Contoh Judul Kultum Yang Menarik

Contoh Judul Kultum Yang Menarik

tuliskan contoh kultum yang berjudul durhaka kepada orang tua........

Daftar Isi

1. tuliskan contoh kultum yang berjudul durhaka kepada orang tua........


azab anak yang tidak mengakui ibunya, ibu yg menjadi pembantu anaknyaanak yang tidak menurut orang tuanya dalam jalan kebaikan

2. Judul kultum yang berbahasa arab??beserta kultumnya


Jawaban:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ, الحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ. نَحْمَدُهُ ونَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ سُرُوْرُ اَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ اَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَمُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, أَشْهَدُ أَنْ لَآإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبارِكْ وَسَلِّمْ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ.

أَيُّهَا الحُكَّامُ الكِرَامُ !

أَيُّهَا الإِخْوَانُ الأَعِزَّاءُ !

أَوَّلاً، نَشْكُرُ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ الَّذِيْ قَدْ أَعْطَاناَ نِعَمًا كَثِيْرَةً، وَبِهَا نَسْتَطِيْعُ أَنْ نَحْتَفِلَ فِيْ هذَاالمكَانِ المبَارَكِ. ثَانِيًا، صَلاَةً وَسَلَامًا دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ عَلى حَبِيْبِنَا المصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ، سَيِّدُ الخَلْقِ وَ الخُلُقِ.

الآنَ فِيْ هذِهِ الفُرْصَةِ الطَيِّبَةِ أُرِيْدُ أَنْ أُلْقِيَ الخُطْبَةَ اَمَامَ المُسْتَمِعِيْنَ تَحْتَ المَوْضُوْعِ:

" الإِخْتِلاَفَاتُ فِيْ هذَا البَلَدِ هِيَ رَحْمَةٌ "

قَالَ اللهُ تَعَالى فِيْ كِتَابِهِ العَظِيْمِ: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ (الحجرات: 13)

خَلَقَ اللهُ تَعَالى النَّاسَ شُعُوْبًا وَ قَبَائِلَ مُخْتَلِفَةً لِيَتَعَارَفَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا. بِهذَا الإِخْتِلَافِ كُنَّا نَسْتَطِيْعُ أَنْ نَتَمَتَّعَ بِجَمَالِ وَعَجَائِبِ مَخْلُوْقَاتِ اللهِ فِيْ هذِهِ الدُّنْيَا كَمَا نَسْتَطِيْعُ أَنْ نَتَدَبَّرَ وَ نَتَفَكَّرَ جَمَالَ هذِهِ الحَيَاةِ. لَوْ كَانَ كُلُّ إِنْسَانٍ مَثَلاً أَسْوَدَ اللَّوْنِ، لَوْ كَانَ كُلُّ إِنْسَانٍ مَثَلاً يَتَكَلَّمُ بِلُغًةٍ وَاحِدَةٍ، لَوْ كَانَ النَّاسُ كُلُّهُمْ يَشْتَغِلُوْنَ فِيْ كَسْبٍ وَاحِدٍ، مَا أَقْبَحَ هذِهِ الحَيَاةَ الَّتِيْ يَحْيَاهَا الإِنْسَانُ، فَتَكُوْنَ لَا قِيْمَةَ لَهَا وَ لَاتَجْدِى نَفْعًا بَلْ تَكُوْنُ هذِهِ الحَيَاةُ قَانِطَةً.

أَيُّهَا الحَاضِرُوْنَ الكِرَامُ!

إِذَا نَظَرْنَا إِلى التَّارِيْخِ، عِنْدَمَا أَصْبَحَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَئِيْسَ الدَّوْلَةِ ،إِنَّهُ يَحْتَرِمُ إِخْتِلَافَ أُمَّتِهِ. وَ قَدْ قَادَ الرَّسُوْلُ النَّاسَ بِحِكْمَةٍ، حَتَّى تَشْعُرَ كُلُّ قَوْمٍ مَرِيْحَةً مَعَهُ، وَ كَانَتْ هُنَاكَ مِنَ الأَدْيَانِ وَالقَبَائِلِ المخْتَلِفَةِ. لِأَنَّ فِيْ المدِيْنَةِ لَيْسَ الإِسْلاَمُ فَقَطُّ ، وَلكِنْ كَانَتْ هُنَاكَ مِنَ النَّصَارَى وَاليَهُوْدِيِّ أَيْضًا.

اِخْوَانِي الاَحِبَّاءُ !

الآنَ نَنْظُرُ فِيْ بَلَدِناَ إِنْدُوْنِيْسِيَّا المحْبُوْبِ. فِيْ هذَا البَلَدِ تَعِيْشُ قَوْمٌ مِنْ شُعُوْبٍ وَقَبَائِلَ وَ أَدْيَانٍ مُتَنَوِّعَةٍ. أَلَيْسَ كَذَالِكَ؟ هُنَا كَانَتْ قَبِيْلَةُ جَاوَى، وَقَبِيْلَةُ مَادُوْرَا، وَقَبِيْلَةُ سَاسَاكْ وَ غَيْرُ ذلِكَ. هُنَا تَعِيْشُ أَدْيَانٌ مُخْتَلِفَةٌ أَيْضًا، مِنْهَا الإِسْلَامُ، وَ النَّصَارَى. وَاخْتِلاَفَاتٌ كَثِيْرَةٌ فِيْ مَسْأَلَةٍ أُخْرَى.

وَلكِنْ مَا حَدَثَ هُنَا؟

تِلْكَ الإِخْتِلَافُ تَكُوْنُ عَدَاوَةً بَيْنَنَا. كَثِيْرٌ مِنَ العَدَاوَةِ تُوْلَدُ بِسَبَبِ الاِخْتِلَافِ فِيْ الدِّيْنِ وَالقَبَائِلِ. مَثَلًا، فِيْ أَمْبُوْنْ وَفِيْ سَامْفِيْتْ وَأَمَاكِنَ كَثِيْرَةٍ أُخْرَى.

أَيُّهَا المُسْتَمِعُوْنَ !

لِمَاذَا يَحْدُثُ ذلِكَ؟ لَيْسَ سِوَى لِقِلَّةِ فَهْمِهِمْ عَلى شَرِيْعَةِ الإِسْلَامِ. لِأَنَّ الإِسْلَامَ يَنْظُرُ الإِخْتِلَافَ هُوَ نِعْمَةٌ وَ بَرَكَةٌ، كَمَا قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "اِخْتِلَافُ أُمَّتِيْ رَحْمَةٌ" رَوَاهُ البَيْهَقِى

فَلِذلِكَ، نَجِبُ عَلَيْنَا أَنْ نَتْبَعَ مَا عَمِلَ وَقَالَ النَّبِيُّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. حَتَّى إِذَا نَجِدُ اخْتِلَافًا فِيْ بَلَدِنَا نَجْعَلُهُ عَدَاوَةً، بَلْ عَكْسُهُ نَجْعَلُهُ نِعْمَةٌ وَرَحْمَةٌ بَيْنَنَا.

كَفَيْتُ كَلاَمِيْ فِيْ هذِهِ الفُرْصَةِ وَاِذَا وَجَدْتُمْ مِنِّيْ خَطَيَاتٍ أَطْلُبُ العَفْوَ مِنْكُمْ وَاِلَى اللِّقَاءِ فِى وَقْتٍ أُخْرَى

شُكْرًا عَلَى حُسْنِ اهْتِمَامِكُمْ. وَاللهُ الموَافِقُ إِلى أَقْوَمِ الطَّرِيْقِ

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


3. judul kultum artinya


Pokok topik yg akan di siarkan dalam pembicara kuliah 7menit suatu topik ceramah... yang singkat dan memiliki waktu yang singkat yaitu hanya 7 menit

4. tuliskan 30 judul ceramah kultum dan pembicara nya ​


Jawaban:

ok

Penjelasan:

semoga bermanfaat ya

Jawaban:

ok

Penjelasan:

semoga bermanfaat dan jadikan Jawaban terbaik ya


5. contoh kultum ramadhan


Anda dapat menyaksikan kultum di tv anda ketika dekat dengan waktu berbukabpuasaDahsyatnya shodakoh dibulan ramadhan,Hikmah berpuasa.
SMB:) maaf kalo salah

6. plisssssssssss,tolong buatkan kultum/ceramah singkat judulnya puasa.


