apa hubungannya antara total quality management dan total quality control
1. apa hubungannya antara total quality management dan total quality control
Total qulality management harus bisa diatur agar bisa Total quality control
2. apa saja total quality manajemen yang ada dalam sriwijaya air
Jawaban:
mana satu desa di maksud produksi
3. Apa yang Anda ketahui tentang TQM (Total Quality Manajemen)
Jawaban dan penjelasan:
Total Quality Management (TQM) adalah suatu pendekatan manajemen yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk atau jasa dengan melibatkan seluruh organisasi dalam proses perbaikan terus-menerus.
TQM memiliki prinsip-prinsip yang meliputi:
Fokus pada pelangganPeningkatan terus-menerusKeterlibatan seluruh organisasiPendekatan berdasarkan faktaManajemen berbasis timTQM juga melibatkan beberapa alat atau teknik manajemen kualitas seperti analisis SWOT, diagram Pareto, diagram sebab-akibat, dan teknik statistik seperti pengendalian mutu statistik (statistical quality control) dan pemecahan masalah dengan metode DMAIC (define, measure, analyze, improve, control).
Tujuan dari penerapan TQM adalah untuk meningkatkan kualitas produk atau jasa sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta meningkatkan keuntungan bagi organisasi.
4. mengapa penerapan dan keberhasilan total quality managemen ( TQM ) atau manajemen mutu terpadu (MMT) di tentukan oleh pemimpin?
Jawaban:
karna pemimpim pusat dari segalanya bila pemimpin baik akan baik negaranya dan bila buruk aka n hancur pula negara itu
5. 5. Jelaskan dan berikan contoh pentingnya mutu bagi perusahaan 6. Jelaskan dan berikan contoh makna dari Total Quality Control (TQM)
Jawaban:
5. Peran Penting Manajemen Mutu dalam Perusahaan
Secara umum, pengadaan sistem manajemen mutu akan membantu perusahaan dalam menjaga konsistensi kualitas produk yang dihasilkan. Tentunya hal ini berperan penting dalam mempertahankan loyalitas pelanggan agar mereka tidak kecewa saat melakukan pembelian berikutnya.
6. Pengertian Total Quality Management (TQM)
Total Management System atau disingkat dengan TQM adalah suatu sistem manajemen kualitas yang berfokus pada Pelanggan (Customer focused) dengan melibatkan semua level karyawan dalam melakukan peningkatan atau perbaikan yang berkesinambungan (secara terus-menerus).
6. Pengertian dan contoh dari express degree of quality dan ask for confirmation
ask for comfkrmation itu artinya bertanya untuk konfrmasu
7. Sebutkan dan jelaskan perbedaan antara quality assurance dan quality control !
Jawaban:
Quality Assurance (QA) is a pro-active process while Quality Control (QC) is a reactive process. Quality Assurance (QA) is a process based approach, while Quality Control (QC) is a product-based approach is a product based approach.
translate:
Quality Assurance (QA) adalah proses pro-aktif sedangkan Quality Control (QC) adalah proses reaktif. Quality Assurance (QA) merupakan pendekatan berdasarkan proses (process base approach) sedangkan Quality Control (QC) merupakan pendekatan berdasarkan produk (product base approach)
8. Apakah Total Quality Management dapat dilakukan untuk semua golongan industri jelaskan?
Jawaban:
TQM dapat dilakukan untuk semua golongan industri karena TQM Perpaduan semua fungsi dari perusahaan ke dalam falsafah holistik yang dibangun berdasarkan konsep kualitas, teamwork, produktivitas, dan pengertian serta kepuasan pelanggan
9. Contoh dari noun, verb, quality, irreguler, reguler, min 10, dibantu ya, kalo bisa secepatnya
noun : table,chair
verb : sleep, cry
irreguler : put,see,sing
reguler : play
10. example of objective quality epithet and subjective quality epithet
Contoh dari kualitas objektif dan kualitas subjektif
(maaf kalau salah)
11. Jelaskan tentang Total Quality Management (TQM) dalam meningkatkan kinerja perusahaan?
Total Quality Management (TQM) adalah suatu pendekatan manajemen yang berfokus pada kualitas produk atau layanan yang dihasilkan oleh perusahaan. Tujuan dari TQM adalah untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan mengurangi biaya produksi dengan cara mengidentifikasi dan menghilangkan masalah atau cacat yang terjadi dalam proses produksi.
