apa pengertian dan cara membuat program tentang insertion sort,heap sort, shell sort. beri keteranganya juga . terimakasih
1. apa pengertian dan cara membuat program tentang insertion sort,heap sort, shell sort. beri keteranganya juga . terimakasih
1. Insertion sort
Insertion sort adalah sebuah algoritma pengurutan yang membandingkan dua elemen data pertama, mengurutkannya, kemudian mengecek elemen data berikutnya satu persatu dan membandingkannya dengan elemen data yang telah diurutkan. Karena algoritma ini bekerja dengan membandingkan elemen-elemen data yang akan diurutkan, algoritma ini termasuk pula dalam comparison-based sort. Ide dasar dari algoritma Insertion Sort ini adalah mencari tempat yang "tepat" untuk setiap elemen array, dengan cara sequential search. Proses ini kemudian menyisipkan sebuah elemen array yang diproses ke tempatnya ang seharusnya. Proses dilakukan sebanyak N-1 tahapan (dalam sorting disebut sebagai "pass"), dengan indeks dimulai dari 0. Proses pengurutan dengan menggunakan algoritma Insertion Sort dilakukan dengan cara membandingkan data ke-i (dimana i dimulai dari data ke-2 sampai dengan data terakhir) dengan data berikutnya. Jika ditemukan data yang lebih kecil maka data tersebut disisipkan ke depan sesuai dengan posisi yang seharusnya.
2. Heap sort
Heap Sort merupakan salah satu dari 6 jenis metode sort atau sorting (melakukkan pengurutan). Heap sort ini menggunakan teknik sorting dengan menggunakan teknik heap. Teknik tersebut tersebut merupakan teknik pengelolaan data yang menggunakan binary tree. Data yang dikelola maksudnya adalah bagaimana data yang sudah terstruktur akan di organisir kembali jika kita memasukkan data baru atau meng-insert data baru, atau pula menghapus data. Teknik itulah yang diterapkan di metode heap sort. Inti dari pengurutan secara heap adalah pengerjaannya yang dilakukkan dengan pengurutan ascending dan descending, jadi ada dua kali pengurutan.
3. Shell sort
Metode ini disebut juga dengan metode pertambahan menurun (diminishing increment). Metode ini dikembangkan oleh Donald L. Shell pada tahun 1959, sehingga sering disebut dengan Metode Shell Sort. Metode ini mengurutkan data dengan cara membandingkan suatu data dengan data lain yang memiliki jarak tertentu, kemudian dilakukan penukaran bila diperlukan.
2. Berikan contoh implementasi bubble sort dan merge sort!
Jawaban:
Tentu! Berikut adalah contoh implementasi Bubble Sort dan Merge Sort dalam bahasa pemrograman Python:
Contoh Implementasi Bubble Sort:
```python
def bubble_sort(arr):
n = len(arr)
for i in range(n):
swapped = False
for j in range(0, n-i-1):
if arr[j] > arr[j+1]:
arr[j], arr[j+1] = arr[j+1], arr[j] # Tukar elemen jika tidak berurutan
swapped = True
if not swapped:
break
arr = [64, 34, 25, 12, 22, 11, 90]
bubble_sort(arr)
print("Hasil Bubble Sort:", arr)
```
Contoh Implementasi Merge Sort:
```python
def merge_sort(arr):
if len(arr) > 1:
mid = len(arr) // 2 # Temukan titik tengah array
left_half = arr[:mid]
right_half = arr[mid:]
merge_sort(left_half) # Rekursi untuk bagian kiri
merge_sort(right_half) # Rekursi untuk bagian kanan
i = j = k = 0
# Gabungkan dua subarray menjadi satu array
while i < len(left_half) and j < len(right_half):
if left_half[i] < right_half[j]:
arr[k] = left_half[i]
i += 1
else:
arr[k] = right_half[j]
j += 1
k += 1
# Periksa elemen yang tersisa di kedua subarray
while i < len(left_half):
arr[k] = left_half[i]
i += 1
k += 1
while j < len(right_half):
arr[k] = right_half[j]
j += 1
k += 1
arr = [64, 34, 25, 12, 22, 11, 90]
merge_sort(arr)
print("Hasil Merge Sort:", arr)
```
Kedua kode di atas akan mengurutkan array yang diberikan menggunakan Bubble Sort dan Merge Sort secara berurutan.
3. buatlah contoh program sorting yang anda ketahui sebagai berikut : 1. Bubble Sort 2. Selection Sort 3. Insertion Sort 4. Merge Sort 5. Quick Sort
Jawaban:1. Bubble Sort :
int main()
{ int a,k,c,d,g;
k=4;
int b[4];
cout<<"BUBBLE SORT"<<endl;
cout<<"mengurutkan nilai dari besar ke kecil"<<endl<<endl;
for(a=0;a<k;a++)
{
cout<<"Masukkan nilai "<<a+1<<" : ";cin>>b[a];
}
for(a=0;a<k-1;a++)
{
for(d=a+1;d<k;d++)
{
c=a;
if(b[c]<b[d])
{
c=d;
}
g=b[c];
b[c]=b[a];
b[a]=g;
}
}
cout<<"\n setelah diurutkan akan menjadi : \n";
for(a=0;a<k;a++)
{
cout<<b[a]<<" \n";
}
}
2. Selection Sort :#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{ int a,k,c,d,g;
k=4;
int b[4];
cout<<"SELECTION SORT"<<endl;
cout<<"mengurutkan nilai dari besar ke kecil"<<endl<<endl;
for(a=0;a<k;a++)
{
cout<<"Masukkan nilai "<<a+1<<" : ";cin>>b[a];
}
for(a=0;a<k-1;a++)
{
c=a;
for(d=a+1;d<k;d++)
{
if(b[c]<b[d])
{
c=d;
}
}
g=b[c];
b[c]=b[a];
b[a]=g;
}
cout<<"\n setelah diurutkan akan menjadi : \n";
for(a=0;a<k;a++)
{
cout<<b[a]<<" \n";
}
}
3. Insertion Sort#include <iostream>
using namespace std;
int data[10], data2[10];
int n;
void insertion_sort()
{
int temp, i, j;
for(i=1;i<=n;i++)
{
temp = data[i];
j = i -1;
while(data[j]>temp && j>=0)
{
data[j+1] = data[j];
j--;
}
data[j+1] = temp;
}
}
main()
{
cout << "Masukkan jumlah data: ";
cin >> n;
cout << endl;
for(int i=1; i<=n; i++)
{
cout << "Masukkan data ke-" << i << ": ";
cin >> data[i];
data2[i] = data[i];
}
insertion_sort();
cout << "\nData Setelah diurutkan" << endl;
cout << "------------------------" << endl;
for(int i=1; i<=n; i++)
{
cout << data[i] << " ";
}
cout << endl;
system("pause");
}
4. Merge Sort#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int a[50];
void merge(int,int,int);
void merge_sort(int low,int high)
{
int mid;