Jawaban:

Bismillah

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Alhamdulillah.

Assalatu wassalamu ‘ala rasulillah, wa ala alihi wasohbihi wa mawwalah.

Asyahu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullah.

Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad, wa ala ali sayyidina Muhammad.

Qolallahu ta’ala fi kitabihil kariim. A’udzubillahiminas-syaitonirrojim, bismillahirrohmaanirrohim.

Yaaaaa ayyuhalladziina aamanu kutiba ‘alaikumus-shiyaamu kama kutiba ‘alalladziina min qoblikum la’allakum tattaquun.

Hadirin wal hadirat yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Hadirin wal hadirat yang dimuliakan oleh Allah SWT.Takwa adalah sebaik-baik bekal untuk meraih kebahagiaan abadi di akhirat. Marilah kita semua selalu meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wata’ala dengan melaksanakan semua kewajiban dan meninggalkan segenap larangan.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling tepat untuk melatih kesabaran dan keikhlasan para hamba Allah dalam beribadah. Bulan Ramadhan juga merupakan bulan yang paling tepat bagi orang-orang mukmin untuk memperbanyak amalan ibadah sunnah. terutama ibadah ghoiru mahdhoh.

Hadirin yang dirahmati oleh Allah SWT

Sebagai orang mukmin hendaknya tidak hanya bermalas-malasan saja, meskipun energi tubuh tidak sepenuh dan sebugar ketika tidak berpuasa. Meski tidur juga merupakan ibadah, namun hendaknya orang yang berpuasa tidak hanya tiduran saja seharian.

Adapun seseorang harus menjalankan ibadah puasanya dengan ikhlas, sehingga dapat menikmati dua kebahagiaan setelahnya, yakni ketika berbuka dan ketika "bertemu" dengan Allah SWT.

Semoga ceramah ini terus membawa keberkahan bagi kita semua.

Akhirul kalam. Saya akhiri,

Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh.


7. Tolong buatkan kultum yang berjudul ibadah yang benar ya..makasih​


Jawaban:

Judul Kultum: "Ibadah"

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmat-Nya kepada kita sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini untuk beribadah. Pada kesempatan kali ini, mari kita bicarakan tentang pentingnya ibadah dalam kehidupan kita sebagai umat muslim.

Ibadah merupakan suatu bentuk pengabdian dan ketaatan kita kepada Allah SWT. Ia merupakan inti dari hubungan kita dengan Sang Pencipta, yang telah menciptakan kita dengan penuh kasih sayang. Allah SWT berfirman dalam Surah Adz-Dzariyat ayat 56: "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku."

Ibadah bukan hanya sebatas ritual-ritual formal, seperti shalat, puasa, dan zakat, tetapi juga mencakup perilaku kita sehari-hari, bagaimana kita berinteraksi dengan sesama makhluk Allah, dan bagaimana kita menjalankan amanah-Nya di dunia ini.

Ibadah juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, untuk mencari cinta dan ridha-Nya. Dalam ibadah, kita menemukan ketenangan, kedamaian, dan kekuatan. Rasulullah SAW bersabda, "Shalatlah seolah-olah engkau melihat Allah, jika engkau tidak melihat-Nya, maka Dia benar-benar melihatmu."

Selain itu, ibadah juga mengajarkan kita disiplin, ketekunan, dan rasa tanggung jawab. Dengan menjalankan ibadah secara konsisten, kita melatih diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih taqwa.

Namun, dalam menjalankan ibadah, kita juga harus berhati-hati terhadap sikap riya' atau beribadah untuk pamer kepada orang lain. Rasulullah SAW bersabda, "Amal yang paling aku khawatirkan tentang kamu adalah syirik kecil (riya’)." Oleh karena itu, beribadahlah dengan ikhlas, hanya untuk mencari keridhaan Allah semata.

Jangan pernah meremehkan ibadah, karena setiap amal kecil yang kita lakukan dengan sungguh-sungguh bisa menjadi bekal besar di akhirat kelak. Ibadah adalah tali penghubung kita dengan Allah SWT, yang akan menjadi penolong dan pertolongan di dunia dan akhirat.

Marilah kita tingkatkan kualitas ibadah kita, benahi niat kita, dan selalu perbaharui tekad untuk selalu beribadah dengan ikhlas. Jadikan ibadah sebagai gaya hidup kita, agar kita senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi hamba yang beruntung di sisi-Nya.

Akhir kata, marilah kita bersama-sama berdoa kepada Allah agar diberi kemampuan untuk selalu istiqamah dalam beribadah, dan semoga Allah senantiasa merahmati dan membimbing langkah-langkah kita dalam menjalankan ibadah-Nya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Jawaban:

Judul Kultum : Ibadah

Assalamualaikum wr. wb.

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita kesempatan untuk berkumpul di sini dalam kebersamaan. Pada kesempatan kali ini, marilah kita berbicara tentang tema yang sangat penting dalam agama kita, yaitu "Ibadah."

Ibadah adalah salah satu pilar utama dalam agama Islam. Sebagai seorang muslim, ibadah adalah cara kita untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ibadah bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi merupakan manifestasi cinta, penghormatan, dan ketaatan kita kepada Sang Pencipta.

Ibadah mencakup berbagai bentuk, seperti shalat, puasa, zakat, dan haji. Namun, ibadah juga bisa dilakukan melalui tindakan baik dan perbuatan kasih sayang terhadap sesama. Ibadah mencakup semua aspek kehidupan kita, baik dalam keadaan senang maupun susah.

Di dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:

فَإِنَّهُ مَن يَكُفِّرْ بِالتَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

"Barangsiapa yang ingkar kepada setan, dan beriman kepada Allah, maka sungguh, ia telah berpegang teguh kepada tali yang amat kokoh yang tidak akan putus." (QS. Al-Baqarah: 256)

Ibadah adalah tali kokoh yang menghubungkan kita dengan Allah. Ia menjadi sarana untuk mencapai kebahagiaan, kedamaian, dan petunjuk-Nya. Dalam ibadah, kita menemukan keseimbangan hidup dan kedekatan dengan Tuhan.

Mari kita renungkan, seberapa besar keikhlasan kita dalam beribadah? Apakah kita benar-benar menjalankannya dengan penuh kesadaran dan rasa cinta kepada Allah? Ibadah bukanlah sekadar kewajiban formal, melainkan panggilan jiwa untuk berada di bawah cahaya-Nya.

Sebagai manusia, kita mungkin pernah mengalami kendala atau kesulitan dalam melaksanakan ibadah. Namun, janganlah kita berputus asa. Allah Maha Pengasih dan Penyayang, Dia mengetahui segala keadaan hamba-Nya. Jadikan setiap perjuangan kita dalam beribadah sebagai bentuk pengabdian dan cinta kepada-Nya.

Sungguh beruntung kita sebagai umat Islam, diberikan kesempatan untuk beribadah dan meraih keberkahan-Nya. Mari jadikan ibadah sebagai pembentuk karakter yang mulia, penuh kasih sayang, dan berkah bagi diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita.

Saya mengakhiri kultum ini dengan mengajak kita semua untuk lebih memperdalam ibadah dan melaksanakannya dengan sepenuh hati. Jadikan ibadah sebagai pijakan dalam menghadapi kehidupan ini dan sebagai cara untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Wassalamualaikum wr. wb.