TQM melibatkan seluruh karyawan dalam perusahaan untuk berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi. Beberapa prinsip TQM yang penting antara lain:
1. Fokus pada pelanggan: Perusahaan harus memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan dan berusaha memenuhinya dengan produk atau layanan berkualitas tinggi.
2. Pemimpin yang berkomitmen: Pemimpin perusahaan harus berkomitmen pada TQM dan memimpin dengan contoh yang baik.
3. Keterlibatan karyawan: Seluruh karyawan harus terlibat dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi.
4. Proses yang terukur: Perusahaan harus memiliki metode untuk mengukur dan memantau kinerja produksi dan mengidentifikasi masalah atau cacat.
5. Perbaikan berkelanjutan: Perusahaan harus terus menerus melakukan perbaikan pada proses produksi untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi.
Dengan menerapkan TQM, perusahaan dapat meningkatkan kinerja mereka dengan meningkatkan kualitas produk atau layanan, mengurangi biaya produksi, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
12. Contoh quality before law dalam kehidupan sehari hari
Mungkin yang benar bukan 'quality before law' tetapi 'equality before law'. Contoh equality before lawmungkin seperti yang telah dilakukan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang tetap melakukan pemeriksaan atas Ibu Sri Mulyani dan Pak Boediono meskipun mereka adalah pejabat tetapi hukum tidak mempunyai batas siapa saja yang bisa mendapatkan hukuman, baik itu rakyatmaupun pejabat, semuanya memiliki kesamaan dalam hukum. Contoh lain, polisi meski dia adalah penjaga keamanan namun ketika ia berbuat kesalahan yang melanggar aturan negara tetap saja dia harus menerima hukuman yang setimpal
13. prinsip-prinsip total quality governance
Kepuasan pelanggan.
Respek terhadap setiap orang.
Manajemen berdasarkan fakta.
Perbaikan berkesinambungan
14. contoh adjective quality
greetting ,hello,hi,good morning itulah contoh
15. masih perlukah diberikan pemahaman Total Quality Manajemen bagi setiap pegawai, jelaskan.
Jawaban:
ya
Penjelasan:
karena itu akan menunjukkan kualistas dari seorang pegawai manajemen
16. Contoh jenis naskah non cerita quality program
naskah no cerita quality program
17. 1. Sebutkan 25 contoh personal character! 2. Sebutkan 25 contoh quality character!
personal character:charming,responsible,honest,polite,helpful,kinest,deligent,friendly,nice,moody,calm,trusted,boosy,untrusted,lazy,sensitive,unforgiving,realistic,unrealisyic,talkactive,competent,ambisious,antuistic,antusias,care
18. Total Quality Control (TQC) merupakan hasil pemikiran Armand Feigenbaum tahun 1965. Menurutnya, pengendalian dimulai dari perencanaan produk dan berakhir jika produk telah sampai pada konsumen yang puas. Prinsip utamanya adalah Quality is everybody's job. Pengendalian mutu adalah salah satu bagian dari manajemen, …
Jawaban:
produksi
karna dalam produksi ada kegiatan dalam perancangan dan pengendalian produk
19. Pendekatan total Quality Management pertama kali diterapkan pada tahun A 1998 B 1986 C 1970 D 1968 E 1980.
1980
Pembahasanpendekatan total quality management ialah suatu pendekatan yang dilakukan oleh setiap negara ataupun negara-negara tertentu dengan tujuan untuk memperbaiki masalah secara terus-menerus dari permasalahan yang dialami oleh setiap negara seperti dalam bidang ekonomi yaitu permasalahan ekonomi.
20. . Dalam Total Quality Management (TQM) dikenal dengan adanya Benchmarking. a. Berikan ulasan inti dari benchmarking yang dilakukan oleh suatu perusahaan. b. Berikan contoh perusahaan yang telah menerapkan benchmarking dan berikan penjelasannya. 25
a. Benchmarking adalah suatu proses yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi proses, produk, dan layanan terbaik di industri yang sesuai dengan tujuan perusahaan tersebut. Benchmarking memfokuskan pada mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan proses, produk, dan layanan yang telah diterapkan oleh perusahaan tersebut, serta mencari cara untuk meningkatkan dan memperbaiki kelemahan tersebut.