if(low<high)
{
mid=(low+high)/2;
merge_sort(low,mid);
merge_sort(mid+1,high);
merge(low,mid,high);
}
}
void merge(int low,int mid,int high)
{
int h,i,j,b[50],k;
h=low;
i=low;
j=mid+1;
while((h<=mid)&&(j<=high))
{
if(a[h]<=a[j])
{
b[i]=a[h]; h++;
}
else
{
b[i]=a[j]; j++;
} i++;
}
if(h>mid)
{
for(k=j;k<=high;k++)
{
b[i]=a[k]; i++;
}
}
else
{
for(k=h;k<=mid;k++)
{
b[i]=a[k]; i++;
}
}
for(k=low;k<=high;k++)
a[k]=b[k];
}
main()
{
int num,i;
cout<<"Hardifal "<<endl;
cout<<"---------------------------"<<endl;
cout<<" ALGORITMA MERGE SORT C++ "<<endl;
cout<<"---------------------------"<<endl;
cout<<endl;
cout<<"Masukkan Banyak Bilangan: ";cin>>num;
cout<<endl;
cout<<"Sekarang masukkan "<< num <<" Bilangan yang ingin Diurutkan :"<<endl;
for(i=1;i<=num;i++)
{
cout<<"Bilangan ke-"<<i<<" ";cin>>a[i] ;
}
merge_sort(1,num);
cout<<endl;
cout<<"Hasil akhir pengurutan :"<<endl;
cout<<endl;
for(i=1;i<=num;i++)
cout<<a[i]<<" ";
cout<<endl<<endl<<endl<<endl;
}
5. Quick Sort#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
void quick_sort(int arr[], int left, int right)
{
int i = left, j = right;int tmp;
int pivot = arr[(left+right)/2];/* partition */
while (i<j){
while (arr[i] < pivot)
i++;
while (arr[j] > pivot)
j--;
if (i<=j){
tmp = arr[i];
arr[i] = arr[j];
arr[j] = tmp;
i++;j--;
};
}; /* recursion */
if (left < j)
quick_sort(arr, left, j);
if (i < right)
quick_sort(arr, i, right);
}
int main()
{
int i,n,data[50];
cout<<"Masukan banyak data: ";cin>>n;
for(i=0;i<n;i++)
{cout<<"Masukan data ["<<i<<"] : ";cin>>data[i];}
cout<<"\nData sebelum diurutkan: "<<endl;
for(i=0;i<n;i++)
{
cout<<data[i]<<" ";
}cout<<"\n";
quick_sort(data,0,n-1);//hasil pengurutan
cout<<"\nHasil pengurutan:\n";
{
int i;
for (i=0;i<n;i++)
cout<<data[i]<<" ";
cout<<"\n";
}getch();
}
Penjelasan:Semua koding program diatas dibuat menggunakan Bahasa Pemrograman C++.
Semoga membantu :)4. 1.Buatlah pengurutan dari data 29 ,27, 10 ,8 ,76,21 dengan metode sorting Selection Sort, Bubble Sort, Merge Sort, Quick Sort dan Insertion Sort.
METODE SORTING
Seringkali perancang program perlu mengurutkan sekumpulan data yang dimiliki untuk memudahkan pemrosesan selanjutnya terhadap data tersebut. Pengurutan adalah sebuah algoritma dasar yang sering diperlukan dalam pembuatan program. Berbagai algoritma pengurutan telah diciptakan dan dapat digunakan. Pemahaman tentang beberapa algoritma pengurutan dasar perlu diketahui, termasuk cara penggunaannya dalam program.
PENGERTIAN SORT
Sorting atau pengurutan data adalah proses yang sering harus dilakukan dalam pengolahan data. Sort dalam hal ini diartikan mengurutkan data yang berada dalam suatu tempat penyimpanan, dengan urutan tertentu baik urut menaik (ascending) dari nilai terkecil sampai dengan nilai terbesar, atau urut menurun (descending) dari nilai terbesar sampai dengan nilai terkecil. Sorting adalah proses pengurutan.
Terdapat dua macam pengurutan:
Pengurutan internal (internal sort), yaitu pengurutan terhadap sekumpulan data yang disimpan dalam media internal komputer yang dapat diakses setiap elemennya secara langsung. Dapat dikatakan sebagai pengurutan tabel
Pengurutan eksternal (external sort), yaitu pengurutan data yang disimpan dalam memori sekunder, biasanya data bervolume besar sehingga tidak mampu untuk dimuat semuanya dalam memori.
Dalam courseware ini, hanya akan dibahas algoritma pengurutan internal, dengan data berada dalam array satu dimensi.
Algoritma pengurutan internal yang utama antara lain:
1.Bubble Sort
2.Selection Sort
3.Insertion Sort
4.Shell Sort
5.Merge Sort
6.Radix Sort
7.Quick Sort
8.Heap Sort
Dalam courseware ini hanya akan dibahas tiga metode sort yang pertama yang dianggap mudah, yaitu: Bubble Sort , Selection Sort dan Insertion Sort
1.1 BUBBLE SORT
Bubble sort adalah proses pengurutan sederhana yang bekerja dengan cara berulang kali membandingkan dua elemen data pada suatu saat dan menukar elemen data yang urutannya salah. Ide dari Bubble sort adalah gelembung air yang akan “mengapung” untuk table yang terurut menaik (ascending). Elemen bernilai kecil akan “diapungkan” (ke indeks terkecil), artinya diangkat ke “atas” (indeks terkecil) melalui pertukaran. Karena
algoritma ini melakukan pengurutan dengan cara membandingkan elemen-elemen data satu sama lain, maka bubble sort termasuk ke dalam jenis algoritma comparison-based sorting.
Proses dalam Bubble sort dilakukan sebanyak N-1 langkah (pass) dengan N adalah ukuran array. Pada akhir setiap langkah ke – I , array L[0..N] akan terdiri atas dua bagian, yaitu bagian yang sudah terurut L[0..I] dan bagian yang belum terurut L[I+1..N-1]. Setelah langkah terakhir, diperoleh array L[0..N-1] yang terurut menaik.
0
terurut
Untuk mendapatkan urutan yang menaik, algoritmanya
5. Contoh penerapan shell sort menggunakan bahasa pemrograman python
Jawaban:
# This code is contributed by Shubham Prashar (SirPrashar)
def shellSort(arr):
gap = len(arr) // 2 # buat gap
while gap > 0:
i = 0
j = gap
# cek array dari kiri ke kanan
while j < len(arr):
if arr[i] >arr[j]:
arr[i],arr[j] = arr[j],arr[i]
i += 1
j += 1
k = i
while k - gap > -1:
if arr[k - gap] > arr[k]:
arr[k-gap],arr[k] = arr[k],arr[k-gap]
k -= 1
gap //= 2
# cek apakah kodenya berjalan
arr2 = [12, 34, 54, 2, 3]
print("input array:",arr2)
shellSort(arr2)
print("sorted array",arr2)
Penjelasan:
Prinsipnya hampir sama dengan Bubble Sort yaitu mengulang proses pembandingan antara tiap-tiap elemen array dan menukarnya apabila urutannya salah, tetapi dioptmisisasi sehingga lebih cepat.