Penjelasan:

Semoga Membantu ^_^

jgn lupa follow yah


8. buatlah kultum singkat semua judul secara lengkap​


jawaban

maaf kalo salah ya

tolong kasih jawaban terbaik ya plis


9. contoh kultum tentang puasa​


Jawaban:

berisi tentang puasa asal mula puasa itu saja yang saya ketahui


10. tolong buatin kultum yang judulnya persahabatan​


Jawaban:

persahabatan adalah salah satu cara untuk kita menjalin hubungan sosial antar makhluk hidup kita tidak ada salahnya untuk memiliki sahabat yang ada saat kita senang mau pun saat kita sedang susah dan jangan lah kalian asal memilih sahabat liat dgn seksama apakah di itu orang yg baik yg akan ada di saat kita senang mau pun susah karena jika kalian salah memilih sahabat kalian bisa di manfaat kan jikalau kalian sedang senang dan ingat kalian apa bila memiliki sahabat selalulah berbagi kesenangan tidak hanya keburukan

Penjelasan:

jadikan yg tercerdassemoga membantu

11. Pemateri :1. Judul:2. Isi Kultum:Tuliskan Rangkuman dari Kultum yang disampaikan oleh Pemateri!​


Jawaban:

ga ada gambar nya yah gan jadi aku gak bisa Jawa b


12. buatkan kultum berjudul kehidupan dan bulan ramadhan


asalamualaikum warohmatuwlohi wabarokatu  ramadhan adalah syahrul ibadah dan syahrut tarbiyah.pada bualn ini,umat islam sangat bersemangat unutk meningkatkan ibadah nya sekligus bersemangat mendalami agamnya;dua aktiftas yang akan di ganjar ALLAH  dengan pahala berlipat ganda .sejalan dengan semangat itu,tausyiah singkat atau diistilahkan kultum ramadhan sangat relevan untuk menjadi suplemen penting ramadhan di era digital ini.
salah satu kultum menarik,dikemas padatt dan berkualitas,adalah tausiyah tifatul  sembiring di situs kantor berita..agar pembaca bersama dakwah juga dapat menikmatinya dengan mudah,

13. tolong buat tin kultum singkat dengan judul nya​


Jawaban:

Sabar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Hadirin sekalian yang saya hormati,

Allah SWT selalu menghendaki umatNya untuk berlaku sabar dan lapang dada dalam melakukan segala hal. Sabar sendiri merupakan kata serapan bahasa arab yang bermakna menahan diri. Perilaku sabar akan mudah diterapkan jika Anda memahami makna dan hikmah yang diperoleh atas amalan sabar. Oleh sebab itu, mulailah sedari dini untuk membiasakan diri menerapkan sabar dalam kehidupan sehari-hari.

Perilaku sabar dapat diterapkan dengan sadar bahwa ternyata kehidupan dunia tidak terlepas dari bermacam cobaan. Namun pada hakikatnya Allah sedang menguji umat Nya apakah bisa melalui sebuah ujian dengan sabar atau tidak. Untuk itu, marilah bertindak sabar selagi masih diberi kesempatan hidup di dunia.

Waalaikumussalam warahmatullahi wabaarakatuh.

Maaf klo salah

Semoga membantu


14. berikan contoh kultum.....


khutbah iblis di neraka jahanamkhutbah iblis di neraka jahanam

15. contoh materi kultum ​


Kultum Singkat Tentang Berbuat Baik

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Puji syukur kita panjatkan kehadirah Allah SWT atas segala nikmat yang selama ini telah diberikan sehingga kita dapat berkumpul di masjid ini tanpa halangan suatu apa pun.

Sholawat dan salam tidak lupa kita haturkan kepada nabi Muhammad SAW, semoga kita termasuk dalam golongan umatnya yang besok di hari kiamat mendapat syafaatnya, aamiin.

Di zaman modern ini teknologi semakin canggih namun manusia justru menjadi kehilangan arah. Seharusnya kemajuan teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif. Namun, yang terjadi sebaliknya, manusia semakin jauh dari Allah. Bukhari dan Muslim Rasulullah bersabda yang artinya, “Beribadahlah engkau kepada Allah seolah-olah melihat-Nya. Apabila engkau tidak melihat-Nya maka yakinlah Allah sedang menyaksikanmu.”

Jika ingin berbuat baik maka sebaiknya dilakukan secara sembunyi-sembunyi karena lebih bagus hanya Allah saja yang mengetahuinya. Hal ini dilakukan untuk mencegah timbulnya rasa sombong.

Demikian kultum yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua dan terima kasih atas perhatiannya.

WASSALAMULAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH

#SEMOGA MEMBANTU

#JADIKAN JAWABAN TERCERDAS YA KAK


16. contoh kultum tentang bersyukur


Jawaban:

asalamualaikum warrah matullahi wabarokatuh

assolatuwassalamuala asrofilambiya mursalin waala alihi wasobbihi ajmain amma ba’du

pertama tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat allah subahanahu wataala karna atas limpahan nikmat dan karunia nya sehingga kita masih berada di aula ini dalam keadaan sehat walafiat dan tak lupa kita haturkan sholawat serta salam pada nabi besar nabi muhamad dan para penerusnya yang telah menunjukkan kita jalan yang lurus yaitu adinul islam .

hadirin yang di rahmati allah

pada kesempatan kali ini saya akan membawakan kultum tentang “ bersyukur “ .

arti kata bersyukur adalah  menerima segala apapun yang di berikan tuhan, menjalani kehidupan yg sudah ditentukan oleh tuhan. intinya adalah menerima segala sesuatu dengan ikhlas, tabah dan sabar.  

hadirin yang dirahmati allah

Di saat hadirin  merasakan kesenangan, diharapkan untuk selalu bersyukur dan ingat di mana dulu pernah merasakan susah. Begitu juga saat merasakan kesusahan. Maka ingatlah bahwa akan datang kesenangan.

Hal ini sebagaimana di dalam firman Allah SWT:

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” – (QS Alam Nasyrah : 5 – 6).

Dan saat Anda sedang di masa-masa sulit, selalu ingatlah kepada Allah SWT. Karena Allah berfirman:

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku” (QS Al Baqarah : 152)

dan allah juga pernah berfirman dalam surat ibrahim ayat 7 yang artinya  

Barang siapa yang bersyukur atas nikmatku niscaya aku akan menambahn nikmat itu. Akan tetapi barang siapa yang kufur atas nikmat Ku kata Allah, maka azab ku sangatlah pedih.”

Banyak nikmat yang dianugerahkan Tuhan kepada umat-Nya yang merupakan pemberian yang terus menerus dan bermacam-macam bentuknya, baik lahir maupun batin.  

para hadirin yang di rahmati allah  

apakah hadirin tahu cara bersyukur ?  

nah saya akan memberikan 3 cara bersyukur  

yang pertama adalah sholat tepat waktu karna dengan sholat tepat waktu kita sudah sangat bersyukur pada allah.

yang kedua adalah tidak mubazir karna jika kita tidak mubazir maka dalam surat ibrahim ayat 7 sudah di jelaskan bahwa allah akan menambah nikmat  

yang ke tiga adalah belajar sungguh sungguh karna dengan belajar sungguh sunguh kita mensyukuri akal/pikiran yang diberikan kepada kita dan kita juga akan memperoleh manfaat yang besar jika kita belajar sunguh sunguh

demikian kultum saya jika ada kesalahan tolong di maafkan,semoga kultum ini bisa jadi berkah bagi sekalian yang mendengarkan

wassalamualaikum wr wb


17. membuat kultum dengan bertemakan judul " puasa senin-kamis "


bagi para pekerja pelajar dan sebagainya mungkin merasa benci dan unmood saat bertemu dengan hari kamis dikarenakan sebelumnya adalah hari libur. namun beda halnya dengan nabi muhammad saw senin dan hari kamis merupakan hari yg istimewa sehingga nabi muhammad memilih dua hari ini untuk ibadah puasa.apa sebabnya? karena senin merupakan hari kelahiran nabi muhammad saw, bagaimana dengan hari kamis? kutipan hadist oleh syekh abu zakariya, rosulluloh bersabda yang artinya "amal itu diperlihatkan oleh allah pada hari senin dan kamis, aku gembira sekali amalku diperlihatkan disaat aku sedang berpuasa" 

18. contoh pembukaan kultum​


Jawaban:

assalamualaikum alhamdulillah hirobbila'lamin wabihinasta'in wa'alaumuriddunya waddin wasalatuwassalamua'ala asrofil ambiyaiwal mursalin wa'alaalihi washobihi ajma'in ammaba'du terlebih dahulu mari kita oanjatkan puja puji serta syukur kehadiran illahi rabbi yang mana telah memberikan kita beribuu ribu kenikmatan diantaranya nikmat iman islam serta ihsan dan tak lupa pula kepada junjunan kita yakni habibana wanabiyyana muhammad SAW kepada keluarganya sahabatnya tabi'in tabiatnya semoga sampai kepada kita selaku umat nya aamiin yarabbal alamin