Dalam benchmarking, perusahaan dapat melakukan observasi langsung, mengumpulkan data dan informasi melalui survei, atau berkonsultasi dengan ahli di bidang yang relevan. Perusahaan juga dapat melakukan benchmarking dengan membandingkan kinerja perusahaan dengan perusahaan lain yang telah dikenal sebagai yang terbaik di industrinya.
b. Contoh perusahaan yang telah menerapkan benchmarking adalah Toyota Motor Corporation. Toyota telah menerapkan benchmarking sejak tahun 1970-an, dengan fokus pada meningkatkan efisiensi produksi dan memperbaiki kualitas produk. Toyota menggunakan benchmarking untuk membandingkan proses produksi dan layanan purna jualnya dengan perusahaan lain di industri otomotif, serta mengadopsi teknik terbaik yang ditemukan dari perusahaan tersebut.
Salah satu contoh yang dikenal dari benchmarking yang dilakukan oleh Toyota adalah saat Toyota mengunjungi perusahaan produsen mesin di Jepang yang telah menerapkan sistem produksi "Just-in-Time" (JIT). Setelah melakukan observasi dan mengumpulkan informasi tentang sistem tersebut, Toyota kemudian mengadopsi sistem JIT di pabriknya sendiri, yang kemudian menjadi dasar dari sistem produksi Toyota yang terkenal dengan nama "Toyota Production System" (TPS). Dengan menerapkan benchmarking, Toyota berhasil meningkatkan efisiensi produksi dan memperbaiki kualitas produknya, yang kemudian membantunya menjadi salah satu produsen otomotif terkemuka di dunia.
21. Pendekatan total quality management pertama kali diterapkan pada tahun a. 1968 b. 1998 c. 1986 d. 1970 e. 1980
Jawaban:
E. 1980
Penjelasan:
Gw nyari awalnya nemu 1960 tpi itu TQM di Jepang, negara2 eropa sama USA, dan jawabannya ga ada di pg, pas gw cari2 lgi ada yg tahun 1980 dan itu di Indonesia
22. apa yang dimaksud dengan ekspor quality atau quality ekspor
kualitas ekspor
maaf kalo salah
Ekspor Quality (Kualitas ekspor) :):):)
23. Metode total quality control yang dijalankan di jepang pada tahun ...
Penjelasan:
Metode total quality control adalah Metode suatu sistem yang efektif untuk mengintegrasikan usaha-usaha pengembangan kualitas
Metode ini telah dilakukan Jepang saat tahun 1947
24. apa manfaat quality control bagi perusahan dan apa manfaat quality control bagi pelanggan
bagi perusahaan : quality control dapat membantu dalam segi ketahanan , kualitas barang
bagi Pelanggan : terjamin dengan kualitas barang yang sudah lewat quality control agar tidak cepat rusak dikemudian hari
25. Sebutkan faktor-faktor gagalnya Perusahaan dalam menerapkan MMT ( Manajemen Mutu terpadu/TQM (total Quality manajamen?
Penjelasan:
faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan
faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan TQM, yaitu:
1. Manajemen puncak tidak melihat suatu alasan untuk berubah.
2. Manajemen puncak tidak memperhatikan dan mengikutsertakan
karyawan.
3. Manajemen puncak tidak bertanggung jawab terhadap program
TQM dan penerapannya didelegasikan pada pihak lain.
4. Perusahaan kehilangan minat pada program TQM akibat dari
kurangnya komitmen.
5. Manajemen dan karyawan tidak sepakat pada apa yang terjadi.
6. Masalah lain yang lebih mendesak diprioritaskan.
7. Tujuan yang tidak jelas dan tidak ada target atau pengukuran
kinerja.
8. Proses tidak dianalisis, sistem lemah dan prosedur tidak ditulis
di atas kertas.
