Asas Keterpaduan
9. Asas Keharmonisan
10. Asas Keahlian
11. Asas Alih Tangan Kasus
5. Apa tujuan dari Bimbingan dan Konseling ?
jawab :
(1) Merencanakan kegiatan penyelesaian studi, perkembangan karir serta kehidupan-nya di masa yang akan datang
(2) Mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimilikinya seoptimal mungkin (3) Menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat serta lingkungan kerjanya
(4) Mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam studi, penyesuaian dengan lingkungan pendidikan, masyarakat, maupun lingkungan kerja.
Penjelasan:
Semoga membantu ya :)
23. contoh rancangan bimbingan konseling
Contoh Rancangan KonselingKonseling Behavioral
A. Identifikasi Tingkah Laku Tidak Tepat:
Klien yang mempunyai kebiasaan merokok berlebihan. Klien seorang mahasiswa semester I yang mampu menghabiskan 4 bungkus rokok perhari.
B. Deskripsi Masalah:
Perilaku merokok bagi anak remaja memberikan makna tersendiri, anak merasa memiliki jati diri yang ditunjukkan dengan perilaku merokok sebagaimana yang dilakukan oleh orang dewasa. Anak remaja beranggapan bahwa sikapnya tidak merugikan siapapun, lagipula rokok tersebut ia dapatkan tanpa harus mencuri misalnya, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Dengan merokok menurut dia akan mendapatkan kepuasan psikologis. Kepuasan psikologis inilah yang menjadikan alasan bahwa, perilakunya adalah suatu perilaku yang tepat dalam pandangan mereka. Di sisi lain, lingkungan kampus sudah barang tentu tidak mendukung sikap remaja tersebut sebagai tingkah laku tidak tepat, dilihat dari status klien sebagai mahasiswa, maupun dari segi kesehatan anak remaja tersebut.C. Prosedur Konseling (Tahap-tahap Konseling)1. Assesmenta. Setiap melakukan aktifitas apapun klien selalu menyertai kegiatan dengan merokokb. Kebiasaan merokok klien dimulai saat ia duduk dibangku SMPc. Klien selalu bergaul dengan para perokok, sehingga hal ini mengakibatkan klien merasa sikapnya dapat diterima oleh orang lain. Ini adalah sesuatu yang menyertai kebiasaan merokok selama inid. Motivasi utama klien adalah untuk mendapatkan kepuasaan secara psikologis, meskipun sebetulnya klien mengetahui bahwa secara norma dan nilai-nilai agama merokok adalah seuatu yang lebih banyak mengandung mudharatnya.e. Keinginan klien untuk berhenti sebenarnya ada dalam pikiran klien, tetapi kondisi lingkungan tidak mendukung untuk berubahf. Klien mempunyai keinginan kuat untuk masuk dalam organisasi kemahasiswaan. Tetapi organisasi yang diminati mewajibkan para anggotanya tidak boleh merokok.2. Goal SettingMengurangi kuantitas merokok dari 4 bungkus perhari menjadi 2 bungkus perhari, dan berhenti sama sekali dari kebiasaan merokokTechniques Implementationa. Covert Reinforcement : yakni memakai imaji untuk menghadiahi diri sendiri. Klien diminta untuk memasangkan antara tingkah laku yang tidak dikehendaki dengan imaji sesuatu yang ekstrim positif. Klien yang ingin menghilangkan kebiasaan merokok yang berlebihan, klien itu diminta membayangkan gambaran dirinya yang tidak sedang merokok dengan memiliki paru-paru yang bersih. Sekaligus ia juga dapat diminta untuk membayangkan gambaran dirinya sedang merokok, badannya berbau, paru-paru hitam, bajunya berlobang-lobang terpecik api rokok.b. Satiation Proses memberi reinforcement yang paling berlebihan justru kehilangan nilainya sebagai penguat, atau bahkan bernilai sebaliknya. Satiation dapat dilakukan dengan membanjiri klien dengan stimulus yang sama sehingga reinforcement menjadi tidak berharga atau dengan terus-menerus memberi reinforcementsampai respon malahan tidak dilakukan kembali. Klien yang ingin menghilangkan kebiasaan merokok, Konselor justru memberi klien dan memaksanya merokok terus menerus, sampai wajahnya hijau, atau muntah-muntah sesudah itu klien menjadi kehilangan hasrat untuk merokokEvaluation - TerminationMenguji apa yang dilakukan oleh klien terakhir, eksplorasi kemungkinan kebutuhan klien, membantu klien mentransfer apa yang dipelajari klien selama konseling ke tingkahlaku klien, dan memberi jalan untuk memantau secara terus menerus tingkah laku. Dalam hal ini klien setiap tahap proses konseling dan imajinasi melihat ada perubahan atau tidak sewaktu diminta untuk membayangkan sewaktu klien merokok dan saat tidak. Dikonfrontasi dengan perilaku yang nampak dan apa yang dikatakan.