Jawaban:

ان الحمدلله نحمده ونستنعه ويتغفره

segala puji bagi allah semesta alam yang maha penyayang lagi maha pemurah dengan ridho nya kita dapat brkumpul di majlis ini dengan sehat. alhamdulillah

saya berdori disini untku kultum depan kalian semua


19. tolong contoh kultumnya


Pemahaman terhadap Agama Ada 3 hal penting yang sering disebut diperlukan oleh setiap seorang Mukmin yaitu iman, ilmu dan amal. Ketiga hal tersebut saling berkaitan dan harus dimiliki untuk kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Untuk dapat beramal dengan benar, maka seseorang harus memiliki ilmu. Beramal tanpa ilmu akan menimbulkan banyak kerusakan. Sebagai contoh, seseorang yang tidak mengetahui hakikat puasa, maka dia berpuasa hanya menahan haus dan lapar saja, tidak menahan ucapan atau perbuatan keji yang dapat merusak ibadah puasa. Umar bin Abdul Aziz pernah berkata: “Barang siapa yang beramal tanpa didasari ilmu, maka unsur merusaknya lebih banyak daripada mashlahatnya” (Sirah wa manaqibu Umar bin Abdul Azis, oleh Ibnul Jauzi). Orang yang ikhlas beramal, tetapi tidak memiliki pemahaman yang benar dapat merusak amalannya dan bahkan dapat memberikan madhorot kepada orang lain. Rasulullah SAW pernah menyampaikan bahwa adalah orang yang sesat padahal mereka melaksanakan sholat, puasa, dan amalan lainnya yang sangat banyak. Rasulullah SAW bersabda, “(Ada sekelompok kaum), mereka menganggap sholat yang dilakukan oleh kamu sangat kecil bila dibandingkan sholat mereka, dan puasanya dianggap lebih rendah dari puasa mereka. Mereka membaca Al Quran, tetapi tidak melampaui kerongkongan mereka.” (Fathul Bari 6/714). Imam Ibnu Taimiyah berkata: “Meskipun sholat, puasa dan tilawah Quran mereka banyak, namun mereka keluar dari kelompok ahlus Sunah wal Jamaah. Mereka adalah kaum ahi ibadah, wara’ dan zuhud, tetapi itu semua tidak didasari dengan ilmu.” Maksudnya mereka beribadah dan membaca Al Quran, tetapi amalan tersebut dilaksanakan hanya sebagai rutinitas, tanpa pemahaman terhadap apa yang dilakukan. Mereka memahami ibadah itu suatu perintah yang harus dilaksanakan tanpa memahami hikmah dibaliknya. Terkadang pelaksanaan ibadah dibuat untuk rutinitas saja. Ada pelaksanaan sholat Jumat berjamaah dengan khutbah yang berisi nasihat dari beberapa ayat Quran dan doa yang sudah tertulis pada beberapa lembar kertas. Dan cara ini sudah dilakukan bertahun-tahun. Tentu saja sangat disayangkan jamaah yang sholat Jumat di masjid tersebut. Tidak ada nasehat atau taujih yang dapat dipahami dan amal yang dapat dilaksanakan. Terdapat cerita nyata pada suatu perumahan dimana beberapa ibu rumah tangga terjerat hutang dengan rentenir yang memberikan pinjaman uang dengan bunga yang mencekik. Ternyata para rentenir terebut adalah ibu-ibu yang terlibat aktif dalam pengajian pekanan. Kisah ini menunjukkan bahwa kegiatan pengajian rutin yang dilaksanakan tidak memberikan dampak positif pada aktifitas muamalah yang dilakukan. Keutamaan seseorang bukan didasarkan pada banyaknya ilmu, hafalan atau amalan, akan tetapi dilihat dari benar dan dalamnya pemahaman terhadap agama Islam secara menyeluruh. Oleh sebab itu, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Satu orang faqih itu lebih berat bagi setan daripada seribu ahli ibadah.” HR. Tirmidzi. Sahabat Umar bin Khathab ra juga pernah berkata, “Kematian seribu ahli ibadah yang selalu sholat di waktu malam dan berpuasa di siang hari itu lebih ringan daripada kematian orang cerdas yang mengetahui halhal yang dihalalkan dan diharamkan oleh Allah.” Bagusnya pemahaman terhadap agama mengalahkan faktor yang lainnya. Sebagai contoh, khalifah Umar bin Khathab ra pernah mengangkat sahabat Ibnu Abbas ra yang pada saat itu masih berusia 15 tahun untuk menjadi anggota majelis syuro. Umar bin Khathab ra menjulukinya sebagai “pemuda tua” karena ketinggian pemahamannya pada usia yang sangat muda. Oleh karena itu berusahalah kita mendapatkan pemahaman yang benar terhadap Islam yaitu pemahaman yang jernih, murni, integral dan universal. Hal ini akan menyelamatkan kehidupan kita di dunia dan akhirat. Ibnul Qayyim pernah berkata, “Benarnya kepahaman dan baiknya tujuan merupakan nikmat terbesar yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Tiada nikmat yang lebih utama setelah nikmat Islam melebihi kedua nikmat tersebut. Karena nikmat itulah seseorang memahami Islam dan komitmen pada Islam. Dengannya seorang hamba dapat terhindar dari jalan orang-orang yang dimurkai, yaitu orang yang buruk tujuannya. Juga terhindar dari jalan orang-orang yang sesat, yaitu orang yang buruk pemahamannya, serta akan menjadi orang-orang yang baik tujuan dan pemahamannya.” Wallahu a’lam. gatot pramono Juli 14, 2013 2 Komentarr

20. tolong buat kultum berjudul "kehidupan dunia yang sementara"


kehidupan di dunia ini hanya sementara
jadi kita harus tobat

21. contoh kultum pendek​


Jawaban:

Bahaya sifat dengki dapat menjadi pelajaran terbaik di bulan suci Ramadhan

Ramadhan adalah kesempatan yang tepat bagi kita untuk kembali merenung dan memperbaiki kesalahan kita. Baik itu yang sudah pernah dilakukan atau penyakit hati yang tidak kita sadari. Misalnya sifat dengki atau iri terhadap teman sendiri, tetangga, atau orang lain. Bila kamu menyampaikannya saat kultum singkat bulan Ramadhan, siapa tahu dapat menjadi pengingat bagi anggota keluarga di rumah.

Sebaik-baiknya anggota keluarga yaitu yang saling mengingatkan apabila salah satu di antaranya ada yang melakukan kekhilafan. Kalo kamu ragu dan takut bisa menyinggung perasaan orang di rumah, coba sisipkan guyonan agar kultum Ramadhan singkat dan lucu dapat diterima oleh mereka. Pasti kamu bisa


22. carilah tema/ judul kultum tentang agama islam. ​


Jawaban:

- Hikmah bersedekah

- Pentingnya Shalat

- Muzzaki dan 8 orang yang berhak menerima zakat


23. kultum agama islam yang berjudul maulud nabi,? ada yang tahu?


isra mi'raj adalah perjalanan hijrah nabi muhammad dari bumi kelangit, dari masjidil haram ke masjidil aqsa lalu sidratul muntaha,nabi berangkat menggunakan buraq disitulah nabi bertemu dengan allah dan diperintah sholat 50 waktu menjadi 5 waktu

24. contoh kata muqadimah kultum ​


Jawaban:

Bismillahirrohmanirrohiim. Alhamdulillaahi robbil 'aalamiin, was-sholaatu wassalaamu 'alaa asyrofil anbiyaa-i wal mursaliin, sayyidina muhammadin, wa'ala alihi wa'ashabihi aj'ma'iin, Amma ba'du.