Ditemukan oleh Donald Shell. prinsipnya adalah membandingkan data dengan jarak tertentu dalam array.
Program diatas ditulis menggunakan python 3.8
Karena dari tadi kamu bertanya terus tentang sorting di python, dapat mudah di pelajari di website geeksforgeeks
Tetap semangat!
Jawaban:
# Python3 program for implementation of Shell Sort
def shellSort(arr):
gap = len(arr) // 2 # initialize the gap
while gap > 0:
i = 0
j = gap
# check the array in from left to right
# till the last possible index of j
while j < len(arr):
if arr[i] >arr[j]:
arr[i],arr[j] = arr[j],arr[i]
i += 1
j += 1
# now, we look back from ith index to the left
# we swap the values which are not in the right order.
k = i
while k - gap > -1:
if arr[k - gap] > arr[k]:
arr[k-gap],arr[k] = arr[k],arr[k-gap]
k -= 1
gap //= 2
# driver to check the code
arr2 = [12, 34, 54, 2, 3]
print("input array:",arr2)
shellSort(arr2)
print("sorted array",arr2)
# This code is contributed by Shubham Prashar (SirPrashar)
6. Contoh penerapan quick sort menggunakan bahasa pemrograman python
Jawaban:
#This code in improved by https://github.com/anushkrishnav
#buat function untuk membagi partisi pivot
def partition(arr, low, high):
i = (low-1)
pivot = arr[high]
for j in range(low, high):
if arr[j] <= pivot:
i = i+1
arr[i], arr[j] = arr[j], arr[i]
arr[i+1], arr[high] = arr[high], arr[i+1]
return (i+1)
# function untuk menjalankan sorting
def quickSort(arr, low, high):
if len(arr) == 1:
return arr
if low < high:
#partition index
pi = partition(arr, low, high)
quickSort(arr, low, pi-1)
quickSort(arr, pi+1, high)
# test
arr = [10, 7, 8, 9, 1, 5]
n = len(arr)
quickSort(arr, 0, n-1)
print("Sorted array is:")
for i in range(n):
print("%d" % arr[i]),
Penjelasan:
Algoritma quick short menggunakan metode rekursi sampai habis. Prinsipnya membagi data menjadi dua bagian yang sama (kiri dan kanan).
Dimana data tengah menjadi pivot (pusat operasi). Kemudian kita akan mengumpukan data dengan nilai lebih kecil dari pivot disebelah kiri pivot, dan di kanan untuk yang lebih besar.
Karena dimungkinkan bagian kiri dan kanan pivot tidak sama besarnya. maka dari itu tiap bagian di bagi menjadi dua lagi sehingga mempunyai pivot yang baru.
Program diatas ditulis menggunakan python 3.8
Dapat langsung dijalankan pada compiler python baik online maupun di lokal kamu
Tetap semangat!
Jawaban:
# Python program for implementation of Quicksort Sort
# This function takes last element as pivot, places
# the pivot element at its correct position in sorted
# array, and places all smaller (smaller than pivot)
# to left of pivot and all greater elements to right
# of pivot
def partition(arr, low, high):
i = (low-1) # index of smaller element
pivot = arr[high] # pivot
for j in range(low, high):
# If current element is smaller than or
# equal to pivot
if arr[j] <= pivot:
# increment index of smaller element
i = i+1
arr[i], arr[j] = arr[j], arr[i]
arr[i+1], arr[high] = arr[high], arr[i+1]
return (i+1)
# The main function that implements QuickSort
# arr[] --> Array to be sorted,
# low --> Starting index,
# high --> Ending index
# Function to do Quick sort
def quickSort(arr, low, high):
if len(arr) == 1:
return arr
if low < high:
# pi is partitioning index, arr[p] is now
# at right place
pi = partition(arr, low, high)
# Separately sort elements before
# partition and after partition
quickSort(arr, low, pi-1)
quickSort(arr, pi+1, high)
# Driver code to test above
arr = [10, 7, 8, 9, 1, 5]
n = len(arr)
quickSort(arr, 0, n-1)
print("Sorted array is:")
for i in range(n):
print("%d" % arr[i]),
# This code is contributed by Mohit Kumra
#This code in improved by https://github.com/anushkrishnav
7. jelaskan perbedaan bubble sort, selection sort, dan insertion sort
Jawaban dan Penjelasan:
Perbedaan utama Bubble Sort, Selection Sort, dan Insertion Sort terletak pada cara menentukan elemen data yang perlu ditukar tempatnya.
Penjelasan lebih rincinya, untuk jenis pengurutan menaik (dari yang terkecil hingga yang terbesar, atau ascending order) adalah sebagai berikut.
Prinsip utama: pembandingan elemen data yang bersebelahan.
Pada setiap tahapan (pass), dari elemen data pertama hingga terakhir dibandingkan secara berpasangan, antara dua elemen data yang bersebelahan (adjacent). Jika nilai elemen data yang sedang dievaluasi lebih dari nilai elemen data berikutnya, maka lakukan pertukaran elemen data. Begitu seterusnya hingga elemen data terakhir, lalu lanjutkan proses ke tahapan (pass) berikutnya, mulai dari elemen data pertama.
SELECTION SORTPrinsip utama: seleksi elemen data yang bernilai terbesar.
Pada setiap tahapan (pass), dilakukan seleksi elemen data yang bernilai terbesar. Lalu tukar tempat elemen data terbesar itu dengan elemen terakhir data, sesuai dengan tahapannya, jika elemen data terbesar itu bernilai lebih dari elemen terakhir.
Sebagai contoh:
Ukuran data = n elemen.
Prinsip utama: penyisipan elemen data yang lebih kecil, hingga posisi yang sesuai.
Insertion sort hampir sama dengan bubble sort. Yang membedakan adalah setelah elemen data bersebelahan dibandingkan, dan elemen yang dievaluasi bernilai lebih dari elemen berikutnya, maka elemen berikutnya (yang lebih kecil) "disisipkan" ke kiri hingga menemukan elemen yang lebih kecil darinya. Hal ini menyebabkan bagian data sebelum (di sebelah kiri dari) elemen data yang sedang dievaluasi selalu berada dalam kondisi sudah terurut, pada setiap tahapan.
______________
Untuk memperjelas, kita gunakan contoh ilustrasi.
Diberikan data: 7 5 6 2 3
Bubble Sort
Pass 1:
7 ↔ 5 6 2 35 7 ↔ 6 2 35 6 7 ↔ 2 35 6 2 7 ↔ 35 6 2 3 7Pass 2:
5 6 2 3 7⇒ tetap ada pembandingan data 5 dan 6, namun tidak ditukar karena 5 < 65 6 ↔ 2 3 75 2 6 ↔ 3 75 2 3 6 7
Pass 3:
5 ↔ 2 3 6 72 5 ↔ 3 6 72 3 5 6 7⇒ tetap ada pembandingan data 5 dan 6, namun tidak ditukar karena 5 < 6
Pass 4
2 3 5 6 7⇒ tetap ada pembandingan data 2 dan 3, namun tidak ditukar karena 2 < 3
Selesai : 2 3 5 6 7
Pada algoritme bubble sort original (tidak dioptimasi), elemen data akan terus diperbandingkan hingga yang terakhir. Jadi, pada setiap pass, terjadi n–1 kali pembandingan nilai.