24. Contoh masalah yang terkait dengan bimbingan dan konseling
Jawaban:
• Masalah Frustasi (Frustration Problem)
•Masalah Kecemasan (Anxiety Problem)
•Masalah Stres (Stress Problem)
•Masalah Depresi (Depression Problem)
•Masalah Konflik (Conflict Problem)
•Masalah Ketergantungan (Dependence Problem)
25. Apa kaitan Teknologi Pembelajaran dengan bidang Bimbingan dan Konseling di Sekolah?
Mapel: TIK.
Kelas: 10 SMA.
Bab: Penggunaan alat teknologi komunikasi dan informasi.
Jawaban dan Pembahasan :
Kaitan antara teknologi pembelajaran dengan bidang bimbingan dan konseling adalah sebagai berikut :
1. Dapat mengetahui siswa yang bolos sekolah.
2. Dapat mengetahui siswa yang terlambat datang ke sekolah.
3. Dapat berkomunikasi dengan orang tua siswa.
4. Dapat mengetahui jam belajar siswa di rumah.
*LYJ Notes*
26. pengertian bimbingan dan konseling +fungsi & tujuan bimbingan konseling
fungsinya itu , melatih sifat baik kita agar bisa menjadi karakter atau sifat yang mendidik contohnya aja dalam sekolah kita di kelas pasti membutuhkan seorang pemimpin yang dapat mencontohkan sifat dan karakter baik dalam diri kita dapat ditiru oleh orang lain...yang telah dibentuk karakter, sifat, dan iman yang baik dari kecil...
27. Contoh perbedaan bimbingan dan konseling
Jawaban:
Bimbingan
Bimbingan adalah memberi bantuan terhadap individu agar bisa menerima dan memahami diri dan lingkungan sekitarnya menyeseuaikan diri, dan menyesuaikan diri secara positif dan konstruktif terhadap norma dan tuntutan sehingga dapat mencapai kehidupan yang bermakna.
Konseling
Konseling adalah hubungan pribadi yang dilakukan secara tatap muka antarab dua orang dalam mana konselor melalui hubungan itu dengan kemampuan-kemampuan khusus yang dimilikinya, menyediakan situasi belajar. Dalam hal ini konseli dibantu untuk memahami diri sendiri, keadaannya sekarang, dan kemungkinan keadaannya masa depan yang dapat ia ciptakan dengan menggunakan potensi yang dimilikinya, demi untuk kesejahteraan pribadi maupun masyarakat.
Pengertian Bimbingan konseling
yaitu suatu bantuan yang diberikan oleh konselor kepada konseli agar konseli mampu menyelesaikan masalah yang dihadapinya dan juga mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya
-Persamaan Bimbingan dan Konseling
Persamaan antara bimbingan terletak pada tujuan yang hendak dicapai yaitu sama-sama diterapkan dalam program persekolahan, sama-sama berusaha untuk memandirikan individu, dan sama-sama mengikuti norma-norma yang berlaku di lingkungan masyarakat tempat kedua kegiatan itu diselenggarakan.