MAAF JIKA SALAH

NO COPAS Y


25. contoh kultum singkat tentang sabar


Assalamu'alaikum wr. wb.
Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang- orang yang sabar (QS Al Baqarah [2]: 155).Yang menarik, Alquran kerap menggandengkan ritual shalat dengan sikap sabar. Salah satunya dalam QS Al Baqarah [2] ayat 155, Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
Sabar dapat diartikan dengan “menahan” . Dari sini sabar dimaknai sebagai upaya menahan diri dalam melakukan sesuatu atau meninggalkan sesuatu untuk mencapai ridha Allah. Difirmankan, Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Rabb-nya (QS Ar Ra’d [13]:22),Sabar termasuk kata yang banyak disebutkan Alquran. Jumlahnya lebih dari seratus kali. Tidak mengherankan, karena sabar adalah poros sekaligus asas segala macam kemuliaan akhlak. Muhammad Al Khudhairi mengungkapkan bahwa saat kita menelusuri kebaikan serta keutamaan, maka kita akan menemukan bahwa sabar selalu menjadi asas dan landasannya. Menjaga kesucian diri misalnya, adalah bentuk kesabaran dalam menahan diri dari memperturutkan syahwat.Cakupan sabar ternyata sangat luas. Tak heran jika sabar bernilai setengah keimanan. Sabar ini terbagi ke dalam tiga tingkatan. Pertama, sabar dalam menghadapi sesuatu yang menyakitkan, seperti musibah, bencana atau kesusahan. Kedua, sabar dalam meninggalkan perbuatan maksiat. Ketiga, sabar dalam menjalankan ketaatan.Dengan kata lain, sabar adalah upaya menahan diri dalam melakukan sesuatu atau meninggalkan sesuatu untuk mencapai ridha Allah. Difirmankan, Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Rabb-nya (QS Ar Ra’d [13]: 22).Salah satu ciri orang sabar adalah mampu menempatkan diri dan bersikap optimal dalam setiap keadaan. Sabar bukanlah sebuah bentuk keputusasaan, melainkan optimisme yang terukur. Ketika menghadapi situasi di mana kita harus “marah” misalnya, maka marahlah secara bijak serta diniatkan untuk mendapatkan kebaikan bersama. Karena itu, mekanisme sabar dapat melembutkan hati, menghantarkan sebuah kemenangan yang manis atas dorongan syaithaniyah untuk menuruti ketidakseimbangan pemuasan hawa nafsu. Semoga Allah senantiasa membimbing kita untuk menjadi orang2 yang sabar. Amin Wasalamu'alaikum wr. wb.

26. sebutkan 31 judul kultumwaktu:jangan lama2 butuh secepatnya ​


Kriteria dan Ciri-ciri Muntah yang bisa Membatalkan Puasa. Isu Permasalahan Ibadah Sholat Tarawih yang Terdapat di Masyarakat. Lailatul Qodar, Kapan Waktu yang Tepat Datangnya?. Ramadhan Bulan Qiyamul Lail. Apakah Mandi untuk Menyegarkan Badan di Bulan Puasa Diperbolehkan?. Berapa Jarak Perjalanan Musafir yang Dibolehkan Tidak Berpuasa. Hukum Supir Bus Jarak Jauh tidak Berpuasa di bulan Ramadhan. Rahasia di Balik Makna Doa Buka Puasa. Amalan-amalan Pendulang Pahala Besar Selama Bulan Puasa Ramadhan. Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan. Cara Tepat agar Pahala Sholat Melimpah selama Bulan Puasa.Langkah-langkah Meningkatkan Kecintaan terhadap Allah di bulan Ramadhan. Membangun Aset Akhirat dengan Mengajarkan Anak untuk Berpuasa sedari Dini. Daftar orang-orang yang Merugi selama Bulan Ramadhan. Pandangan IslamManfaat membaca Al-Quran dan puasa. Memaknai Ramadhan sebagai bulan JihadRamadhan adalah bulan taubatHikmah puasakiat sukses di bulan Ramadhan Al Quran diturunkan di bulan RamadhanWaktu Anda di bulan Ramadhan terbatas.Pentingnya ikhlas selama bulan RamadhanCara Tepat agar Pahala Sholat Melimpah selama Bulan Puasa. Hukum Membeli Baju Baru untuk Lebaran. Tidak Puasa tapi Ikut Berlebaran, Bagaimana Hukumnya?Hukum Mencicipi Makanan bagi Pekerja Restoran. Manfaat membaca Al-Quran dan puasa. Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Surat Al-Qadar. Cara Mengkhatamkan Al-Qur’an selama Bulan Puasa Ramadhan. Filosofi-filosofi Selama Bulan Ramadhan.Bagaimana Hukum orang yang Meninggal ketika Berpuasa di Bulan Ramadhan.

27. Kultum singkat serta nama penceramah dan judul nya​


"HAKIKAT DUNIA"

oleh Al-Ustadz M. Faqih Nidzom, M.Ag.

Syeikh Shalih al-Munajjid menjelaskan tentang makna “dunia” dan alasan penyebutannya sebagai “الدنيا”. Setidaknya ada tiga hal;

Pertama, karena dunia (al-hayātu ad-dunyā) terambil kata danī’ yg berarti rendah; seperti posisi dan jabatan manusia di dunia menunjukkan itu. Berbeda dengan surga (jannah) yang disifati ‘āliyah (tinggi). Allah SWT berfirman:

فِی جَنَّةٍ عَالِیَةٍ

Dalam surga yang tinggi, [Surat Al-Haqqah 22]

Kedua, karena singkatnya waktu kehidupan di dalamnya, seperti ditunjukkan dalam beberapa ayat dalam al-Qur’an. Perumpamaan singkatnya adalah seperti waktu pagi menuju Dhuha.

Allah SWT berfirman:

كَأَنَّهُمۡ یَوۡمَ یَرَوۡنَهَا لَمۡ یَلۡبَثُوۤا۟ إِلَّا عَشِیَّةً أَوۡ ضُحَىٰهَا

Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari. [Surat An-Nazi’at 46]

Dalam ayat lain, Allah berfirman:

كَأَنَّهُمۡ یَوۡمَ یَرَوۡنَ مَا یُوعَدُونَ لَمۡ یَلۡبَثُوۤا۟ إِلَّا سَاعَةً مِّن نَّهَارِۭۚ بَلَـٰغٌۚ فَهَلۡ یُهۡلَكُ إِلَّا ٱلۡقَوۡمُ ٱلۡفَـٰسِقُونَ

….Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik. [Surat Al-Ahqaf 35]

Ibarat lain, celupan tangan kita, dunia hanyalah tetesan air darinya, sedikit dan cepat menetes, tapi menentukan nasib kita di Akhirat.

Ketiga, ad-dunyā berasal dari akar kata (د ن ي) yang salah satu bentuknya adalah دناءة, yang berarti kehinaan.

Dunia diibaratkan seperti tong sampah bau busuk, tapi manusia malah berlomba-lomba meraihnya. Jika pun ada nikmatnya, ia sejatinya hanya seperti ujung sayap nyamuk, sangat kecil.

Dalam sebuah riwayat, diceritakan bahwa suatu hari Umar bin Khattab sedang berjalan bersama para sahabat, lalu mereka melewati sebuah tempat sampah dan para sahabat menutupi hidung mereka. Umar bin Khattab lalu menjelaskan bahwa seperti itulah dunia.

Dari Sahl bin Sa’id as-Sa’idi radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْ كَانَت الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ الله جَنَاحَ بَعُوضَةٍ ، مَا سَقَى كَافِراً مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

“Seandainya dunia ini di sisi Allah senilai harganya dengan sayap nyamuk niscaya Allah tidak akan memberi minum barang seteguk sekalipun kepada orang kafir” (HR. Tirmidzi, dan dia berkata: ‘hadits hasan sahih’)

Kesimpulan

Maka secara sederhana bisa kita gambarkan bahwa dunia itu rendah secara geografis, singkat secara waktu, dan hina secara hakikat. Dengan memahami hal ini, sikap kita yang benar adalah tidak lalai terhadapnya, tidak menghabiskan waktu untuk sesuatu yang sia-sia. Jangan sampai kita menjadi apa yang disebut dalam ayat “Bal tu’tsirūna al-hayāh ad-dunyā wal ākhiratu khayrun wa abqā”.