26. berikan pertanyaan/contoh untuk hak asasi asasi hukum (rights of legal quality)
contohnya mendapat perlakuan hak Yang sama didalam hukum
27. Berikan penjelasan keuntungan yang didapat jika perusahaan menerapkan Total Quality Mangement dan service quality?
Jawaban:
TQM menghasilkan keuntungan baik yang berwujud maupun tidak berwujud. Keuntungan nyata adalah dalam bentuk kualitas produk yang lebih baik, peningkatan produktivitas, peningkatan pangsa pasar dan profitabilitas
Sedangkan Service Quality (ServQual) merupakan salah satu konsep layanan perusahaan yang bisa diandalkan untuk bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat. ServQual memiliki lima elemen utama, yakni Reliability, Assurance, Tangible, Empathy, dan Responsiveness (RATER).
Bila kelima elemen ini terpenuhi, pelanggan akan mendapatkan apa yang dinamakan customer satisfaction.
Keuntungan Service Quality yakni membangun loyalitas pelanggan dan mendatangkan efisiensi perusahaan.
Penjelasan:
Semoga Membantu
28. sebutkan 2 contoh physical Quality
Jawaban:
Sifat ini dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut. Sifat fisika antara lain wujud zat, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan, dan kekentalan.
Penjelasan:
29. apa 4 elemen dalam total quality management ??
1.air
2.tanah
3.api
4.udara
30. mengapa quality control dianggap sebagai bagian dari quality assurance?
quality qontrol biasanya hanya bertanggung jawab terhadap produknya.. sementara quality assurance lebih dari quality control seperti produk IT dalam hal ini quality assurance harus bisa memastikan kira2 sponsor atau pemodal bisa ga mendapatkan keuntungan besar jika memanfaatkan teknologi IT.. dalam hal ini quality assurance lah yg beryangguny jawab. thanks
31. Jelaskan menurut anda seperti apa konsep Total Quality Manajemen (TQM) dalam meningkatkan mutu Pendidikan dan berdaya saing!
Total Quality Management (TQM) adalah suatu pendekatan manajemen yang berfokus pada peningkatan kualitas secara menyeluruh dalam suatu organisasi. Konsep TQM dapat diterapkan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, untuk meningkatkan mutu dan daya saing. Berikut adalah penjelasan tentang bagaimana konsep TQM dapat diterapkan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing:
1. Pemahaman tentang Kebutuhan dan Harapan Stakeholder: Dalam TQM, penting untuk memahami kebutuhan dan harapan stakeholder, termasuk siswa, orang tua, masyarakat, dan pihak terkait lainnya. Dengan memahami ekspektasi mereka terhadap pendidikan, sekolah dapat mengarahkan upaya mereka untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kepuasan stakeholder.
2. Fokus pada Peningkatan Berkelanjutan: TQM mendorong pendekatan berkelanjutan dalam peningkatan mutu. Dalam konteks pendidikan, ini berarti memperhatikan pembelajaran yang terus menerus, penilaian yang berkelanjutan, pengembangan staf pengajar, serta peningkatan kurikulum dan metodologi pengajaran. Dengan fokus pada perbaikan terus-menerus, institusi pendidikan dapat memastikan bahwa kualitas pendidikan terus meningkat seiring waktu.
3. Penggunaan Alat dan Teknik Manajemen Kualitas: Konsep TQM melibatkan penggunaan alat dan teknik manajemen kualitas seperti PDCA (Plan-Do-Check-Act), analisis sebab-akibat, diagram alir, diagram Pareto, dan sebagainya. Penggunaan alat-alat ini dapat membantu dalam mengidentifikasi masalah, menganalisis akar penyebabnya, dan mengimplementasikan perbaikan yang efektif.
4. Pelibatan dan Pemberdayaan Siswa: TQM mengedepankan partisipasi dan pemberdayaan individu dalam upaya meningkatkan mutu. Dalam konteks pendidikan, ini berarti melibatkan siswa dalam proses pembelajaran, memberi mereka tanggung jawab atas kemajuan belajar mereka, dan memberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan saran. Dengan demikian, siswa menjadi bagian aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
5. Budaya Kualitas dan Kolaborasi: TQM menekankan pentingnya menciptakan budaya kualitas di sekolah, di mana setiap individu menghargai kualitas dan berkomitmen untuk meningkatkannya. Kolaborasi antara siswa, guru, staf, dan pimpinan sekolah juga menjadi kunci dalam TQM. Kolaborasi yang baik akan menghasilkan sinergi dan inovasi, serta meningkatkan daya saing sekolah.