____________
Selection Sort
Pass 1:
Inisialisasi: maxIndex = 1 7 5 6 2 3: 7 > 5 ⇒ maxIndex = 1 7 5 6 2 3: 7 > 6 ⇒ maxIndex = 1 7 5 6 2 3: 7 > 2 ⇒ maxIndex = 1 7 5 6 2 3: 7 > 3 ⇒ maxIndex = 1 Tukar 7 dan 3⇒ 3 5 6 2 7
Pass 2:
Inisialisasi: maxIndex = 1 3 5 6 2 7: 3 < 5 ⇒ maxIndex = 23 5 6 2 7: 5 < 6 ⇒ maxIndex = 33 5 6 2 7: 6 > 2 ⇒ maxIndex = 3Tukar 6 dan 2⇒ 3 5 2 6 7
Pass 3:
Inisialisasi: maxIndex = 1 3 5 2 6 7: 3 < 5 ⇒ maxIndex = 23 5 2 6 7: 5 > 2 ⇒ maxIndex = 2Tukar 5 dan 2⇒ 3 2 5 6 7
Pass 4:
Inisialisasi: maxIndex = 1 3 2 5 6 7: 3 < 2 ⇒ maxIndex = 1Tukar 3 dan 2⇒ 2 3 5 6 7
Selesai : 2 3 5 6 7
____________
Insertion Sort
Pass 1:
7 5 6 2 3: 7 > 5Tukar 7 dan 5:⇒ 5 7 6 2 35 berada pada posisi indeks pertama, maka pass 1 selesai.
Pass 2:
5 7 6 2 3: 7 > 6Tukar 7 dan 6:⇒ 5 6 7 2 35 < 6 maka pass 2 selesai.
Pass 3:
5 6 7 2 3: 7 > 2Tukar 7 dan 2:⇒ 5 6 2 7 3Tukar 6 dan 2 karena 6 > 2:
⇒ 5 2 6 7 3Tukar 5 dan 2 karena 5 > 2:
⇒ 2 5 6 7 32 berada pada indeks pertama, maka pass 3 selesai.
Pass 4:
2 5 6 7 3: 7 > 3Tukar 7 dan 3:⇒ 2 5 6 3 7Tukar 6 dan 3:
⇒ 2 5 3 6 7Tukar 5 dan 3:
⇒ 2 3 5 6 72 < 3, maka pass 4 selesai
Selesai : 2 3 5 6 7
8. 1. berikan contoh implementasi bubble sort dan marge srot2.urutkan data pada gambar diatas menggunakan algoritma selection sort
Tentu, berikut adalah contoh implementasi Bubble Sort dan Merge Sort dalam bahasa pemrograman Python:
Bubble Sort:
def bubble_sort(arr):
n = len(arr)
for i in range(n - 1):
for j in range(0, n - i - 1):
if arr[j] > arr[j + 1]:
arr[j], arr[j + 1] = arr[j + 1], arr[j]
# Contoh penggunaan Bubble Sort
arr = [64, 34, 25, 12, 22, 11, 90]
bubble_sort(arr)
print("Hasil Bubble Sort:", arr)
Merge Sort:
def merge_sort(arr):
if len(arr) > 1:
mid = len(arr) // 2
left_half = arr[:mid]
right_half = arr[mid:]
merge_sort(left_half)
merge_sort(right_half)
i = j = k = 0
while i < len(left_half) and j < len(right_half):
if left_half[i] < right_half[j]:
arr[k] = left_half[i]
i += 1
else:
arr[k] = right_half[j]
j += 1
k += 1
while i < len(left_half):
arr[k] = left_half[i]
i += 1
k += 1
while j < len(right_half):
arr[k] = right_half[j]
j += 1
k += 1
# Contoh penggunaan Merge Sort
arr = [38, 27, 43, 3, 9, 82, 10]
merge_sort(arr)
print("Hasil Merge Sort:", arr)
PembahasanKedua algoritma ini digunakan untuk mengurutkan elemen-elemen dalam sebuah array. Bubble Sort adalah algoritma pengurutan sederhana yang secara berulang membandingkan dan menukar elemen-elemen berdekatan jika diperlukan, sedangkan Merge Sort adalah algoritma pengurutan yang membagi array menjadi dua bagian, mengurutkan masing-masing bagian secara terpisah, lalu menggabungkannya kembali dalam urutan yang benar. Merge Sort biasanya lebih efisien daripada Bubble Sort, terutama untuk daftar panjang.
Pelajari Lebih LanjutPelajari lebih lanjut materi tentang Fungsi bahasa pemrograman adalah https://brainly.co.id/tugas/30933312
#BelajarBersamaBrainly#SPJ1
9. persamaan bucket sort dengan radix sort
jawaban:Bucket Sort :
Algoritma:
Cari nilai maksimum dan minimum di array
Inisialisasi array bucket Daftar <> unsur (ukuran maxValue – minValue + 1)
Pindahkan elemen dalam array untuk bucket
Write bucket keluar (dalam rangka) ke array yang asli
Radix Sort:
Secara kompleksitas waktu, radix sort termasuk ke dalam Divide and Conquer.Namun dari segi algoritma untuk melakukan proses pengurutan, radix sort tidak termasuk dalam Divide and Conquer.
Radix sortmerupakan sebuah algoritma pengurutan yang mengatur pengurutan nilai tanpa melakukan beberapa perbandingan pada data yang dimasukkan
maaf ya kak kalo salah
10. 7. Di bawah ini yang bukan termasukteknik pengurutan data adalah ....a. selection sortb. tree sortc. bubble sortd. merge sort
Teknik pengurutan data adalah proses pengaturan elemen-elemen dalam sebuah dataset agar mengikuti urutan tertentu, biasanya dalam urutan naik atau turun. Di antara opsi yang diberikan, hanya "b. tree sort" yang bukan termasuk dalam teknik pengurutan data.
Pembahasan
Berikut di bawah ini adalah penjelasan jawaban di atas:
a. Selection Sort: Ini adalah salah satu algoritma pengurutan sederhana di mana elemen-elemen dalam dataset dibandingkan satu per satu, dan elemen minimum (atau maksimum, tergantung pada jenis pengurutan) dipilih dan ditempatkan di posisi yang sesuai. Proses ini berulang hingga semua elemen diurutkan.
b. Tree Sort: Tree sort menggunakan struktur data pohon (biasanya pohon biner pencarian) untuk mengurutkan data. Data dimasukkan ke dalam pohon, dan kemudian data diambil dalam urutan tertentu (biasanya dalam urutan in-order) untuk menghasilkan data yang sudah diurutkan.
c. Bubble Sort: Ini adalah algoritma pengurutan sederhana di mana elemen-elemen dalam dataset dibandingkan secara berpasangan, dan jika elemen yang lebih besar berada di posisi yang lebih awal, maka mereka ditukar. Proses ini terus berlanjut hingga tidak ada lagi pertukaran yang diperlukan.
d. Merge Sort: Merge sort adalah algoritma pengurutan yang bekerja dengan membagi dataset menjadi dua bagian, mengurutkan masing-masing bagian secara rekursif, dan kemudian menggabungkan kedua bagian yang sudah diurutkan untuk menghasilkan dataset yang sudah diurutkan.