Sebaliknya, kita menggunakan kehidupan di dunia ini sebagai ladang amal, untuk bekal menuju akhirat yang kekal. Tentu kita tahu, orang yang beruntung adalah ia yang ringan beban dosanya, berat timbangan amalnya.

Wallāhu A’lam.


28. contoh ceramah kultum ramadan​


Jawaban:

Contoh Ceramah Kultum Ramadhan Tentang Ibadah Puasa :

Pembahasan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

"Jamaah Ramadhan, di bulan ramadhan yang penuh berkah, banyak ibadah yang dapat diamalkan untuk meraih keutamaan bulan Ramadhan, yaitu:

Membaca Alquran serta maknanya, yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,Mengerjakan shalat sunnahMemperbanyak membaca doa dan dzikirMemperbanyak ilmu agama dengan mempelajari fiqih tentang ibadah dan juga menghadiri kajian atau taklim pada setelah sholat subuh, menjelang berbuka atau setelah sholat tarawih.

Bagaimana dengan pelaksanaan ibadah puasa yang lengkap? Puasa ramadhan hukumnya wajib dikerjakan bagi tiap muslim yang telah memenuhi syarat wajib puasa.

Puasa Ramadhan ini juga termasuk ke dalam salah satu rukun Islam sehingga tidak dapat meninggalkan puasa tanpa disertai alasan yang dapat dibenarkan untuk bisa meninggalkan puasa.

Puasa Ramadhan dilakukan dengan melaksanakan niat terlebih dahulu pada malam hari, lalu dilanjutkan dengan sahur kemudian memulai menahan diri sejak terbit fajar hingga waktu maghrib tiba atau sampai waktu terbenamnya matahari.

"Jamaah Ramadhan, niat puasa wajib dikerjakan saat sebelum terbit fajar karena ini menentukan sah atau tidaknya amalan puasa yang dikerjakan. Selama berpuasa kita juga wajib menghindari larangan-larangan yang dapat membatalkan puasa, seperti makan dan minum, bersetubuh, muntah yang disengaja, dan masih banyak lagi."

Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga kultum ramadhan singkat mengenai ibadah puasa ini bisa dijadikan pengetahuan tambahan yang bermanfaat bagi umat muslim yang akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2021. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pelajari Lebih Lanjut

Materi tentang Keutamaan Bulan Ramadhan ==> https://brainly.co.id/tugas/10724000Materi tentang Amalan Sunnah Pada Bulan Ramadhan ==> https://brainly.co.id/tugas/12852348Dalil Naqli Tentang Puasa Ramadhan ==> https://brainly.co.id/tugas/1513520

Detail Jawaban

Mapel: Bahasa Arab

Kelas: 6

Materi: Bab 5 - Ibadah Pada Bulan Ramadhan

Kata Kunci: Puasa Ramadhan

Kode Soal: 14

Kode Kategorisasi: 6.14.5


29. carilah judul kultum tentang agama minimal 10.​


Jawaban:

puasa,shalat,zakat,rukun islam,sombong,ghibah,namimah,nifak,syirik,jujur,ihsan


30. pantun pembuka kultum yang menarik


belanja kue ke pekan
pulang dari pekan singgah ke rengat
assalamualaikum saya ucapkan
jawablah salam dengan semangatKe bandung beli ikan
Pulangnya membeli kecap
Assalamu'alaikum saya ucapkan
Mohon, sudikiranya dijawab

Semoga membantu

31. buatlahbuatlah kultum singkat yang berjudul "iman"..​


Jawaban:

Penjelasan:

MAAF KALAU SALAH


32. saran kultum yang judulnya shalat ​


Penjelasan:

https://passinggrade.co.id/ceramah-singkat-tentang-sholat/

itu link nya clkultumnya bagus shay


33. buatlah naskah ceramah agama/kultum (kuliah tujuh menit)?contoh judul materi kultum:1.jahuilah minuman keras/narkoba2.berbakti kepada ke dua orang tua3.dll....tentang agama lainnya....​


Jawaban:

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِِِِِِِِ وَ بَرَكَاتُهَ

أَوَّلاً, حَيَّا نَـشْكُرُ بِمَزِيْدِ الشُّكْرِ وَاْلإِحْـتِرَامِ اللهِ الْعَظِيْمْ, أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَلٰى اَحْـسَنِ فَضْلِهْ,وَأَشْكُرُ عَلٰى تَوَافُرِ النِّـعْمَةْ فَهُوَ الَّذِيْ بَعَثَ مُحَمَّدًا بِرِسَالَةِ الْمَحْمُوْدَةْ, وَقَرَّرَ اْلأَخْلاَقُ غَايَةُ الْمَنْشُوْدَةْ, وَجَعَلَ التَّرْبِيَّةْ اَدَاةُ اْلأَخْلاَقِِ الْكَرِيْمَةْ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَـيِّدِنَا وَحَـبِيْبِنَا وَشَـفِيْعِنَا وَقُرَّةُ أَعْـيُنِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمْ, اَلَّذِيْ حَمَلَ النَّاسَ مِنْ ظُلُمَاتِ الْجُهْلِ اِلَى نُوْرِ اْليَقِيْنْ.

أَيُّهَا اْلإِِِِِِخْوَةْ اَلْأَحِِِبَّآءْ, فِيْ هٰـذِهِ الْمُـنَاسَبَةِ اْلبَـدِيْعَـةْ, إِِسْـمَحُوْلِيْ اَنْ أُقَـدِّمَ لَكُمْ خُـطْبَةً عَرَبِـيَّةً تَحْتَ سَبِيْل ِالْعُنْوَانْ : ” مِـنْ فَـضَائِـلِ بِـرِّ اْلوَالِـدَيْنْ”

أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ الْكِرَامْ …

إِنَّ مِمَّا يَحُـثُّنَا وَيُشْجِـعُنَا عَلٰى بِرِّ الْوَالِدَيْنْ, تِلْكَ الْفَضَائِلْ الَّتِيْ رَتَبَهَا اْلكَرِيْمُ اْلعَلِيْمُ عَلٰى بِرِّ الْوَالِدَيْنْ. فَمِنْ تِلْكَ الْفَضَائِلْ أَنَّ بِرَّ الْوَالِدَيْنْ سَبَبٌ لِدُخُـوْلِ الْجَـنَّةْ. فَفِيْ صَحِيْحٍ مُسْلِمٍ, عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ مَرْفُوْعاً: رَغْمَ أَنْفَهُ, ثُمَّ رَغْمَ أَنْفَهُ, ثُمَّ رَغْمَ أَنْفَهُ. مَنْ أَدْرَكَ أَبَوَيْهِ عِنْدَ اْلكِبَرِ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا ثُمَّ لَمْ يُدْخَلاَهُ الْجَـنَّةْ. (رَوَاهُ مُسْلِمٍ)

اَيُّـهَا الْمُسْـتَمِعُوْنَ الْكِرَامْ …

وَمِنْ فَضَائِلِ بِرِّ الْوَالِدَيْنِ الثَّانِـيَةْ هِيَ: سِعَةُ الرِّزْقِ وَطُوْلُ الْعُمْرِ. فَفِى الصَّحِيْحَيْنِ, عَنْ أَنَسٍ مَرْفُوْعاً: مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُـبْسَطَ عَلَيْهِ رِزْقُـهُ وَيُـنْسَأَ فِيْ أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهْ. (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَ مُسْلِمٍ), وَبِرُّ الْوَالِدَيْنْ أَعْظَمُ صُوَرِ صِلَّةِ الرَّحْمِ.