Perbedaan Bimbingan dan Konseling
Perbedaan antara bimbingan dan konseling terletak pada segi isi kegiatan dan tenaga yang menyelenggarakan.
Dari segi isi, bimbingan lebih banyak bersangkut paut dengan usaha pemberian informasi dan dan kegiatan pengumpulan data tentang siswa dan lebih menekankan pada fungsi pencegahan, sedangakan konseling merupakan bantuan yang dilakukan dalam pertemuan tatap muka antara dua orang manusia yaitu antara konselor dan klien.
Dari segi tenaga, bimbingan dapat dilakukan oleh orang tua, guru, wali kelas, kepala sekolah, orang dewasa lainnya. Namun, konseling hanya dapat dilakukan oleh tenaga-tenaga yang telah terdidik dan terlatih.
Dengan kata lain, konseling merupakan bentuk khusus bimbingan yaitu layanan yang diberikan oleh konselor kepada klien secara individu.
28. bimbingan konseling sebutkan contoh bersyukur tentang (nyawa)
bersyukur karena masih diberikan kehidupan, menjaga diri,beribadah kepada Tuhan YME dan menggunakan waktu,kesempatan sebaik baiknya ke hal yg lebih berguna bagi semua orang dan terutama kepada tuhan YME
29. bidang bimbingan dalam bimbingan konseling adalah?tolong dijawab dengan cepat
Jawaban:
Bidang Bimbingan Pribadi
Yaitu membantu siswa menemukan dan mengembangkan pribadi yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, mantap dan mandiri serta sehat jasmani dan rohani.
b. Bidang Bimbingan Sosial
Dalam bidang bimbingan sosial, pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah berusaha iriembatu pesrta didik meiigeiial dan berhubungan dengan lingkungan sosixlnya yang dilandasi budi pekerti, tanggung jawab kemasyarakatan dan kenegaraan.
c. Bidang Bimbingan Belajar
Dalam bimbingan belajar, layanan bimbingan konseling membantu peserta didik untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik dalam menguasai pengetahuan dan keterampilan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian serta mempersiapkan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi atau untuk teijun ke lapangan pekerjaan tertentu.
d. Bidang Bimbingan Karier
Dalam bidang bimbingan karier, pelayanan bimbingan dan konseling ditujukan untuk mengena potensi dirt, mengembangkan dan memantapkan
pilihan karier.
Penjelasan:
semoga membantu
Jawaban:
1. BIMBINGAN PRIBADI
Merupakan bantuan yang diberikan kepada individu dalam hal memecahkan masalah-masalah yang sangat kompleks dan bersifat rahasia/pribadi sekali misalnya, masalah keluarga, persahabatan, cita-cita, dan sebagainya.
Merupakan bimbingan yang diberikan pada individu dalam menghadapi pergumulan dalam batinnya sendiri, dalam mengatur diri, perawatan jasmani, pengisian waktu luang, pengaturan nafsu seksual, dan sebagainya.
Misalnya pada siswa remaja, mereka berhadapan dengan aku-nya yang lain dari pada sebelumnya. Contoh:peralihan dari perasaan sangat sedih menjadi sangat gembira, ingin meraih cita-cita tapi tidak mengetahui caranya.
Kemudian seorang mahasiswa yang berhadapan dengan aku-nya yang ditantang memikul tanggung jawab sebagai orang dewasa dan menghadapi realitas yang bertentangan dengan dirinya/keinginannya.
Klien, terutama para remaja pada umumnya malu untuk bertanya pada orang tua, atau pada orang dewasa lainnya, sedangkan bila bertanya pada teman sebaya juga tidak tahu.