Jadi, satu-satunya opsi yang bukan merupakan teknik pengurutan data konvensional adalah "b. tree sort," karena itu menggunakan pendekatan yang berbeda dengan memanfaatkan struktur data pohon untuk mengurutkan data.
Pelajari lebih lanjutMateri tentang proses yang tidak termasuk dalam manajemen file dan folder brainly.co.id/tugas/4590209
Materi tentang New folder brainly.co.id/tugas/6276530
Materi tentang Cara mengelola file dan folder brainly.co.id/tugas/3459153
Detail JawabanKelas: 10
Mapel: TIK
Bab: 1 - Melakukan Operasi Dasar pada Komputer
Kode: 10.11.1
#AyoBelajar #SPJ2
11. ada yg punya contoh ppt sorting bubble sort?
Jawaban:
pake bahasa pemrograman apa?
12. Apakah perbedaan Sort Ascending dan Sort Descending
Sort ascending = mengurutkan data dari huruf A-Z
Sort descending = mengurutkan data dari huruf Z-A
13. contoh sort message (memo,sms,greeting card)
(greeting card)
happy birthday,I hope your special day is full
(memo)
To:office manager
from:keenza abriella
date:15 oktober 2016
subject:purchase of office chairs
as desired,the order for supply of 1000 office chairs has been placed with nirvana furniture mart
(sms)
dad
pick me up at 3 p.m. I have an OSIS meeting after school
desy
14. jelaskan perbedaan sort ascending dengan sort descending
-Sort Ascending adalah fasilitas yang digunakan untuk mengurutkan data dari angka terkecil ke terbesar atau dari abjad A ke Z.
-Sort Descending adalah fasiltas yang digunakan utuk mengurutkan data dari angka terbesar ke terkecil atau dari abjad Z ke A.
15. Terdapat deret angka 99,34,11,50,23,89,65,2,6,37, 74, 44Urutkanlah deret angka Tersebut dengan menggunakan teknik sort yang sudah di jelaskan(Selection Sort,bubble sort, insertion Sort Quick Sort dan Merge Sort)
Contoh menggunakan program C/C++
Selection Sort
#include <stdio.h>
void swap(int *xp, int *yp)
{
int temp = *xp;
*xp = *yp;
*yp = temp;
}
void selectionSort(int arr[], int n)
{
int i, j, min_idx;
// Digunakan untuk memindahkan angka satu per satu
for (i = 0; i < n-1; i++)
{
// Mencari nilai minimum dari deret angka
min_idx = i;
for (j = i+1; j < n; j++)
if (arr[j] < arr[min_idx])
min_idx = j;
// Menukar nilai minimum dengan angka pertama
swap(&arr[min_idx], &arr[i]);
}
}
void printArray(int arr[], int size)
{
int i;
for (i=0; i < size; i++)
printf("%d ", arr[i]);
printf("\n");
}
int main()
{
int arr[] = {99,34,11,50,23,89,65,2,6,37,74,44};
int n = sizeof(arr)/sizeof(arr[0]);
selectionSort(arr, n);
printf("Sorted array: \n");
printArray(arr, n);
return 0;
}
Bubble Sort
#include <stdio.h>
void swap(int *xp, int *yp)
{
int temp = *xp;
*xp = *yp;
*yp = temp;
}
void bubbleSort(int arr[], int n)
{
int i, j;
for (i = 0; i < n-1; i++)
for (j = 0; j < n-i-1; j++)
if (arr[j] > arr[j+1])
swap(&arr[j], &arr[j+1]);
}
void printArray(int arr[], int size)
{
int i;
for (i=0; i < size; i++)
printf("%d ", arr[i]);
printf("n");
}
int main()
{
int arr[] = {99,34,11,50,23,89,65,2,6,37,74,44};
int n = sizeof(arr)/sizeof(arr[0]);
bubbleSort(arr, n);
printf("Sorted array: \n");
printArray(arr, n);
return 0;
}
Insertion Sort
#include <stdio.h>
#include <math.h>
void insertionSort(int arr[], int n)
{
int i, key, j;
for (i = 1; i < n; i++)
{
key = arr[i];
j = i-1;
/*Memindahkan elemen dari arr[0..i-1], yang lebih besar dari key, satu posisi diatas posisi saat ini */
while (j >= 0 && arr[j] > key)
{
arr[j+1] = arr[j];
j = j-1;
}
arr[j+1] = key;
}
}
void printArray(int arr[], int n)
{
int i;
for (i=0; i < n; i++)
printf("%d ", arr[i]);
printf("\n");
}
int main()
{
int arr[] = {99,34,11,50,23,89,65,2,6,37,74,44};
int n = sizeof(arr)/sizeof(arr[0]);
insertionSort(arr, n);
printArray(arr, n);
return 0;
}
Quick Sort
#include<stdio.h>
void swap(int* a, int* b)
{
int t = *a;
*a = *b;
*b = t;
}
/* Fungsi ini mengambil elemen terakhir sebagai pivot, menempatkan pivot di posisi yang tepat dalam array yang telah di sort, menempatkan nilai yang lebih kecil dari pivot ke bagian kiri pivot dan nilai yang lebih besar dari pivot ke bagian kanan pivot */
int partition (int arr[], int low, int high)
{
int pivot = arr[high]; // pivot
int i = (low - 1); // Index dari element yang lebih kecil
for (int j = low; j <= high- 1; j++)
{
if (arr[j] <= pivot)
{
i++; // increment dari indeks elemen yang lebih kecil
swap(&arr[i], &arr[j]);
}
}
swap(&arr[i + 1], &arr[high]);
return (i + 1);
}
/* arr[] --> Array yang akan di sort,
low --> Indeks awal,
high --> Indeks akhir */
void quickSort(int arr[], int low, int high)
{
if (low < high)
{
/* pi adalah indeks partisi */
int pi = partition(arr, low, high);
quickSort(arr, low, pi - 1);
quickSort(arr, pi + 1, high);
}
}
void printArray(int arr[], int size)
{
int i;
for (i=0; i < size; i++)
printf("%d ", arr[i]);
printf("n");
}
int main()
{
int arr[] = {99,34,11,50,23,89,65,2,6,37,74,44};
int n = sizeof(arr)/sizeof(arr[0]);
quickSort(arr, 0, n-1);
printf("Sorted array: n");
printArray(arr, n);
return 0;
}
Merge Sort
#include<stdlib.h>
#include<stdio.h>
void merge(int arr[], int l, int m, int r)
{
int i, j, k;
int n1 = m - l + 1;
int n2 = r - m;
int L[n1], R[n2];
for (i = 0; i < n1; i++)
L[i] = arr[l + i];
for (j = 0; j < n2; j++)
R[j] = arr[m + 1+ j];
i = 0;
j = 0;
k = l;
while (i < n1 && j < n2)
{
if (L[i] <= R[j])
{
arr[k] = L[i];
i++;
}
else
{
arr[k] = R[j];
j++;
}
k++;
}
while (i < n1)
{
arr[k] = L[i];
i++;
k++;
}
while (j < n2)
{
arr[k] = R[j];
j++;
k++;
}
}
void mergeSort(int arr[], int l, int r)
{
if (l < r)
{
int m = l+(r-l)/2;
mergeSort(arr, l, m);
mergeSort(arr, m+1, r);
merge(arr, l, m, r);
}
}
void printArray(int A[], int size)
{ int i;
for (i=0; i < size; i++)
printf("%d ", A[i]);
printf("\n");
}
int main()
{
int arr[] = {99,34,11,50,23,89,65,2,6,37,74,44};
int arr_size = sizeof(arr)/sizeof(arr[0]);
printf("Given array is \n");
printArray(arr, arr_size);
mergeSort(arr, 0, arr_size - 1);
printf("\nSorted array is \n");
printArray(arr, arr_size);
return 0;
}
Kelas : SMP
Mapel : TIK
Kode : 7.11.8
Kategori : Perangkat Lunak Komputer
Kata kunci : Selection Sort, Bubble Sort, Insertion Sort, Quick Sort, Merge Sort
16. sebutkan perbedaan struktur data heap dan binary tree
Heap dan binary tree keduanya adalah struktur data yang digunakan dalam pengolahan dan penyimpanan data. Namun, ada beberapa perbedaan penting antara keduanya:
Binary Tree:
Struktur Hierarki: Binary tree adalah struktur data yang terdiri dari simpul-simpul (node) yang dihubungkan oleh tepat dua cabang atau anak-anak.