وَمِنْ فَضَائِلِ بِرِّ الْوَالِدَيْنِ الثَّالِثَةْ هِيَ: مَا وَرَدَ فِيْ شَأْنِ مَنْ عَقَّ وَالِدَيْهِ, فَإِنَّ اْلأَحَادِيْثَ كَثِيْرَةٌ مُسْـتَفِيْـضَةٌ فِيْ تَغْـلِيْظِ عُقُوْقِ الْوَالِدَيْنْ. وَلَوْ لَمْ يَكُنْ فِيْ ذٰلِكَ إِلاَّ تَحْرِيْمُ الْجَـنَّةْ عَلَى اْلعَاقْ. نَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الْخُسْرَانِ لَكَفٰى. فَفِى الصَّحِيْحَيْنْ مِنْ حَدِيْثِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ:لاَ يَدْخُلُ الْجَـنَّةَ قَاطِعُ رَحْمٍ. (رَوَاهُ اْلبُخَارِيُّ وَ مُسْلِمٌ)

حَـقًّا أَيُّهَا اْلإِِِِِِخْوَةْ …

اِتَّـقُوا اللهَ وَقُوْمُوْا بِمَا فَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ مِنْ بِرِّ وَالِدَيْكُمْ وَاْلإِحْسَانِ إِلَيْهِمْ, فَإِنَّ حَقَّهُمَا عَلَيْكُمْ عَظِيْمٌ كَبِيْرْ.

وَاخْـتِمَامًا قَـبْلَ النِّهَايَـةْ, نَـسْأَلُ اللهَ تَعَالَى رَبِّ الْعِـزَّةْ وَالْمَـغْفِرَةْ اَنْ يَّـجْـعَلَناَ مِنَ الرَّا سِـخِيْنْ. اَللَّهُمَّ عَلِّمْنَا مَا يَنْفَـعُنَا يَا رَبْ …

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


34. Contoh kultum singkat​


Jawaban:

Kultum Singkat Ramadhan tentang Kesabaran

Allah SWT telah berfirman dalam QS Al Baqarah ayat 153 yang berbunyi:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ

Yaa ayyuhalladziina aamanusta’iinu bis-sabri was-salaah innallaaha ma’as-saabiriin

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan sholat. Sungguh Allah bersama orang-orang yang sabar.”

Ayat tersebut sudah menjelaskan secara gamblang bahwa Allah senantiasa meminta kita untuk menjadi hamba yang selalu bersabar. Hal ini juga dijelaskan kembali dalam QS Ali Imran ayat 146 yang berbunyi:

وَاللّٰهُ يُحِبُّ الصّٰبِرِيْنَ

Wallaahu yukhibbus-sobiriin

Artinya, “Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.”

Meski terlihat mudah, namun sabar adalah hal yang berat untuk dilakukan. Hal ini karena berkaitan dengan bagaimana kita mampu menahan diri dan hawa napsu untuk menghindari perbuatan yang merugikan dan berdosa.

Sabar memiliki banyak sekali jenis di antaranya adalah sebagai berikut.

- Sabar dalam menahan amarah

- Sabar dalam melawan hawa nafsu

- Sabar dalam menghadapi cobaan yang diberikan oleh Allah SWT

Demikian contoh materi kultum singkat tentang kesabaran.

Penjelasan:

Semoga penjelasan di atas dapat memberi banyak manfaat bagi kita semua.


35. tolong buatkan kultum yang menarik pendek


Penyalahgunaan Narkoba dan obat psikitropika serta zat adiktif lainnya, disngkat NAFZA merupakan wabah kronis, azab yang merata dan racun mematikan yang siap menerkam siapa saja khususnya remaja. Nafza telah meluluhlantakkan potensi umat serta menebar kejahatan dan kerusakan. Sudah menjadi rahasia umum dampak negatif yang timbul serta pengaruhnya terhadap pribadi remaja dari berbagai aspek. Baik dari aspek. Baik dari aspek agama, sosiologis, moral, ekonomi, maupun aspek strategis.

36. ringkasan kultum dengan judul 10 hikmah berpuasa Ramadhan​


Jawaban:

-dapat menyehatkan badan

-dapat menambah pahala

-menghemat pengeluran

Penjelasan:

semoga membantu


37. contoh kan penutupan untuk kultum ?​


Jawaban:

1)Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, jika ada yang baik itu datang dari Allah dan jika ada yang buruk itu datang dari diri saya pribadi. Mohon maaf atas kehilafan tutur kata dan perbuatan. Semoga Allah membimbing kita semua ke jalan yang benar.

2)Demikian kiranya yang bisa saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf jika ada salah kata yang terucap, dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Akhir kata, saya ucapkan Wassalamu'alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh."

Penjelasan:

terserah mau pilih yg mana

☺️


38. tolong buatkan kultum judulnya nya "MALAM LAILATUL QADAR"


malam lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari 1000 bulan "lailatul qod'riroimim alfsyah"

39. buatlah kultum/ceramah yang berjudul adab kepada guru​


Jawaban:

adalah hendaknya seorang murid ataupun santri mematuhi perintah gurunya.

Di dalam kitab tadzkiratus-sami’ wal-mutakallim yang ditulis oleh Ibnu Jama’ah Asy-Syafi’i disebutkan bahwa hubungan seorang santri dengan gurunya itu layaknya hubungan pasien dengan dokternya.

Mengapa demikian? Karena guru itu ibarat dokter. Apabila dokter itu mengobati penyakit fisik maka guru itu mengobati penyakit kebodohan dan juga mengobati penyakit akhlak yang buruk.

Maka apabila seorang pasien yang mengalami penyakit fisik ingin sembuh dari penyakitnya maka ia harus mematuhi arahan dari dokter.

Begitupun seorang santri, apabila ia hendak menghilangkan penyakit bodoh dan akhlak buruk yang ada pada dirinya maka hendaknya ia mengikuti arahan dari guru ataupun ustadnya.

Adab kepada guru yang kedua adalah hendaknya seorang santri itu bersabar dengan kerasnya seorang guru.

Terkadang seorang guru itu ada yang keras dalam mengajar. Saya yakin sebagian besar dari kalian merasa tidak nyaman dengan perilaku guru yang keras dalam mengajarnya.

Namun, apakah ketika guru bertindak keras kemudian kita malah berhenti belajar? Tentu saja jawabannya tidak!

Ingatlah anak-anakku, bahwa kerasnya seorang guru dalam mengajar adalah dalam rangka mendidik kalian. Karena adakalanya metode yang keras itu diperlukan agar murid tidak hanya pintar tetapi juga memiliki jiwa yang tangguh.

Sebagaimana yang barusan saya sampaikan bahwa hubungan antara murid dengan guru itu ibarat pasien dengan dokter.

Apabila pasien tidak bersabar dengan metode pengobatan dari dokternya maka ia tidak akan pernah sembuh dari penyakitnya.

Begitu pula santri ataupun murid ia harus bersabar dengan metode pendidikan dari guru ataupun ustadnya.

Selama guru yang mengajar kalian tidak bertindak di luar batas syariat dalam mengajar maka bersabarlah dalam menghadapinya. Sesungguhnya pedihnya kebodohan lebih menyakitkan dibandingkan bersabar atas hinanya belajar.

Sebagian ulama salaf mengatakan :

مَنْ لَمْ يَصْبِرْ عَلَى ذُلِّ التَّعْلِيْمِ بَقِيَ عُمُرَهُ فَي عَمَايَةِ الْجَهَالَةِ، وَمَنْ صَبَرَ عَلَيْهِ آلَ أَمْرُهُ إِلَى عِزِّ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Barang siapa yang tidak bersabar atas hinanya belajar

maka tersisalah umurnya dalam kesesatan dan kebodohan, dan barang siapa yang sabar atasnya maka urusannya akan kembali menuju kemuliaan dunia dan akhirat.


40. tuliskan kultum islam dalam judul menyambut bulan ramadhan


Kultum Tentang Menyambut Bulan Suci Ramadhan :

Jama’ah Shalat Isya’ dan Tarawih Rahimakumullah.
Segala puji hanyalah milik Allah, Rabb semesta alam, yang menciptakan manusia, mengatur segala bentuk kehidupan, sehingga penuh keteraturan, yang memberikan nikmat dan karunia kepada seluruh makhluk-Nya.
Shalawat salam semoga tercurah limpahkan kepada junjungan kita nabi agung Muhammad SAW., keluarga, para sahabatnya, tabi’in, tabi’it tabi’in, dan orang-orang yang berjalan di atas tuntunannya.
Jama’ah Shalat Isya’ dan Tarawih

Rahimakumullah.
Sudah selayaknya kita bersyukur kepada Allah SWT. yang telah mempertemukan kita kembali dengan bulan yang mulia, bulan penuh barakah, dan maghfiroh, bulan yang di dalamnya Alllah SWT. mensyari’atkan shaum kepada hamba-Nya melalui firmannya:
يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ. (البقرة : 183)
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa (shaum) sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” (QS. Al-Baqarah/2 : 183).
Dengan bulan tersebut, Allah membersihkan hamba-hambanya dari segala dosa.