Dengan menerapkan konsep Total Quality Management (TQM), institusi pendidikan dapat meningkatkan mutu pendidikan dengan berfokus pada pemahaman kebutuhan stakeholder, peningkatan berkelanjutan, penggunaan alat dan teknik manajemen kualitas, pelibatan dan pemberdayaan siswa, serta menciptakan budaya kualitas dan kolaborasi. Dengan demikian, pendidikan akan menjadi lebih efektif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.
32. Tujuan total quality managent (TQM) adalah
Tujuan Total Quality Management (TQM) adalah untuk menciptakan suatu sistem manajemen yang mengarah pada peningkatan kualitas produk atau layanan secara terus-menerus, sehingga organisasi dapat memenuhi atau bahkan melebihi harapan dan kebutuhan pelanggan.
Dengan menerapkan TQM, organisasi juga berupaya untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi operasionalnya, sehingga dapat memperoleh keunggulan kompetitif yang lebih baik di pasar. Tujuan lain dari TQM adalah untuk mendorong partisipasi semua karyawan dalam peningkatan kualitas dan produktivitas organisasi, serta untuk membangun budaya kerja yang berorientasi pada kualitas dan pelanggan.
33. bagaimana cara menurunkan kualitas audio dari high quality > low quality?
Jawaban:
kalau di spotify, joox, bisa dipilih kak, ada fitur kualitas suara yang di inginkan. semakin bagus suara yang ingin di dengarkan, sizenya semakin besar.
Penjelasan:
34. Sebutkan contoh Quality control (QC) dalam kehidupan sehari-hari?
Jawaban:
Quality Control ini berkaitan dengan kegiatan operational dan teknik Yang digunakan. Sehingga dapat dikataksn bahwa quality control ini dalah kegiatan pengawasan Yang dilakukan untuk meningkatkan operational produksi dalam usaha Yang dilakukan setiap saat.
35. 2. Konsep Total Quality Environment Management (TQEM) sebetulnya merupakan rangkaian dari Total Quality Management (TQM), yang penerapan di Indonesia masih perlu diperjuangkan. a. Apa yang Anda ketahui tentang konsep Total Quality Enveronment Management (TQEM) tersebut? b. Bagaimana langkah pemerintah dalam menanggulangi masalah kualitas lingkungan hidup? c. Salah satu perusahaan yang telah melakukan dengan baik adalah PT. Sidomuncul. Bagaimana PT. Sidomuncul menerapkan TQEM tersebut, sehingga tidak merugikan masyarakat di lingkungan pabriknya
Konsep Total Quality Environment Management (TQEM) sebetulnya merupakan rangkaian dari Total Quality Management (TQM). Berdasarkan uraian pada soal, dapat disimpulkan bahwa:
a. Konsep Total Quality Enveronment Management (TQEM) merupakan suatu proses identifikasi, penanganan, dan perbaikan berkelanjutan yang dilakukan terhadap lingkungan.
b. Langkah pemerintah dalam menanggulangi masalah kualitas lingkungan hidup yaitu dengan memberikan sanksi yang tegas kepada perusahaan yang melanggar dan merusak lingkungan.
c. PT. Sidomuncul menerapkan TQEM dengan cara mengolah limbah sisa produksi sebelum dibuang sehingga tidak mencemari lingkungan.
Pembahasan:
Manusia dan lingkungan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Hal ini dikarenakan, manusia tumbuh dan hidup pada lingkungan tertentu. Manusia harus menjaga dan merawat lingkungan dengan sebaik-baiknya. Berdasarkan uraian pada soal, dapat disimpulkan bahwa:
a. Konsep Total Quality Enveronment Management (TQEM) merupakan suatu proses identifikasi, penanganan, dan perbaikan berkelanjutan yang dilakukan terhadap lingkungan.
b. Langkah pemerintah dalam menanggulangi masalah kualitas lingkungan hidup yaitu dengan memberikan sanksi yang tegas kepada perusahaan yang melanggar dan merusak lingkungan.
c. PT. Sidomuncul menerapkan TQEM dengan cara mengolah limbah sisa produksi sebelum dibuang sehingga tidak mencemari lingkungan.