Urutan Cabang: Pada binary tree, tidak ada aturan khusus mengenai urutan cabang. Anak kiri dan anak kanan bisa diatur secara bebas.
Penggunaan Umum: Binary tree dapat digunakan untuk merepresentasikan struktur data seperti pohon, grafik, dan struktur data hirarki lainnya.
Heap:
Struktur Khusus: Heap adalah salah satu jenis binary tree khusus yang memiliki sifat tertentu, yaitu nilai di setiap simpul diatur sedemikian rupa sehingga parent node lebih besar atau lebih kecil dari anak-anaknya tergantung pada apakah itu adalah max heap atau min heap.
Properti Heap: Heap memiliki properti yang memastikan bahwa setiap simpul mematuhi aturan tertentu. Misalnya, dalam max heap, nilai pada setiap simpul lebih besar atau sama dengan nilai pada anak-anaknya.
Penggunaan Umum: Heap umumnya digunakan dalam berbagai algoritma, seperti algoritma pengurutan (heap sort), algoritma pencarian (binary heap), dan prioritas antrian (priority queue).
Kesimpulan:
Perbedaan utama antara heap dan binary tree terletak pada sifat khusus heap yang mengatur nilai-nilai dalam struktur, sementara binary tree adalah struktur yang lebih umum dan tidak memiliki sifat khusus yang diterapkan pada nilai-nilai tersebut. Heap biasanya digunakan untuk keperluan tertentu, seperti pengurutan dan manajemen prioritas, sedangkan binary tree dapat digunakan dalam berbagai konteks struktur data.
Heap dan binary tree adalah struktur data yang berbeda. Heap adalah struktur data berbentuk complete binary tree yang memenuhi heap property. Complete binary tree sendiri dapat didefinisikan sebagai binary tree di mana semua level terisi penuh, kecuali level terakhir. Semua kunci atau nilai pada level terakhir harus rata kiri apabila tidak terisi penuh. Heap memiliki ciri-ciri sebagai berikut: sistem menetapkan heap identifier unik untuk setiap heap dalam grup aktivasi, API bindable manajemen penyimpanan, dipanggil oleh program atau prosedur, menggunakan heap identifier untuk mengidentifikasi heap yang akan digunakan untuk bertindak. Ukuran heap diperluas secara dinamis untuk memenuhi permintaan alokasi. Ukuran maksimum heap adalah (4GB – 512KB). Ukuran tersebut adalah ukuran heap maksimum jika jumlah total alokasi (pada satu waktu) tidak melebihi 128.000. Ukuran maksimum alokasi tunggal apa pun dari heap dibatasi hingga (16MB – 64KB). Operasi umum yang terlibat dalam heap di antaranya: Heapify, Find-max (atau Find-min), Insertion, Deletion, Extract Min-Max. Sementara itu, binary tree adalah struktur data yang terdiri dari node-node yang terhubung dengan cara tertentu. Setiap node memiliki paling banyak dua anak (yang disebut anak kiri dan anak kanan), dan setiap anak kiri memiliki nilai yang lebih kecil daripada induknya sedangkan setiap anak kanan memiliki nilai yang lebih besar daripada induknya. Binary tree dapat digunakan untuk mencari data dengan cepat dan efisien. Jadi perbedaan antara struktur data heap dan binary tree adalah bahwa heap adalah bentuk khusus dari binary tree yang memenuhi properti heap sementara binary tree tidak harus memenuhi properti ini.
17. jenis metode yang memiliki pola yang sama seperti mengurutkan kartu adalahA. binary sortB. bubble sortC. insertion sortD. selection sortE. sequential sort
Jawaban:
Indeks algoritma dari metode insertion sort ini dapat dianalogikan sama seperti mengurutkan kartu, dimana jika suatu kartu dipindah tempatkan menurut posisinya, maka kartu yang lain akan bergeser mundur atau maju sesuai kondisi pemindahanan kartu tersebut.
Penjelasan:
Semoga membantu :)18. Contoh penerapan buble sort dalam bahasa pemrograman python
Jawaban:
def bubbleSort(arr):
n = len(arr)
for i in range(n-1):
for j in range(0, n-i-1):
if arr[j] > arr[j + 1] :
arr[j], arr[j + 1] = arr[j + 1], arr[j]
arr = [64, 34, 25, 12, 22, 11, 90]
bubbleSort(arr)
print ("Sorted array is:")
for i in range(len(arr)):
print ("% d" % arr[i]),
Penjelasan:
Algoritma Bubble Sort merupakan proses pengurutan yang secara berangsur-angsur memindahkan data ke posisi yang tepat, dalam contoh program diatas mengurutkan nilai array dari yang terkecil (11), hingga yang terbesar (90) ascending, maupun sebaliknya, tinggal beberapa bagian code diubah untuk mengurutkan dari yang terbesar hingga yang terkecil.
Program diatas ditulis menggunakan python 3.8
Dapat dijalankan langsung pada compiler online python, atau compiler di lokal kamu
Tetap semangat!