Jama’ah Shalat Isya’ dan Tarawih Rahimakumullah.
Bulan Ramadan, amat layak mendapat perhatian khusus dari kita, dengan mengungkapkan rasa syukur dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya atas kehadiran tamu nan mulia ini. Mari kita hadirkan dalam hati kita, bahwasanya Ramadan adalah bulan yang paling kita rindukan dan paling kita dambakan. Sebagaimana kaum salaf terdahulu selalu berdo’a dan berharap agar berjumpa dengan bulan penuh hikmah ini. Seperti do’a dari Yahya bin Abi Katsir:
اَللّٰهُمَّ سَلِّمْنِيْ إِلٰى رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ لِيْ رَمَضَانَ وَتَسْلَمْهُ مِنِّيْ مُتَقَبَّلًا.
“Ya Allah, selamatkanlah kami hingga dapat merasakan Ramadan dan selamatkan kami untuk Ramadan, dan diterima amal ibadah kami setelah Ramadan”.
Demikian keadaan para pendahulu kita dalam menyambut Ramadan, karena Ramadan memiliki aroma dan kelezatan tersendiri dalam membangkitkan kekuatan iman, memnggapai kesucian diri dan meraup keuntungan ukhrawi.
Jama’ah Shalat Isya’ dan Tarawih Rahimakumullah.

Betapa besar faedah yang bisa kita ambil dari bulan Ramadan ini, oleh sebab itu, marilah kita mempersiapkan diri untuk menyambut dan mengisi bulan mulia ini dengan sebaik-baiknya. Dan diantara persiapan yang bisa kita lakukan adalah:

1.    Mempersiapkan jasmani kita.
Jasmani yang kuat dan sehat adalah modal penting dalam meningkatkan amal ibadah kita. Oleh sebab itu, hendaknya kita selalu menjaga kesehatan agar kita dapat mengisi bulan puasa ini dengan amal ibadah yang bermanfaat.
Rasulullah SAW. bersabda:
اَلْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبَّ إِلَي اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعَيْفِ (رواه مسلم)
“Seorang mu’min yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada seorang mu’min yang lemah” (HR. Muslim).

2.    Mempersiapkan rohaniyyah kita.
Diantaranya dengan cara:
a.    Memperbanyak istighfar dan bertaubat kepada Allah SWT.
b.    Membulatkan tekad yang kuat dan kemauan yang tinggi untuk mengisi Ramadan dengan amal-amal sholeh.
c.    Memperbanyak dzikir dan do’a.
d.    Memperbanyak amal sholeh.
e.    Memperbanyak membaca al-Quran dengan memahami maknanya dan berusaha untuk mengamalkannya.

3.    Meningkatkan khazanah keilmuan kita.
Diantaranya dengan cara:
a.    Mempelajari fiqih tentang puasa, shalat, zakat dan yang lainnya terutama yang berhubungan dengan bulan Ramadan.
b.    Menghadiri majelis-majelis ta’lim dan kajian-kajian ilmiah yang  berkaitan dengan puasa.
c.    Memperbanyak silaturrahim dengan ‘alim ‘ulama dan bertanya tentang hal-hal keagamaan yang kurang difahami terutama yang berkaitan denga ibadah puasa.

Jama’ah Shalat Isya’ dan Tarawih Rahimakumullah.
Demikian beberapa hal yang perlu kita persiapkan dalam menyambut bulan Ramadhan, dan marilah kita berdo’a kepada Allah SWT. agar dapat menyelesaikan ibadah puasa ini dan membawa hasil sebagaimana yang kita harapkan. Semoga kita dijauhkan dari ketersia-siaan dalam ibadah puasa, sebagaimana disabdakan Baginda Nabi SAW.:


رُبَّمَا صَائِمٍ حَظُّهٗ مِنْ صِيَامِهٖ الْجُوْعُ وَالْعَطَشُ، وَرُبَّمَا قَائِمٍ حَظُّهٗ مِنْ قِيَامِهٖ السَّهْرُ.
“Betapa banyak orang yang berpuasa, hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja, dan betapa banyak orang yang mendirikan shalat malam hanya mendapatkan bergadang saja.” (HR. An-Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, dan Ibnu Hibban).


أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَآئِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Wassalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarokatuh.

Assalammualaikum Wr. Wb

Segala puji bagi Allah Swt. yang telah menciptakan bulan Ramadhan sebagai penghulu dari segala bulan serta melipatgandakan amalan baik manusia di dalamnya. Shalawat beserta salam senantiasa tercurah kepada junjunan kita nabi besar Muhammad Saw. yang telah menerima Alquran sebagai petunjuk, nasehat, rahmat, serta penyembuh bagi seluruh umat manusia.

Umat muslim patut bergembira dengan hadirnya bulan Ramadhan sebab bulan tersebut merupakan bulan ampunan, bulan yang penuh dengan keberkahan, bulan Alquran, bulan kasih sayang, bulan kesabaran, bulan taubat, serta bulan pembebasan dari api neraka. Juga bulan Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu kehadirannya oleh seluruh umat Muslim. 


Rasulullah Saw. pernah bersabda (berdoa) seputar bulan Ramadhan, “Yaa Allah … Berkahilah kami pada bulan Rajab dan Syaban serta sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan”. Perhatikanlah penyampaian Rasulullah Saw. berikut tentang kedatangan bulan Ramadhan di hadapan para sahabatnya.

“Ketika datang malam pertama di bulan Ramadhan, seluruh setan dibelenggu serta seluruh jin diikat. Semua pintu-pintu neraka di tutup (dikunci), takada satupun pintu neraka yang terbuka. Kemudian setiap malam datang seorang penyeru, “Wahai orang-orang yang mencari kebaikan kemarilah! Wahai orang-orang yang mencari keburukan menyingkirlah! Hanya Allah lah yang bisa menyelamatkan dari api neraka.”(HR At-Tirmidzi).


Pada riwayat lain, Rasulullah Saw. bersabda, “Sudah hadir kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan di dalam bulan Ramadhan untuk berpuasa. Pada bulan Ramadhan Allah membuka pintu langit, menutup pintu neraka, dan membelenggu semua setan. Di dalam bulan Ramadhan Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang diharamkan kebaikan malam itu maka ia sungguh telah diharamkan (dari kebaikan).” (HR. Nasa’i dan Baihaki).


Menurut Imam Ibnu Rajab al-Hanbali hadits di atas sebagai sebuah dalil menyambut datangnya bulan Ramadhan yang digunakan setiap muslim untuk memberikan selamat kepada muslim yang lain. Artinya, setiap muslim sangat bergembira dengan diobralnya pahala dari Allah Swt berupa surga yang pintunya dibuka lebar-lebar secara khusus di bulan Ramadhan.


Bulan Ramadhan dianalogikan sebagai tamu istimewa. Setiap tamu istimewa wajib diperlakukan secara istimewa pula. Tamu istimewa selayaknya disambut dengan sukacita serta memuliakannya. Bayangkan di tempat tinggal kita kedatangan presiden. Presiden adalah pejabat tertinggi pada sebuah negara yang wajib disambut dengan penuh rasa hormat. Dan menyiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin. Apalagi dengan menyambut Ramadhan.

Ramadhan lebih dari seorang presiden atau pejabat tinggi lainnya, sebab Ramadhan merupakan anugerah dari Allah Swt. yang nilainya sangat luar biasa. Ramadhan adalah waktu yang bisa dijadikan sebagai kesempatan bagi muslim untuk menyiapkan masa depan baik dunia dan akhirat secara sekaligus. Untuk itu agar muslim bisa meraihnya diperlukan persiapan yang paripurna. Dengan demikian, target untuk mendapatkan gelar takwa serta mendapat janji Allah Swt. berupa terbebas dari siksa api neraka bisa diraih.

Semoga membantu ya


Video Terkait

Kategori b_indonesia