Pelajari lebih lanjut
Materi tentang pengertian lingkungan https://brainly.co.id/tugas/10120442
#BelajarBersamaBrainly
#SPJ1
36. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Total Quality Manajemen dan bagaimana implementasinya
Kategori soal : Ekonomi
Kelas : XI
Materi : TQM/ Total Quality Management
Kata Kunci : Definisi dan implementasi Total Quality Management
Sesuatu dikatakan berkualitas apabila:
· memenuhi atau melebihi harapan pelanggan
· mencakup produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan
· merupakan kondisi yang selalu berubah dan mungkin dianggap kurang berkualitas pada saat yang lain
Mutu terpadu / Total Quality Management (TQM) terdiri dari 3 kata yaitu :
· Total (keseluruhan),
· Quality (kualitas, derajat/tingkat keunggulan barang atau jasa),
· Management (tindakan, seni, cara menghendel, pengendalian, pengarahan).
Menurut Kid Sadgrove, TQM merupakan sistem manajemen yang berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan kegiatan mencakup produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang diupayakan melalui perbaikan berkesinambungan dan motivasi karyawan
Pendapat lain mengenai TQM yaitu :
· Ishikawa(, 1993 : Perpaduan semua fungsi dari perusahaan ke dalam falsafah holistik yang dibangun berdasarkan konsep kualitas, teamwork, produktivitas, dan pengertian serta kepuasan pelanggan, p.135).
· Santosa, 1992 : Sistem manajemen yang mengangkat kualitas sebagai strategi usaha dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan melibatkan seluruh anggota organisasi
Implementasi TQM
a. Komitmen yang tinggi dari manajemen puncak.
b. Pengalokasian waktu secara penuh
c. Persiapan dana dan mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas
d. Pemilihan koordinator
e. banchmarking pada perusahaan lain yang menerapkan TQM
f. Perumusan nilai, visi, dan misi
g. persiapan mental untuk menghadapi berbagai bentuk hambatan
h. perencanaan mutasi program TQM
37. . Jelaskan apa yang dimaksud dengan Quality Function Development 8. Jelaskan bagaimana mendesign jasa yang akan dihasilkan oleh perusahaan. 9. Jelaskan apa yang anda ketahui dengan teknik Design produk sebagai berikut: Robust Design, Modular Design, Computer Aided Design (CAD) dan Computer Aided Manufacturing (CAM), berikan contoh bagaimana diaplikasikan pada perusahaan? 10. Apa yang anda ketahui dengan Reliabilitas dalam Manajeme Operasi , mengapa menjadi penting bagi manajer operasi Perusahaan.
Jawaban:
1. Quality Function Development (QFD) adalah sebuah metode yang digunakan dalam manajemen operasi untuk memastikan bahwa kebutuhan dan keinginan pelanggan terpenuhi dalam pengembangan produk atau jasa. Metode ini menggunakan pendekatan sistematis dan berbasis tim untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, menerjemahkan kebutuhan tersebut ke dalam spesifikasi produk atau jasa, dan mengembangkan rencana aksi untuk memastikan bahwa spesifikasi tersebut terpenuhi.
2. Untuk mendesain jasa yang akan dihasilkan oleh perusahaan, langkah-langkah yang dapat dilakukan antara lain: 1) Mengidentifikasi kebutuhan pelanggan; 2) Menentukan nilai tambah yang akan ditawarkan oleh jasa tersebut; 3) Menentukan karakteristik jasa yang akan dihasilkan; 4) Menentukan proses produksi dan sistem pengendalian mutu yang akan digunakan; dan 5) Menerapkan prinsip-prinsip manajemen operasi untuk memastikan efisiensi dan efektivitas produksi jasa.