Jawaban:
def bubblesort(elements):
# Looping from size of array from last index[-1] to index [0]
for n in range(len(elements)-1, 0, -1):
for i in range(n):
if elements[i] > elements[i + 1]:
# swapping data if the element is less than next element in the array
elements[i], elements[i + 1] = elements[i + 1], elements[i]
print(elements)
elements = []
# taking size of array from user
size = int(input("Enter How many number you want to sort:"))
# taking array data from the user
for i in range(size):
value = int(input("Enter the element:"))
elements.append(value)
print("Array :", elements)
bubblesort(elements)
print("Sorted Array is, ")
for i in range(size):
print(elements[i], end =" ")
19. Perhatikan gambar pseudocode di bawah ini! Berdasarkan pseudocode di atas menggunakan algoritma pengurutan a. Bubble Sort b. Insertion Sort c. Selection Sort d. Quick Sort e. Merger Sort
Jawaban:
a. Bubble Sort
Penjelasan:
bisa didefenisikan algoritma Bubble Sort adalah pengurutan dengan cara pertukaran data dengan data disebelahnya secara terus menerus sampai dalam satu iterasi tertentu tidak ada lagi perubahan. seperti yang ada pada gambar tersebut untuk melakukan perintah swap(pertukaran)
20. Contoh insertion sort
Jawaban:
Insertion Sort merupakan sebuah teknik pengurutan dengan cara membandingkan dan mengurutkan dua data pertama pada array, kemudian membandingkan data para array berikutnya apakah sudah berada di tempat semestinya. Algorithma insertion sort seperti proses pengurutan kartu yang berada di tangan kita
Penjelasan:
Search by Google
21. Apakah selection sort lebih baik dari bubble sort?
Jawaban:iya benar
Penjelasan:walaupun dari notasi big O mereka sama, tapi kalau ditelaah lebih jauh secara teliti dan detil, mereka punya perbedaan lanjut yang dimana selection sort mengungguli kecepatam dari bubble sort (sumber: Seni Pemrograman Komputer oleh Knuth)
22. tuliskan cara untuk sort data!(saya mohon bantu saya)
Pilih satu sel dalam kolom yang ingin Anda urutkan.
Di tab Data, dalam grup Urutkan & Filter, klik untuk melakukan urutan naik (A ke Z atau angka terkecil ke terbesar).
Klik untuk melakukan urutan menurun (Z ke A atau angka terbesar ke terkecil).
Mulai cepat: Mengurutkan data di lembar kerja
Stay strong and keep crazy $)
23. Jelaskan perbedan antara sort ascending dan sort descending
Sort ascending digunakan untuk mengurutkan data dari yang terkecil ke ke besar, misal A, B, C, D, E
Sort descending digunakan untuk mengurutkan data dari yang terbesar ke yg kecil, misal E, D, C, B, A
24. Jelaskan tentang metode quick sort beserta contohnya
Pendahuluan
Quicksort yaitu algoritma rekursif yang terbagi menjadi 2 sublist diaman 1 list berisi elemen lebih kecil dari pivot dan satu lagi berisi elemen lebih besar dari pivot dan kemudian mengulangi proses pada tiap sublist hingga lsit tersebut terurut.
Fungsi
Memeriksa apakah batas bawah lebih kecil dari atas.Memanggil fungsi quicksort secara rekursif untuk mengurut list.Memilih elemen pivot dari daftar.Memindai list dari kiri ke kanan.Contoh
def quicksort(array):
if len(array) <= 1:
return array
pivot = array[len(array) // 2]
smaller = [x for x in array if x < pivot]
larger = [x for x in array if x >= pivot]
return quicksort(smaller) + [pivot] + quicksort(larger)
Penjelasan
Mengurutkan daftar angka dari terkecil ke terbesar lalu algoritma akan memilih elemen pivot dari elemen tengah pada daftar.Pelajari Lebih Lanjut
Penjelasan quicksort: https://brainly.co.id/tugas/46558127Contoh: https://brainly.co.id/tugas/52030109Selection sort: https://brainly.co.id/tugas/20303436Detil Jawaban
Kelas: XMapel: TIBab: 6 - Mengenal Pemrograman KomputerKode Kategori: 10.11.6Kata Kunci: pengertian, fungsi25. tuliskan pengertian comparasion sort!
Jawaban:
Comparison sort adalah jenis algoritma pengurutan yang hanya membaca elemen-elemen daftar melalui satu operasi perbandingan abstrak tunggal (seringkali operator "kurang dari atau sama dengan" atau perbandingan tiga arah) yang menentukan elemen mana yang harus muncul pertama dalam daftar terurut akhir. Algoritma ini harus memiliki batas bawah kasus rata-rata dari Ω (n log n) operasi perbandingan, yang dikenal sebagai waktu linearithmic. Ini adalah konsekuensi dari informasi terbatas yang tersedia melalui perbandingan saja - atau, dengan kata lain, struktur aljabar yang samar dari himpunan total terurut ².
26. Fungsi ikon sort ascending dan sort descending
apa itu sort ? sort merupakan metode dimana data yang di simpan dalam array di urutkan bedasarkan kebutuhan tertentu
apa ascending ? ascending merupakan behavior yang ada pada metode looping pada bahasa pemrograman tertentu (++)
apa desceding ? sama seperti ascending, descending merupakan kebalikan dari ascending (--)
jadi kesimpulannya sort ascending adalah mengurutkan data yang diurutkan kedepan, dan sort descending adalah mengurutkan data yang diurutkan kebelakang
ascending :
mengurutkan data dari
smallest to largest
descending: mengurutkan data dr
largest to smalle
27. perbedaan buble sort & selection sort.
Bubble sort dan selection sort adalah dua algoritma pengurutan yang sederhana tetapi tidak efisien dalam kasus pengurutan besar. Berikut adalah perbedaan utama antara keduanya:
1. Metode Pengurutan:
- **Bubble Sort**: Bubble sort adalah algoritma pengurutan dengan cara membandingkan dan menukar elemen berpasangan secara berurutan hingga elemen terbesar (atau terkecil) naik ke puncak (atau bawah) array.
- **Selection Sort**: Selection sort adalah algoritma pengurutan dengan cara mencari elemen terkecil (atau terbesar) dalam array dan memindahkannya ke posisi yang sesuai.
2. Jumlah Perbandingan dan Penukaran:
- **Bubble Sort**: Pada bubble sort, dalam setiap iterasi, perbandingan dan penukaran terjadi antara elemen berpasangan yang berdekatan, bahkan jika elemen tersebut sudah dalam posisi yang benar.
- **Selection Sort**: Pada selection sort, hanya satu perbandingan dilakukan untuk menemukan elemen terkecil (atau terbesar) dalam setiap iterasi, dan penukaran hanya terjadi sekali per iterasi.
3. Kinerja:
- **Bubble Sort**: Bubble sort cenderung memiliki kinerja yang buruk, terutama pada array besar, karena jumlah perbandingan dan penukaran yang tinggi.
- **Selection Sort**: Selection sort sedikit lebih baik daripada bubble sort dalam hal kinerja, tetapi tetap memiliki kompleksitas waktu O(n^2) yang tidak efisien.
4. Stabilitas:
- **Bubble Sort**: Biasanya bubble sort adalah algoritma pengurutan yang stabil, artinya jika ada elemen dengan nilai yang sama, urutan relatif mereka tetap sama setelah pengurutan.