3. Bimbingan menekankan bagaimana sikap dalam menghadapi masalah yang timbul
4. Bimbingan pribadi diberikan malalui bimbingan individual maupun kelompok.
Sebelum membahas tujuan bimbingan pribadi-sosial, maka terlebih dahulu akan dibahas mengenai tujuan bimbingan dan konseling itu sendiri yaitu sebagai berikut :
a) Tujuan bimbingan dan konseling
Secara khusus layanan bimbingan dan konseling bertujuan untuk membantu siswa agar dapat mencapai tujuan-tujuan perkembangan meliputi aspek sosial, belajar, dan karier. Bimbingan
pribadi sosial dimaksud untuk mencapai tujuan dan tugas perkembangan pribadi sosial dalam mewujudkan pribadi yang taqwa, mandiri , dan bertanggung jawab. Bimbingan belajar dimaksudkan untuk mencapai tujuan dan tugas perkembangan pendidikan. Bimbingan karier dimaksudkan untuk mewujudkan pribadi pekerja
yang produktif.
1) Dalam Aspek Tugas Perkembangan Pribadi – sosial. Dalam aspek tugas perkembangan pribadi-sosial, layanan bimbingan konseling membantu siswa agar:
Memiliki kesadaran diri, yaitu menggambarkan penampilan dan
mengenal kekhususan yang ada pada dirinya.
Dapat mengembangkan sikap positif, seperti menggambarkan
orang-orang yang mereka senangi.
Membuat pilihan secara sehat.
Mampu menghargai orang lain.
Memiliki rasa tanggung jawab.
Mengembangkan ketrampilan hubungan antar pribadi.
Dapat menyelesaikan konflik.
Dapat membuat keputusan secara efektif.
2) Dalam Aspek Tugas Perkembangan Belajar, Dalam aspek tugas perkembangan belajar, layanan bimbingan konseling membantu siswa agar:
Dapat melaksanakan ketrampilan atau tehnik belajar secara
efektif.
Dapat menempatkan tujuan dan perencanaan pendidikan.
Mampu belajar secara efektif.
Memiliki ketrampilan dan kemampuan dalam menghadapi
evaluasi atau ujian.
3) Dalam Aspek Tugas Perkembangan karier, layanan bimbingan dan konseling ,membantu siswa agar:
Mampu membentuk identitas karir, dengan cara mengenali ciriciri
pekerjaan di dalam lingkungan kerja.
Mampu merencanakan masa depan.
Dapat membentuk pola-pola karier, yaitu kecenderungan arah
karir .
Mengenal keterampilan, kemampuan, dan minat.
Penjelasan:
dah cape aku ngetik
30. Tuliskan 3 contoh kasus di sekolah tentang bimbingan konseling
Jawaban:
1.perkelahian antar siswa
2.kehadiran
3.masalah ketergantungan(depedence problem)
4.Masalah Konflik (Conflict Problem)
5.Masalah Frustasi (Frustration Problem)
6.Masalah Kecemasan (Anxiety Problem)
7.Masalah Stres (Stress Problem)
8.Masalah Depresi (Depression Problem)
31. sebutkan bidang bimbingan konseling
Jawaban:
Hellen A, M.Pd dalam bukunya Bimbingan Dan Konseling, mencakup empat buah bidang yaitu:
a. Bidang Bimbingan Pribadi. ...
b. Bidang Bimbingan Sosial. ...
c. Bidang Bimbingan Belajar. ...
d. Bidang Bimbingan Karier. ...
a. Bimbingan Akademik. ...
b. Bimbingan Postal Pribadi. ...
c. Bimbingan Karier. ...
d. Bimbingan Keluarga
Jawaban:
Bidang Bimbingan Pribadi. ...
Bidang Bimbingan Pribadi. ...Bidang Bimbingan Sosial. ...
Bidang Bimbingan Pribadi. ...Bidang Bimbingan Sosial. ...Bidang Bimbingan Belajar. ...
Bidang Bimbingan Pribadi. ...Bidang Bimbingan Sosial. ...Bidang Bimbingan Belajar. ...Bidang Bimbingan Karir.
32. contoh implementasi layanan bimbingan konseling?
Jawaban:
layanan orientasi, layanan informasi, layanan penempatan dan penyaluran, layanan bimbingan belajar, layanan konseling perorangan, layanan bimbingan kelompok, dan layanan konseling kelompok.