3. a) Robust Design adalah teknik desain yang bertujuan untuk memastikan produk atau jasa yang dihasilkan dapat bertahan dalam berbagai kondisi penggunaan dan lingkungan. Contohnya adalah dalam pembuatan mobil yang tahan banting dan dapat digunakan dalam kondisi jalan yang berat. b) Modular Design adalah teknik desain yang membagi produk atau jasa menjadi modul-modul yang terpisah sehingga memudahkan perbaikan dan penggantian bagian yang rusak. Contohnya adalah dalam pembuatan perangkat komputer yang menggunakan komponen-komponen yang mudah dipasang dan diganti. c) Computer Aided Design (CAD) adalah teknik desain yang menggunakan perangkat lunak untuk membantu desainer dalam merancang produk atau jasa. Contohnya adalah dalam pembuatan desain arsitektur bangunan. d) Computer Aided Manufacturing (CAM) adalah teknik desain yang menggunakan perangkat lunak untuk membantu proses produksi produk atau jasa. Contohnya adalah dalam pembuatan mobil yang menggunakan mesin-mesin otomatis untuk memproduksi komponen-komponennya.
4. Reliabilitas dalam manajemen operasi merujuk pada kemampuan sistem atau proses untuk menjalankan tugasnya secara konsisten dan memuaskan dalam jangka waktu yang lama. Reliabilitas menjadi penting bagi manajer operasi perusahaan karena dapat mempengaruhi kinerja operasional secara keseluruhan, termasuk biaya produksi, waktu produksi, kualitas produk atau jasa, dan kepuasan pelanggan. Jika proses atau sistem tidak dapat diandalkan, maka akan terjadi penurunan kualitas produk atau jasa, peningkatan biaya produksi, dan ketidakpuasan pelanggan. Oleh karena itu, manajer operasi perusahaan harus memastikan bahwa proses atau sistem dijalankan dengan baik dan dapat diandalkan dalam jangka waktu yang lama.
38. Apa perbedaan antara TQM (Total Quality Management) dengan model management yang lainnya.
Pertama, asal intelektualnya, karena sebagian besar teori dan teknik
manajemen berasal dari ilmu-ilmu social. Ilmu ekonomi mikro merupakan
dasar dari sebagian besar teknik-teknik manajemen keuangan, ilmu psikologi mendasari teknik pemasaran dan sosiologi memberikan dasar konseptual bagi
desain organisasi. Sementara itu dasar teoritis dari TQM adalah sastistika.
Perbedaan kedua yakni sumber inovasinya. Jika sebagian besar ide dan
teknik manajemen bersumber dari sekolah bisnis dan perusahaan konsultan
manajemen terkemuka, maka inovasi TQM sebagian besar dihasilkan oleh
para pioner yang pada umumnya adalah insinyur teknik industri dan ahli fisika
yang bekerja disektor industri.
Perbedaan ketiga yakni asal negara kalahirannya. Kebanyakan konsep
dan teknik manajemen keuangan, pemasaran, manajemen strategic, dan desain
organisasi berasal dari Amerika Serikat dan kemudian tersebar keseluruh
dunia. Sebaliknya TQM semula berasal dari Amerika Serikat, kemudian lebih
banyak dikembangkan di Jepang dan kemudian berkembang ke Amerika
Utara dan Eropa.
Sedangkan perbedaan keempat adalah proses esiminasi atau
penyebaran. Penyebaran sebagian besar manajemen modern bersifat hirarkis
dan top-down yang dipelopori perusahan-perusahaan raksasa seperti general
electric dan IBM. Sedangkan gerakan perbaikan kualitas merupakan proses
botton-up, yang dipelopori perusahaan-perusahaan kecil. Dalam implementasi
TQM, penggerak utamanya tidak selalu CEO, tetapi seringkali malah manajer
departemen atau manajer divisi.
39. identifikasikan bidang bidang manajeme di sekolah anda
bidang manajemen di sekolah saya
adalah osis
koperasi
dan tata usaaha
40. Seberapa penting quality assurance terhadap pasien ? Dan apakah semua kepentingan quality assurance sudah terpenuhi ?
penting banget, karena dengan ansuransi itu hidup km akan terbantu, misal kamu kecelakaan akhirnya masuk RS, disitu biaya rumah sakitnya yg membayar adalah ansuransi itu.
tergantung orangnya sih