- **Selection Sort**: Selection sort tidak selalu stabil, yang berarti elemen-elemen dengan nilai yang sama mungkin akan berubah urutannya setelah pengurutan.
Kedua algoritma ini lebih cocok untuk penggunaan pendidikan atau pengurutan data kecil. Untuk data yang lebih besar, algoritma pengurutan yang lebih efisien seperti merge sort atau quick sort lebih disarankan.
28. penjelasan tentang booble sort dan selection sort
Jawaban:
Buble Sort :
Merupakan algoritma pengurutan paling tua dengan metode pengurutan paling sederhana. Pengurutan yang dilakukan dengan membandingkan masing-masing item dalam suatu list secara berpasangan, menukar item jika diperlukan, dan mengulaginya sampai akhir list secara berurutan, sehingga tidak ada lagi item yang dapat ditukar.
Selection Sort :
Ide utama dari algoritma selection sort adalah memilih elemen dengan nilai paling rendah dan menukar elemen yang terpilih dengan elemen ke-i. Nilai dari i dimulai dari 1 ke n, dimana n adalah jumlah total elemen dikurangi 1.
29. Perbedaan antara sort ascending dan sort descending
Sort ascending adalah sistem pengurutan file/data dengan urutan yang menaik sedangkan sort descending adalah sebaliknya.
30. Tuliskan manfaat fungsi sort dalam kehidupan sehari-hari
Jawaban:
chdzchfydnfhd5dugstvnye^xf
31. sebutkan perbedaan antara sort ascending dan sort descending
Sort Ascending : Mengurutkan data dari yg kecil ke besar
Sort Descending : Mengurutkan data dari yg besar ke kecil
32. jelaskan perbedaan antara Sort Ascending dan Sort Dsecending
1.Ascending adalah pengurutan dari yang terkecil ke yang terbesar. Kalo di microsoft word, sort ascending berarti mengurutkan sesuai abjad (a,b,c,d,..) kalo di microsoft excel ya contohnya 1,2,3,4,5,6,7,8,9,....
2. Descending adalah pengurutan dari yang terbesar ke yang terkecil. kebalikannya ascending. Kalo di ms word , sort descending berarti mengurutkan kebalikannya urutan abjad (n,m,l,k,..) Kalo di ms excel ya contohnya 10,9,8,7,...
sort ascending itu dari A ke Z
dari kecil ke besar,
descending itu kebalikannya
33. -uk 19. Berikut yang bukan merupakan algoritme... A. Selection sort B. Bubble sort C. Merge sort D. Snap sort E. Insertion sort
Jawaban:D. Snap sort
Penjelasan: karena tidak ada algoritma yang menggunakan snap sort untuk lainya ada
34. Metode sorting yang diilhami oleh per- gerakan gelembung disebut.... a. merge Sort d. bubble Sort b. insertion Sort e. quick Sort selection Sort C.
Jawaban:
d. pasti berul100%>>>>>
35. untuk mengurutkan data secara cepat menggunakan perintaha. data - sortb. sort - descendingc. home - sortd. sort - ascendinge. sort - data home bantu ya , makasihh
Penjelasan:
C.home-sort
Maaf kalau salahh
Jawabannya A, di menu data bukan home36. 1.tuliskan hasil pengamatan dengan sort A to Z2.tuliskan hasil pengamatan dengan sort Z to Atolong sekaranggg!!
Sort A - Z atau Ascending merupakan pengurutan data dari angka terkecil ke terbesar atau dari Abjad A ke Z (seperti kamus).
Sort Z - A atau Descending merupakan pengurutan data dari angka terbesar ke terkecil atau dari Abjad Z ke A (sebaliknya).
seperti itu bukan ?
1. Ascending yaitu data secara urut naik( A-Z)
2. Descending yaitu data urut turun (Z-A)
37. jelaskan apa perbedaan antara sort ascending dan sort descending
sort ascending adalah pengurutan nama atau numerik yang di mulai dari awal seperti A, B, C, D atau 1, 2, 3, 4
sort descending adalah pengurutan nama atau numerik yang di mulai dari belakang seperti D, C, B, A atau 4, 3, 2, 1
dengan penulisan secara kebawah atau kesamping
klo sort ascend : mengurutkan dari yg terkecil ke terbesar
klo sord Descend : mengurutkan dari yg terbesar ke terkecil
38. Berikut adalah beberapa jenis algoritma sorting, kecuali A. Merge sort B. Bubble sort C. Insertion Sort D. Cookie sort
Bukan termasuk bagian dari jenis algoritma sorting adalah Cookie sort. Sedangkan pilihan jawaban lainnya merupakan jenis algoritma sorting.
PembahasanTerdapat beberapa jenis dari algoritma sorting yaitu antara lain adalah:
Bubble Sort merupaan jenis dari algoritma sorting yang dilakukan dengan membandingkan masing-masing item dalam suatu list secara berpasangan dan mengulanginya sampai akhir list secara berurutan.Insertion Sort merupaan jenis dari algoritma sorting yang pada dasarnya memilih data yang akan diurutkan menjadi dua bagian, yang belum diurutkan dan yang sudah diurutkan. Selection Sort merupaan jenis dari algoritma sorting yang memilih buch schreiben lassen elemen dengan nilai terendah kemudian menukar elemen yang terpilih dengan elemen ke-i dimana i dimulai dari 1 ke n. Shell Sort merupaan jenis dari algoritma sorting yang sama dengan insertion dimana setiap nilai i dalam n/i diurutkan. Merge Sort merupaan jenis dari algoritma sorting yang menggunakan cara divide and conquer dimana memecah kemudian menyelesaikan setiap bagian dan menggabungkan nya kembali.Heap Sort merupaan jenis dari algoritma sorting yang menggunakan struktur data heap tutoring-statistik.de , dengan nilai parent selalu lebih besar dari pada nilai childnya.Pelajari lebih lanjut Materi tentang algoritma https://brainly.co.id/tugas/17152743Materi tentang pengertian dari algoritma https://brainly.co.id/tugas/25750983Materi tentang bentuk algoritma https://brainly.co.id/tugas/2978208====================
Detil jawabanKelas: SMP
Mata pelajaran: TI
Bab: -
Kode kategori: -
#AyoBelajar #SPJ2
39. Apakah perbedaan dari Insert Sort, Bubble Sort dan Selection Sort
Jawaban:
Bubble sort pada dasarnya bertukar elemen sedangkan sort selection melakukan pengurutan dengan memilih elemen. Perbedaan besar lainnya antara keduanya adalah bahwa bubble sort adalah algoritma yang stabil sedangkan sort selection adalah algoritma yang tidak stabil.h
Penjelasan:
maaf kalau salah ^_^ kalau salah tanyakan saja sama saya
40. Apa fungsi ikon sort ascending dan descending pada ms. word? dan contoh ya
fungsi sort ascending dan descending pada ms.word adalah untuk mengurutkan suatu data sesuai dgn urutan.
Contohnya adalah ascending mengurutkan dari a-z dan descending dari z-a