33. 1 Coba sebutkan kesalahpahaman tentang bimbingan konseling 2 Sebutkan berbagai contoh permasalahan yang menjadi ranah pemerintahan bantuan oleh bimbingan konseling dalam bidang pribadi sosial belajar dan karir 5 sebutkan apa saja tugas guru bimbingan konselingbantu jawab kak
Jawaban:
guru konseling bertugas memberikan motivasi kepada anak didik dan memberikan solusi atau memecahkan masalah
34. tulislah layanan bimbingan konseling yang di berikan kepada siswa
[tex]\boxed{ \tt \: answer \: by: \green{}\boxed{ \tt \: Reivanramdhani01}}[/tex]
Layanan bimbingan konseling yang di berikan kepada siswa
Layanan perkenalan atau yang disebut sebagai layanan orientasi. Layanan informasi.Layanan bimbingan belajar.Layanan bimbingan dan konseling35. 10 contoh bimbingan konseling pribadi
Jawaban:
kqkqkjskwj
Penjelasan:
kwksnkewnsjw
36. Tuliskan 5 manfaat bimbingan konseling (BK)
Jawaban:
melatih kedisiplinan
Bisa menyelesaikan masalah pribadi
tau aturan sekolah
bisa mengikuti tata tertib
dapat menjadi siswa yang baik
37. tuliskan pengertian bimbingan dan konseling menurut anda
Jawaban:
Bimbingan dan Konseling ialah segala upaya pemberian bantuan kepada anak didik agar dapat memahami dirinya sehingga sanggup mengarahkan diri dan bertindak dengan baik sesuai dengan perkembangan jiwanya. Usaha ini dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.
38. Mengapa Bimbingan dan Konseling harus dilaksanakan seorang yang ahli dibidangnya( Profesional)?
Jawaban:
Penjelasan:
mungkin karna kalau bukan dilaksanakan seorang ahli,maslah yang ada nggak akan terselesaikan dengan benar,karna hanya seorang ahli kan yang mengetahui apa yang harus dilakukan dan apa yang bisa menyalesaikan juga.maaf kalau kurang tepat,saya sudah memberi yang saya tau.
Jawaban:
Karena bimbingan dan konseling merupakan pelayanan yang menunjang pelaksanaan pendidikan di sekolah Karena program bimbingan dan konseling meliputi aspek-aspek tugas perkembangan Individu khususnya menyangkut kawasan kematangan personal dan emosional.
Penjelasan:
Guru BK atau konselor sekolah guru yang memiliki standar kualifikasi akademik konselor dalam satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal adalah sarjana pendidikan (S -1) dalam bidang bimbingan dan konseling
39. perbedaan layanan bimbingan konseling umum dan bimbingan konseling islam
Jawaban:
perbedaan perbedaan layanan bimbingan konseling umum dan bimbingan konseling islam
yaitu:
1. jika bimbingan konseling umum biasanya mengatasi masalah masalah perkara yang Biasanya dialami oleh para siswa.
2.bimbingan konseling islam biasanya melayani masalah yang terkait dengan hukum islam dan biasanya mengatasi masalah rohani dan batin seseorang
Penjelasan:
SEMOGA MEMBANTU
JADIKAN JAWABAN TERCERDAS
BERIKAN RATING TERTINGGI
JANGAN LUPA FOLLOW
40. 1.carilah pengertian tentang bimbingan dan konseling para ahli *pengertian bimbingan 3*pengertian konseling 3buat kesimpulan bimbingan dan konseling
*bantuan yang diberikan kepada individu (peserta didik) agar dengan potensi yang dimiliki mampu mengembangkan diri secara optimal dengan jalan memahami diri,memahami lingkungan,mengatasi hambatan guna menentukan rencana masa depan yang lebih baik
*proses pemberi bantuan yang dilakukan oleh seorang ahli (disebut konseling/bimbingan) kepada individu yang mengalami sesuatu masalah (disebut konseling) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien.